JIB | Jakarta– dalam Aksi 212 tidak semua peserta bisa masuk ke dalam kawasan Monas yang menjadi titik sentral acara reuni penyelenggaraan Aksi 212 di Jakarta, Minggu (02/12/2018).

Akan tetapi peserta reuni aksi 212 biarpun tidak di titik sentral sangat senang dan gembira karena bisa menghadirkan acara tersebut, selebihnya berkumpul di sekitar patung kuda, tetapi tidak jauh dari monas.

Salah satu peserta yang berasal dari Cikarang Kabupaten Bekasi, Budiyanto menjelaskan, biarpun tak bisa lagi masuk ke dalam kawasan Monas karena terlalu padat, kita bersama temen-teman dari Cikarang sangat senang bisa hadir di acara reuni Aksi 212.

“Saya bersama temen-teman tiba di acara reuni Aksi 212 sekitar jam 08.00WIB dan sempat ingin masuk ke areal Monas,” Jelas Budiyanto Calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera.

Budiyanto juga, sempet mau coba masuk, tapi sudah sangat padat dan berjubel jadi mengikuti dari luar aja, intinya kami sangat senang dengan acara ini.

“Kami sudah mengikuti aksi 212 sejak digelar tahun 2016. Dirinya mengaku tak masalah meski pada Reuni Aksi 212 kali ini harus mengikutinya dari luar sentral titik kawasan Monas” Budiyanto saat di wawancarai di lokasi reuni Aksi 212.

Masih kata Budiyanto, aksi reuni 212 merupakan kegiatan silaturahmi umat dan jauh dari politisasi jelang Pilpres 2019. Bahwa Reuni 212 adalah wahana silaturahmi dan konsolidasi nasional umat untuk perlawanan terhadap penista agama dan pembelaan terhadap tauhid.

“Pemerintah harus tanggap dan menangkap aspirasi umat Islam se-Indonesia mengenai isu sensitif di masyarakat hingga detik ini dan harus merespon cepat agar tidak terjadi yang di inginkan masyarakat” Tutupnya. (Red)