JIB | Cikarang Timur, Bekasi- Dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi salah satunya Kecamatan Cikarang timur, hari ini melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2020 bertempat di halaman kantor kecamatan. Senin (04/02/2019).

Acara Musrenbang tersebut di hadiri oleh anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar dan PDI (Sarim dan Nyumarno), TNI – Polri, Kepala Puskesmas, Para Kepala Sekolah, dinas PUPR, Tim Monitorong, 7 kepala Desa dan satu Lurah lengkap bersama jajaran, BPD, LPM, Karang Taruna, tokoh Agama, tokoh Masyarakat tokoh Pemuda dan para tamu undangan lainnya.

Camat Cikarang Timur, Ani Gustini dalam sambutannya mengatakan menyampaikan, total anggaran kegiatan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di tahun 2019 adalah 46 titik dengan total biaya 41,95 milyar, semua lurah wajib mengetahui.

“saya memohon kepada tim Kabupaten Bekasi, tolong sampaikan kepada Dinas terkait, ketika nanti ada pengerjaan, jangan sampai Camat, Desa tidak tau. Yang sekarang terjadi, tiba – tiba ada pengerjaan tapi Camat dan Desa tidak tau. Pasti yang di soroti atau di salahkan pihak Camat, padahal saya tidak tau apa-apa” Jelasnya.

Ani Gustini menyesali kepada pihak dinas tekait dan Rekanan pemborong perihal pengerjaan drenase saluran air sepanjang pinggir jalan arah Kecamatan atau di Sebut sepanjang jalan Citarik lama, Kenapa pekerjaan itu hingga saat ini tidak diselesaikan, yang ada tanah hanya digali saja hingga saat ini, sehingga masyarakat sering mengalami kejadian kecelakaan.

“Bukan hal itu saja, tapi kami ini, menyampaikan bahwa Kecamatan Cikarang Timur ini terdiri dari 24 Dusun, 60 RW dan 207 RT. Hasil rekap dari Musrenbang Desa di satukan dengan total kegiatan 202 titik dengan anggaran 180 milyar rupiah.” Paparnya.

Dalam memaklumi keterbatasan anggaran, Camat memerintahkan kepada lurah, silahkan pak lurah musyawarah bersama untuk memprioritaskan mana yang sangat prioritas. Jangan asal kemauan pak lurah, tapi musyawarah bersama demi tercapainya pembangunan yang mapan.

Adapun prioritas rencana pembangunan untuk Desa Jatibaru ada 15 titik, Desa Tanjungbaru 10 titik, Desa Cipayung 10 titik, Desa Jatireja 10 titik, Desa Labansari 9 titik, desa Karangsari 7 titik dan Kelurahan Sertajaya 9 titik.

“mudah-mudahan prioritas ini bisa terakomodir pada tahun 2020 oleh pemerintah Kabupaten Bekasi khususnya Dinas-dinas tekait.” Tutupnya.

Dengan demikian Musrenbang Kecamatan Cikarang timur untuk usulan tahun 2020, berlangsung meriah lancar, dan antusias dalam sesi diskusi tanya jawab juga sangat bersemangat demi Elektabilitas wilayah Kecamatan Cikarang timur. (Biro Bekasi, Endang)