
JIB | Karawang — Proyek pembangunan peningkatan jalan poros desa yang berlokasi di Dusun Tenjojaya RT 02/01, Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, diduga tidak transparan dan terkesan “tak bertuan”. Pasalnya, dari hasil pantauan awak media di lapangan, tidak ditemukan adanya papan informasi atau plang proyek di lokasi pekerjaan.
Ketiadaan papan informasi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sebab, papan proyek merupakan kewajiban untuk memberikan informasi kepada publik terkait sumber anggaran, nilai proyek, volume pekerjaan, hingga siapa pelaksana kegiatan tersebut.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menilai, tidak dipasangnya papan proyek mengindikasikan adanya dugaan upaya menutupi informasi dari masyarakat.
“Kami sebagai warga sangat menyayangkan proyek ini tidak memasang papan informasi. Jadi kami tidak tahu ini proyek dari anggaran mana, berapa nilainya, dan siapa pelaksananya. Ini jelas tidak transparan,” ujarnya kepada awak media, Senin (1/12/2025).
Ia juga menduga, tidak adanya keterbukaan informasi tersebut berpotensi membuka peluang bagi pihak pelaksana untuk mencari keuntungan lebih besar.
“Kami menduga ada unsur kesengajaan untuk menutup-nutupi informasi. Jangan sampai ini jadi celah untuk meraup keuntungan lebih besar,” tambahnya.
Selain itu, warga menilai tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008, yang mewajibkan setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara untuk terbuka dan dapat diakses informasinya oleh masyarakat.
Warga pun mendesak pihak dinas terkait maupun bagian teknis di tingkat kabupaten, agar segera turun tangan melakukan penindakan tegas.
“Kami minta pihak berwenang segera turun tangan dan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Ini bukan persoalan sepele, karena menyangkut uang rakyat,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai proyek peningkatan jalan poros desa tersebut.
Awak media masih terus berupaya mengonfirmasi kepada pihak-pihak berwenang untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. (Red)


