JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka tasyakuran Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-74. Desa Wangun harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi melakukan Pertunjukan pagelaran wayang golek semalam suntuk. Senin, (19/08/2019).

Bertempat di halaman depan kantor Desa Wangun Harja, acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh diantaranya. H. Umar sebagai panitia, H. Ganda selaku Kepala Desa, H. Udin Khairudin selaku ketua BPD sekalugus tokoh masyarakat Desa Wangun Harja, serta Kapolsek Cikarang Kompol sujono S.H.

Pagelaran wayang golek dimulai pukul 20.00 WIB, dengan dalang kondang dari Karawang Hengki mukhtar.

Sambutan-sambutan diberikan sebelum dimulainya acara, diantaranya sambutan dari H. Umar selaku Panitia penyelenggara.

“Atas terselenggaranya Pergelaran wayang golek Semalam suntuk, senantiasa restu dan dukungan dari semua pihak agar pergelaran ini berjalan lancar. Semoga di dalam penyelenggaraan ini senantiasa mendapatkan bimbingan dan petunjuk dari Allah SWT dan bilamana ada kekurangan dalam penyelenggaraan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.” Tutur H. Umar

Sambutan kedua diberikan oleh H. Ganda selaku Kepala Desa. “Pagelaran wayang golek kali ini dalam rangka menyambut HUT RI yang ke 74, yang sebelumnya beberapa perlombaan sudah digelar, dalam rangka tasyakuran kali ini pihaknya mengadakan pertunjukan kesenian wayang golek, karena dimana wayang golek merupakan kesenian yang sangat tinggi, oleh karena itu kepada masyarakat yang menonton pagelaran wayang golek, hendaknya menyimak baik-baik pesan yang terkandung dalam cerita pewayangan.” Pungkasnya

Lanjut sambutan yang selanjutnya disampaikan oleh H. Udin Khairudin selaku ketua BPD sekalugus tokoh masyarakat Desa Wangun Harja, Pada kesempatan tersebut dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas kebersamaan, kerjasama, dan gotong-royong di Desa Wangun harja.

Sambutan yang terakhir dari Kapolsek Cikarang Kompol Sujono. Dalam sambutannya Kapolsek Cikarang mengajak kepada masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing dengan cara menggiatkan kegiatan Siskamling.

Pagelaran wayang yang berlangsung sampai pagi hari. Para Bapak, para ibu dan anak-anak juga sangat antusias menyaksikan acara tersebut. (Dre)