JIB | KABUPATEN BEKASI- Sore ini Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Bekasi, hari ini menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi. Atas banyaknya penyelenggara yang meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya. Selasa (21/5/2019).

Dikatakan Ebron Fauzan Ketua Komisioner HMI kepada media online Jurnal Indonesia Baru, mengatakan kami Mahasiswa Kampus Pelita Bangsa hari ini menyampaikan aspirasi kepada KPUD Kabupaten Bekasi, agar segera menyampaikan kepada KPU Pusat, atas tragedi banyaknya para penyelenggara yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya.

Kami menuntut, banyaknya korban yang meninggal yang kami kaji banyak ketidak wajaran, kami hari ini tidak bisa ketemu satupun dari Komisioner KPUD, Kami akan kembali menyuarakan dan menuntut kepada KPU Pusat, agar secepatnya membentuk tim pencari fakta. Terang Ebron.

“Harapan saya dalam demo ini, agar segera aspirasi kami di tanggapi oleh ketua KPU Kabupaten Bekasi menyampaikan ke KPU Pusat terkait tuntutan tim pencari fakta Anggota pemilu 2019 yang meninggal” Tutupnya.

Tambahan (sum : Detik.com). Ombudsman mencatat sudah ada 608 orang yang terdiri dari 486 petugas KPPS, 97 Bawaslu, 25 dari Polri yang meninggal dalam Pemilu 2019. Ombudsman lalu asesmen dengan mewawancarai KPU, KPUD, Bawaslu, Kemenkes, IDI, hingga keluarga petugas KPPS yang meninggal.

Catatan, Ombudsman menilai metode sukarela juga menjadikan masalah. Selain itu, Ombudsman menilai KPU, Bawaslu, dan Kemenkes lambat merespons saat awal-awal petugas KPPS meninggal. (Endang)