Gambar, Ilustrasi

“Pihaknya berjanji akan usut tuntas kasus siswa SDN Tanjungbaru 02 dan 03 yang keracunan mie instan bersama Polsek Cikarang Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi”.

Reporter Jurnal Indonesia Baru : Mulyadi.

Cikarang timur, Jurnalindonesiabaru.com –
Baru hitungan Satu bulan 9 warga Cikarang Timur kabupaten Bekasi Jawa Barat keracunan jajanan Es milo kepal, yang mengakibatkan semua korban harus dirawat secara intensif di Rumah sakit kejadin tersbut terjadi (10/07 2018 ) lalu.

Sangat di sayangkan Kejadian keracunan kembali terulang kepada15 Orang siswa SDN 02 dan SDN 03 tanjung baru Cikarang timur diduga para Siswa keracunan Setelah mengkonsumsi jajanan mie instan yang dibeli dari penjaja makanan disekolah dan akhirnya 15 siswa Pun harus dirujuk ke pihak medis guna penyembuhan.

Saat dimintai keterangan oleh Jurnalindonesiabaru.com, Ani Gustini Camat cikarang timur membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya berjanji akan usut tuntas kasus siswa SDN Tanjungbaru 02 dan 03 yang keracunan mie instan bersama Polsek Cikarang Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi
Hal tersebut diungkapkannya ketika mengunjungi siswa yang sedang dirawat di RS Anisa, Senin (13/08).

Jumblah ada 15 Orang Siswa SDN 02 dan 03 tanjung Baru menjadi korban keracunan makanan dari 15 siswa yang mengalami keracunan 6 siswa ditangani oleh klinik Nugraha Bakti kondisinya langsung membaik. Sementara 9 siswa lainnya harus rawat secara intensif di Rumah sakit Anisa”katanya

“Dari 9 anak yang di rawat Alhamdulillah yang 7 memiliki BPJS kesehatan sehingga penanganan nya bisa cepat dan maksimal lagi, namun untuk 2 orang tidak memiliki BPJS namun sudah kami urus dan sudah masuk ruangan dan hal tersebut bukan menjadi kendala yang berarti.” tambahnya.

Dengan kejadian seperti ini, Ani menghimbau kepada orang tua murid agar terus menasihati anaknya agar berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsinya. “Hal seperti ini kita jadikan pelajaran bersama-sama khususnya orang tua murid yang ada di wilayah Cikarang Timur,” tandasnya.