JIB | Bekasi- Bima Sakti memimpin latihan perdana, pemain yang sudah ada dan melewati seleksi pada tahap pertama ikut kembali di tahap kedua ini, salah satunya adalah Alexandro Felix Kamuru dari Barito Putera.

Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia U-16, Bima Sakti, memanggil 37 orang pemain untuk mengikuti seleksi sekaligus pemusatan latihan yang sudah berlangsung dari tanggal 18 Juni hingga 30 Juni 2019. Mereka mulai berkumpul dari tanggal 18 Juni 2019 dan memulai latihan pertamanya di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (19/6/2019).

“Seleksi tahap kedua ini diisi oleh pemain gabungan antara pemain yang sudah menjalani seleksi tahap pertama dan beberapa orang pemain baru. Dimana tujuannya saya adalah untuk melihat dan mencari lagi pemain lain dalam mengisi pos-pos yang saya rasa perlu,” jelas Bima.

Dikatakan oleh Bima, bahwa ini dirinya sudah melihat potensi-potensi yang ada di timnya. “Hari ini kami latihan penyesuaian dan pemulihan kondisi. Di sisi lain, saya sudah memiliki kerangka tim. Nantinya saya ingin di setiap posisi di isi dua sampai tiga pemain dengan kualitas dan kemampuan yang setara,” ungkapnya.

Salah satu kekuatan penting tim ini, adalah kecepatan. Kemampuan itu nantinya akan menjadi senjata utama dari karakter permainan yang tengah dibangun Bima. Dia mencontohkan, skuat yang ada saat ini memiliki banyak pemain lincah dan kecepatan tapi juga punya skill individu yang mumpuni.

“Ya kecepatan menjadi kunci utama tim ini. Karena itu kelebihan dari pemain-pemain Indonesia. Di sini saya juga memiliki sayap-sayap seperti Rui, Alexandro mereka punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah hanya sebagai poros, untuk main ke luar (sayap),” kata Bima.

Kelebihan itu bisa menjadi andalan pasukan Bima Sakti di Tim Nasional U-16 yang disiapkan untuk menghadapi ajang Piala AFF U-15 2019, Indonesia berada di grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina. Event ini akan berlangsung di kota Chonburi, Thailand.

Selain berlaga di Piala AFF U-15 2019, Timnas U-16 juga akan bermain di Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di bulan September mendatang. Indonesia menjadi tuan rumah di ajan ini dan berada di grup G bersama China, Brunei Darussalam, Filipina, dan Kepulauan Mariana Utara.

Namun sebelum itu terjadi, dirinya merasa timnya perlu melawan tim dari luar Indonesia dalam uji coba internasional.Mengenai kebutuhan tersebut, jika tidak bisa bermain di luar negeri, mendatangkan tim dari luar untuk menjalani laga uji coba di Indonesia juga tidak masalah.
Yang terpenting, kata Bima, pemain punya pengalaman internasional sebelum terjun di turnamen sesungguhnya. “Ya, pastinya kami berharap ada uji coba internasional. Sehingga para pemain setidaknya sudah memiliki pengalaman bermain dengan tim dari luar Indonesia,” tutupnya. (Dre)