JIB | Kabupaten Bekasi- Selain mengungkap adanya permintaan fee 5 persen dari setiap tandatangan berkas berita acara atau BA untuk pencairan dari setiap titik kegiatan proyek, rekanan kontraktor juga membongkar tindak tanduk, Nani Suwarni Plt Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) yang suka mengerjakan sendiri kegiatan penunjukan langsung (PL) pengadaan makan minum dan pengadaan perlengkapan alat tulis kantor (ATK) ditempatnya menjabat.

Diungkapkan rekanan, bahwa, aktivitas menggarap sendiri kegiatan proyek PL pengadaan makan minum dan pengadaan alat tulis kantor tersebut kerap dilakukan Nani Suwarni sejak menjabat kepala Dinas Budpora hingga saat ini walaupun hanya sebagai Plt. Kepala Dinas Budpora Kabupaten Bekasi.

“Selain permintaan fee 5 persen setiap tandatangan berita acara atau BA untuk proses pencairan dari setiap titik kegiatan, proyek PL yang ada di Dinas Budpora digarap sendiri oleh Nani Suwarni seperti pengadaan makan minum dan pengadaan alat tulis kantor,” terang sumber yang minta namanya tidak tulis kepada… Kamis (19/9/2019)

Coba aja sambung sumber, kalau hari Jumat pagi datang ke lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi nanti bisa dilihat sendiri di dalam mobil Dinas milik Plt Kepala Dinas Budpora berplat merah jenis Honda CRV warna silver Nopol B 1026 XXX penuh dengan makanan.

“Makanan yang di bawanya itu adalah salah satu bentuk proyek PL pengadaan makan dan minum. Itu yang ketauan nyata, bagaimana yang belum ketauan. Kan banyak proyek PL di Dinas Budpora jangan-jangan semua udah dia kerjakan sendiri pake perusahaan lain,” sindirnya.

Kelakuannya Nani Suwarni tambah sumber, sangat bertolak belakang dengan motto Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja “Bekasi Baru Bekasi Bersih” yang sungguh mulia taglinenya. Namun Motto itu seperti diabaikan Plt Kadis Budpora.

“Kalau dilihat dari motto Bupati pak Eka, “Bekasi Baru, Bekasi Bersih” ya sangat bertolak belakang jauh dari kenyataan yang ada,” tutupnya. (Red)