JIB | Kabupaten Bekasi,- Di bawah naungan kementrian PUPR dan melalui BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane) kegiatan pekerjaan pemeliharaan berkala yang di lakukan oleh Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Ciliwung-Cisadane dalam pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut berlokasi di Situ Tegal Abidin Desa Karang Mulya, Kecamatan Bojong Mangu, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Dari pantauan wartawan media online jurnalindonesiabaru.com pada hari Rabu 16/10/19 di lokasi pekerjaan terlihat adanya kegiatan pengerukan tanah serta beberapa dum truck yang sedang melakukan pengangkutan tanah yang di buang di lapangan, serta sebagian alat berat melakukan perapihan tanah yang berada di sisi Situ Tegal Abidin.

Adapun pekerjaan pemeliharaan berkala di Situ Tegal Abidin di kerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. GLOBAL INDO KONTRAKTOR dengan konsultan pengawas dari PT. MARTHA TRIA SELARAS.

Pito sebagai pelaksana pekerjaan tersebut saat di konfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com mengatakan. “Maaf pak kalian dari mana?, dan maksud tujuan ke sini ada apa ?, dan kalau kalian memang ingin menanyakan pekerjaan situ tegal abidin ini tidak apa-apa tapi kalau untuk mengenai hal lain di luar pekerjaan, kami tidak mau,” tutur Pito

“Sumber dana pekerjaan situ tegal abidin tersebut dari APBN Tahun 2019 dengan nilai kontrak Rp.3.965.189.000,- (Inc ppn) di perkirakan pekerjaan waktu pelaksanaan sekitar 111 (seratus sebelas hari kalender).” Papar Pito

Pito menambahakan. “Pekerjaan pemeliharaan berkala di Situ Tegal Abidin, Dinas PUPR setempat sudah mengetahui adanya pekerjaan pemeliharaan tersebut, serta mendapatkan respon positif dari Kecamatan Bojong Mangu serta Kapolsek Cibarusah dan Koramil 09 Cibarusah beserta,”

“Dan Desa setempat pun sangat menyambut baik dengan adanya pekerjaan, adapun mengenai luas pekerjaan pemeliharaan yang akan kami kerjakan ini kami mengikuti perintah dari awal kontraktor/ pelaksana yang mengerjakan luas situ ini. Dan satu hal lagi kami dalam mengerjakan pekerjaan ini sangat berhati-hati seperti yang anda lihat, pohon yang berada di sekeliling situ ini belum berani kami tebang karena hal tersebut kami jaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan berikut keberadaan Makom (Kuburan) yang di tengah Situ, dalam pekerjaan situ ini kami akan selalu berkomunikasi dengan tokoh setempat agar pekerjaan ini berjalan dengan baik dan lancar sampai akhir pelaksanaan.” Pungkasnya

Endang Supriatna selaku pemerhati lingkungan dari LSM GEMPAL (Generasi Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan) saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi Situ Abidin mengatakan.

“Kami sangat menyambut baik dengan pekerjaan pemeliharaan ini. Dan mudah-mudahan dengan di lakukannya pekerjaan pemeliharaan di Situ tersebut sekaligus sebagai masa depan yang lebih baik khususnya untuk Masyarakat Karang Mulya Kecamatan Bojong Mangu,” papar Endang

Sambungnya. “Dengan di bangunnya situ tersebut ada sisi positifnya untuk Masyarakat setempat dan sekitarnya, serta destinasi situ abidin mudah-mudahan untuk ke depannya akan lebih berkembang pesat untuk pariwisatanya dan mengenal lebih jauh mengenai situ abidin,”

“Kami sangat berharap kearipan lokal situs abidin seperti makom syeh abidin ataupun situ tersebut harus tetap terjaga sampai kapanpun karena kelak cucu anak kita yang akan menjadi penerus kearipan lokal situs dan situ abidin tersebut.” Pungkasnya. (Dedi/Dre)