
JIB | Kabupaten Bekasi – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi akan segera dimulai banyak masyarakat mengusungkan bakal calon Kepala Desa di wilayah Desa masing – masing salah satunya di Desa Karangsambung Kecamatan Kedungwaringin,
Arus dukungan atau suport terhadap figur pemimpin baru di Desa tersebut mulai menguat. Hal ini ditandai dengan laksanakannya deklarasi resmi Zaenal Fahri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Karangsambung yang digelar pada Minggu (12/4/2026) di kediamannya, Kampung Rengas Bandung, RT 01/RW 03 Desa Karangsambung.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai dusun yang menginginkan perubahan di Desa Karangsambung.
Sejumlah tokoh penting yang hadir memberikan dukungan diantaranya :
- Agay (Tokoh Pemuda Dusun 3)
2. Gus Daos dari Ansor (Tokoh Pemuda Dusun 1)
- H. Wada (Tokoh Masyarakat Dusun 2)
Dalam sambutannya, Zaenal Fahri menyampaikan apresiasi mendalam kepada para masyarakat yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada acara deklarasi ini.
”Pertama, saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak, ibu, serta saudara sekalian yang telah sudi melangkahkan kaki ke kediaman saya. Dan saya juga memohon maaf yang sebesar – besarnya jika dalam penyambutan maupun jamuan terdapat kekurangan,” ujar Zaenal dengan rendah hati.
Dihadapan para pendukungnya, Zaenal menegaskan bahwa motivasi utamanya maju dalam kontestasi pilkades adalah untuk menghadirkan sosok pemimpin yang mengayomi dan selalu ada saat dibutuhkan masyarakat.
Dirinya menambahkan, bahwa infrastruktur dan transparansi anggaran adalah salah satu poin krusial yang disampaikan mengenai pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) serta potensi anggaran Desa yang besar harus dikelola secara maksimal agar manfaatnya benar – benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Jika saya diberikan amanah oleh allah swt dan masyarakat, saya menjamin tidak akan ada lagi jalan rusak di desa kita. Dan saya akan bangun Karangsambung secara maksimal melalui transparansi anggaran yang nyata,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Zaenal memberikan pernyataan tegas terkait integritas seorang pejabat publik dan Ia berkomitmen menjalankan roda pemerintahan yang terbuka dan berbasis aspirasi rakyat serta mengusung tagline “Sedia berbakti, bukan mencari keuntungan”
”Jika ingin mencari kekayaan, jangan menjadi pejabat publik. Saya ingin menjadi Kepala Desa yang terbuka mengenai anggaran dan bekerja sesuai keinginan masyarakat,” pungkasnya (Bis)


