JIB | Kabupaten Bekasi,- Aneh tapi nyata sudah memasuki bulan November pekerjaan penanganan longsor badan jalan dan TPT kali Cipamingkis Cibarusah Kabupaten Bekasi belum juga rampung di kerjakan.

Dengan molornya pekerjaan jembatan tersebut otomatis warga Cibarusah merasa geram karena akses untuk kendaraan roda empat harus memutar melalui jalan Kampung Tempuran Desa Ridomanah

Selain melalui jalan Kampung Tempuran alternatif dua melalui jalan Kampung Cariu arah Desa Karang Indah keluar Kampung Cijambe Desa Ridogalih atau bisa juga menuju jalan Desa Medal Krisna memasuki Desa Ridomanah dan Ridogalih, bisa di bayangkan jika yang biasa memakai mobil pribadi harus menempuh jalan sejauh itu.

Hasil Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi pekerjaan jembatan Cipamingkis pada hari Rabu (20/11/19) nampak tidak terlihat adanya aktifitas pekerja melakukan pekerjaan penanganan longsor bahu jalan dan TPT kali Cipamingkis yang ada hanya rangkaian besi jembatan tersebut yang sebagiannya sudah ada yang di cor.

Pekerjaan penanganan longsor bahu jalan dan TPT kali Cipamingkis tersebut di kerjakan oleh kontraktor PT. Bekasi Raya Putra

Dalam Musrenbang yang di gelar Desa Sirnajati ada seorang warga setempat mengusulkan pada Kepala Desa Sirnajati agar mengurug bahu jalan di sisi sebelah kiri karena banyaknya motor yang melintasi jembatan tersebut. karena khawatirkan tidak samanya jalan satu dengan yang satunya lainnya, kalau yang satunya di urug sudah pasti motor juga tidak harus antri untuk melintas jembatan di tambah lagi belum rampungnya pekerjaan jembatan Cipamingkis dalam pekerjaannya, menurutnya komplit sudah penderitaan warga Cibarusah gara-gara jembatan Cipamingkis belum selesai-selesai juga di kerjakan.

Endang.S penasehat media online jurnalindonesiabaru.com dan sekaligus pemerhati lingkungan hidup LSM GEMPAL saat di konfirmasi perihal jembatan tersebut mengatakan, saya sangat berharap agar pelaksana yang mengerjakan jembatan tersebut betul-betul harus tahu situasi ataupun kendala mengenai pekerjaan jembatan tersebut, jelasnya

“Jika perlu sesekali datang mengkroscek pekerjaan jembatan Cipamingkis dan jangan selalu menerima laporan via hp melalui para asistennya di lapangan,” Terangnya

Imbuhnya. Demikian dengan pegawai Dinas PUPR Kabupaten Bekasi karena segala permasalahan dan tanggung jawab mengenai pekerjaan jembatan tersebut para pegawai di Dinas tersebut lebih paham dan mengerti, paparnya

Imbas belum rampungnya pekerjaan jembatan Cipamingkis yang berlokasi di Kecamatan Cibarusah menjadi polemik dan sekaligus kendala yang sangat berat bagi seluruh warga Cibarusah apalagi yang berada di Desa Sirnajati, Ridogalih dan Ridomanah. Dan mirisnya kalau ada warga di Kampung Ciketuk mengalami sakit keras dan harus buru-buru di bawa ke rumah sakit dan sudah di pastikan untuk menuju ke rumah sakit yang berada di Cibarusah, harus memutar jalan terlebih dahulu melewati Kampung Tempuran dan melintasi jalan Kampung Muncang dan Cigutul baru keluar arah jalan raya Cibarusah.

Endang menambahkan. “Para pekerja jembatan tersebut tidak melakukan aktifitas pekerjaan di perkirakan dari hari Senin hingga saat ini, warga yang rumahnya dekat area jembatan tersebut juga tahu termasuk warga yang setiap harinya melintasi jembatan Cipamingkis melihat di jembatan tersebut memang tidak ada pekerjanya dan entah pada ke mana.” pungkas Endang. (Dre/Dedi)