JIB | Bekasi- Kapolsek Cikarang Pusat AKP Somantri bersama Ketua MOI DPC Kabupaten Bekasi, Bhabinkamtibmas, Ketua RT dan perangkat desa telah meninjau langsung rumah warga yang layak mendapat bantuan Kapolres.

“Kondisi nenek Maryati memang sangat memprihatinkan, semoga adanya bantuan dari pak Kapolres dapat mengurangi bebannya,” ucap Kapolsek.

Secara pribadi, Kapolsek mengapresiasi kinerja Bhabinkamtibmas Desa Hegarmukti Brigadir Eka Agung yang berhasil melaksanakan salah satu program kerja Polres Metro Bekasi, yaitu DDS (Door to Door System), dimana setiap anggota Bhabinkamtibmas Desa setempat diwajibkan berkunjung ke setiap warga di wilayah desa binaannya.

“Sehingga dengan demikian setiap anggota Bhabinkamtibmas dapat mengetahui setiap kaadaan dan perkembangan situasi di wilayah desa,” ucapnya.

Brigadir Eka Agung, lanjut Kapolsek, dinilai sebagai salah satu Bhabinkamtibmas yang sukses melaksanakan DDS karena berkat keuletannya menemukan seorang ibu berusia sekitar 60 tahun yang tinggal menyendiri di rumahnya berukuran 2 x 3 M2 di wilayah RT. 01/01, Desa Hegarmukti.

“Yang memprihatinkan, tempat tinggal si nenek itu rupanya Bekasi MCK warga yang tidak terpakai,” ucapnya.

MCK tersebut, tadinya merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk warga sekitar. Namun karena tidak difungsikan warga, oleh nenek Maryati dimanfaatkan sebagai tempat tinggal.

“Selama ini ibu Maryati hidup dari belas kasihan warga sekitar,” terang Kapolsek.

Tempat terpisah Ketua MOI Kabupaten Bekasi Doni Ardon mengatakan kepada Media jurnalindonesiabaru.com kami sangat mengapresiasikan kinerja Kepolisian Metro Bekasi kepada warga miskin atau kurang perhatian dari pemerintah kabupaten Bekasi.

“Oleh Sebab Itu kami berserta Kapolsek Cikarang Pusat akan terus menggalakan program kerja polres metro Bekasi melalui DDS (Door to Door System) kepada masyarakat yang kurang mampu” Ujarnya.

Doni dalam dekat ini akan berkoordinasi kepada Dinas terkait yang ada di kabupaten Bekasi, agar bersama sama untuk mengentaskan kemiskinan atau setidaknya masyarakat miskin atau kurang mampu berkurang. (Andre)