JIB | Karawang, – Ketua Panitia Pilkades Kertamukti Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang, bantah kabar miring yang menerpa dirinya. Kabar tersebut tersiar disalah satu media online, dan telah dianggap menerima suap hingga ratusan juta dari salah seorang Bakal Calon Kepala Desa yang akan berkompetisi di tahun 2020, Minggu (15/12/19).

Dikatakan, Talip, SPd, selaku Ketua Panitia Pilkades Kertamukti, Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang, dengan adanya kabar miring yang menerpa dirinya dengan tudingan telah dianggap menerima suap dari salah satu Bakal Calon Kepala Desa hingga ratusan juta itu tidak benar.

“Selaku Panitia Pilkades kita memperlakukan terhadap semua Bakal Calon Kepala Desa Kertamukti semuanya sama, karena kita terapkan terhadap mereka sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya waktu ditemui jurnalindonesiabaru.com, Minggu (15/12/19).

Sedangkan mengenai adanya indikasi ijasah telah dianggap palsu, pihaknya telah memeriksa dengan secara aturan yang berlaku. Sedangkan dalam kinerjanya dengan dilakukan proses tahapan demi tahapan yang akan diikuti para bacakades.

“Kita selaku Panitia Pilkades bekerja sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Adapun adanya tudingan yang telah dianggap melakukan konspirasi, silahkan cek langsung tentang kebenarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, mengatakan pihaknya telah mendapatkan keterangan dari, Kardita Sutamiharja, salah satu Bakal Calon Kepala Desa Kertamukti yang ikut kompetisi akan digelar di Pilkades pada tahun 2020 mendatang.

“Bahwa dirinya tidak merasa mengatakan kepada siapapun untuk menyuap hingga ratusan juta kepada Panitia Pilkades. Dan apalagi dengan didatangi awak media untuk dimintai keterangan. Kabar tersebut menurutnya tidak benar,” pungkasnya. (Sule/Ey)