Cikampek, Jurnalindonesiabaru.com – Sebanyak 11 Desa se-Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang Jawa barat kecewa kepada Pihak Management PT. AHM ( Astra Honda Motor) di kawasan Indotaise, Cikampek, membuat geram Masyarakat dari 11 Desa. hari ini, Berdemo di depan PT. AHM, Kamis 20/09/2018.

Masyarakat dari 11 Desa Kecewa dengan pihak management PT AHM sudah melanggar kesepakatan yang telah di buat oleh 11 Kepala Desa Se-kecamatan Cikampek, lebih dari ribuan masyarakat dari 11 Desa tersebut berorasi menuntut kepada PT AHM yang sudah melanggar perjanjian tersebut.

Peraturan Daerah Karawang Nomor 1 tahun 2011 tentang ketenagakerjaan yang isinya mewajibkan perusahaan di Karawang menerima lebih banyak pekerja asal Karawang.

Didalam isi Peraturan Bupati Karawang turunan Perda itu, misalkan pada Pasal 7 yang mewajibkan perusahaan menyerap tenaga kerja lokal sekurang- kurangnya 60 persen orang Karawang dengan dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga. Aturan itu dinilai bertentangan dengan Pasal 5 Undang-Undang Ketenagakerjaan yang menjamin tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan.

H Jamal koordinator Lapangan dari Desa Dawuan barat mengatakan hari ini kami berserta masyarakat dari 11 Desa mengadakan Demo di Depan PT AHM di karenakan ada 3 Bus pekerja baru dari luar Kabupaten Karawang.

“Dari hasil pantauan saya di lapangan pekerja dari luar Karawang yaitu dari Jawa 3 Bus, satu Bus sebanyak 60 orang di kali 3 Bus jadi total pekerjanya 180 orang, isunya atau dugaan saya perorang sekitar 25 juta X 180 orang,” Jelas H. Jamal kepada Jurnalindonesiabaru.com di lokasi.

Masih kata H. Jamal sampai saat ini kita selalu memantau dan akan mengadakan mediasi kepada pihak PT AHM terkait itu, karena telah mengecewakan masyarakat Cikampek khususnya Kabupaten Karawang dan saya mengharapkan ada solusi terbaik, setidaknya ada pengentesan ulang dan dari masyarakat setempat juga banyak yang mumpuni bicara SDMnya.

Media Jurnalindonesiabaru.com kepada Pihak Management PT AHM H Saepul ketika di konfirmasi melalui telepon Celluler beberapa kali tidak di jawab.

Se(Gr/Red).