JIB | Kabupaten Bekasi- Walaupun dari berbagai macam elemen yang sempat menolak soal Bakal Calon Wakil Bupati dari luar kini sudah diam, Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) Kabupaten Bekasi Zuli Zulkifli tetap bersitegas menolak keras Calon Wakil Bupati dari luar Bekasi dalam kontestasi pengisian kekosongan jabatan wakil Bupati Bekasi mendampingin Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja di sisa masa jabatan priode 2017-2022.

Dia mengatakan masyarakat Kabupaten Bekasi harus diberikan ruang untuk ikut berkompetisi dalam kontestasi Cawabup Bekasi, pasalnya partai Golkar kata dia terlihat seperti memperioritaskan calon Non-Pribumi.

“JMPD bukan primordial tetapi akan ada kebanggaan putra asli Bekasi menjadi pemimpin di kampung nya sendiri.” katanya Selasa (16/07/2019) di kediamannya di Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi.

Lanjut Zuli mengatakan dalam Bursa Cawabup tersebut terlihat seperti ajang bisnis oleh elit-elit Partai Golkar, yang dibuktikannya dengan diprioritaskannya Cawabup dari luar Bekasi yang mempunyai latar belakang pengusaha.

“Bumi Bekasi jangan di jadikan objek bisnis tertentu yang akan mengaburkan tujuan mulai para leluhur bekasi,” ucapanya

Zuli mengatakan jika hal tersebut tidak di indahkan maka Pihaknya dan masyarakat Kabupaten Bekasi akan menggelar Aksi terhadap partai Golkar yang sangat memanjakan Cawabub dari luar Kabupaten Bekasi.

“Kalau hal tersebut tetap tidak direspon, maka kami akan menggelar aksi besar-besaran kepada partai Golkar yang sangat mementingkan keuntungan ketimbang kemaslahatan rakyat Kabupaten Bekasi,” tandasnya (Bis/Dre)