JIB | Bekasi- Pemerintah Kabupaten Bekasi, sedang menggalakkan keindahan dan kerapian taman, agar sedap di pandang oleh khalayak umum apalagi para pengendara roda dua dan roda empat, agar terlihat lebih rapih dan terkesan, taman Citarik yang berada di jalan Nasional, arah Lemah Abang – Kedungwaringin perbatasan Karawang.

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi khususnya Bidang Pertamanan dan PJU agar Taman Citarik bermanfaat untuk masyarakat sekitar, dan sangat bermanfaat dengan adanya Taman citarik, sekali buat masyarakat dan menambah keindahan estetika wilayahnya khususnya wilayah Citarik Kecamatan Cikarang timur.

Bukan hanya itu saja di dalam taman Citarik, terdapat tugu pahlawan Nasional dan tokoh ulama Bekasi bernama KH Nur Ali sebagai ikon Bekasi. Sebagai tugu bersejarah. Semua itu di Biayain oleh APBD Bekasi 2018.

Dan pada tanggal 20 maret 2019 sudah di tinjau kelokasi oleh tim BPK dan di dampingi oleh DPRKPP khusus bidang taman dan PJU. Bicara kerugian negara sudah di kembalikan ke BPK.

Pengawas Taman Citarik perbatasan Karawang pada Dinas DPRKPP Kabupaten Bekasi Kasdiayanta mengatakan ini adalah salah satu bentuk program pemerintah dalam memberikan penghijauan pada setiap taman khususnya Citarik, dan bagus dari Sebelum ada air mancur sekarang sudah air mancur dan taman-taman lebih sedap di pandang oleh para pengguna jalan. Kamis (11/04/2019).

“Yang terpenting ada tugu bersejarah bernama KH Nur Ali yang sudah kita rapihkan sebagai ikon Kabupaten Bekasi dan menurutnya sesuai dengan perencanaan” Jelasnya.

Tempat terpisah Ir. Muhammad Lukman Kasi Wasdal Pertamanan dan PJU menjelaskan, ini lebih bagus dilihat oleh pengguna jalan untuk warga agar terlihat rapih tidak seperti sebelumnya. Dan kita lihat Bekasi sudah Mulai berbenah dari segi pendidikan, kesehatan dan lainnya. Khususnya taman Citarik lampu penerangan sudah ada, kalau bisa taman Citarik di lihat dari depan lebih bagus, agar tidak lihat kumuh dan kalau bisa tidak ada sepanduk-spanduk yang berserakan di taman, agar kelihatan keasriannya.

“Dan ini sudah di periksa sama Tim BPK pada tanggal 20 Maret 2019, hasil cukup baik rapih dan sesuai dengan rencana atau speck yang ada” jelas Lukman.

Masih kata Lukman. Yang saya tau bahwa di Rencana Anggaran Biaya (RAB), itu tidak ada penanaman rumput kalau ada berarti di pantaskan oleh rekanan, dan kalau bicara pepohonan itu sudah Sesuai kok.

“Harapan saya lebih bagus dan rapi dan tolong di jaga, pelihara oleh masyarakat atau semuanya pihak agar terlihat keasriannya.” Tutupnya. (Red)