JIB | Kabupaten Bekasi- Hari ini, rabu (17/07/2019), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bekasi adakan tes urine bagi pejabat eselon II dan III di Gedung Diskominfo kabupaten Bekasi, agar bisa meningkatkan kinerja dan disiplin sebagai pengabdi masyarakat.

Tes urine yang di adakan oleh Badan Nasional Narkotika (BNK) Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Dengan demikian sebanyak 27 pejabat eselon II dan 48 pejabat eselon III, hadir mengikuti test urine. Di sinyalir pejabat tersebut memakai barang haram.k Salah satunya seperti Sekda, Kepala Dinas, Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Bekasi .

Kepala BKD kabupaten Bekasi, Ali Syahbana kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan bahwa kegiatan test urine akan dilakukan secara bertahap bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Untuk saat ini hanya eselon II dan III saja, ya mungkin tahapan selanjut ada untuk para pejabat lainnya” Ujar Ali Syahbana.

Tempat yang sama Kepala Bidang Pembinaan dan Disiplin, Syahwono Adjie mengungkapkan beberapa pejabat eselon II dan III ada yang tidak hadir. Hal itu dikarenakan sedang menunaikan ibadah haji, umroh dan sedang mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) PIN.

“Bagi mereka yang tidak hadir hari ini, akan menyusul test urine berikutnya.” Ujar Syahwono Adji.

Lebih lanjut, Syahwono menjelaskan bahwa jika ada indikasi penyalahgunaan obat terlarang. Akan terlebih dahulu kita pelajari apa penyebabnya. Bisa saja karena memang dia mengkonsumsi obat yang memang mengandung obat terlarang karena resep dokter karena usia lanjut atau memang sakit. (Endang)