JIB | Karawang – Bekasi, – Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH, bersama Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, resmikan jembatan penghubung antar Pebayuran Kabupaten Bekasi dan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, pada hari Rabu (12/02/19).

Kegiatan tersebut dinilai Asep Saepullah sebagai Ketua Lembaga Pembrantas Korupsi (LPK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi, telah selamatkan kebokbrokan kinerja (DPUPR) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi.

“Kebokbrokan kinerja DPUPR Kabupaten Bekasi, diperkuat atas dasar dari keterangan seorang Kasi DPUPR jalan dan jembatan (06/01/19) lalu, bahwa proyek jembatan rangka baja yang dikerjakan kontraktor belum rampung sudah dibayar full,” ucapnya.

Lanjutnya, proyek jembatan rangka baja yang menelan anggaran APBD Kabupaten Bekasi, hingga puluhan miliyar dengan dikerjakan PT Bona Jati Mutiara, dianggap telah gagal dalam menempuh prosedur antara dinas terkait dengan pihak kontraktor.

“Pihak kontraktor dalam pelaksanaannya sudah melebihi batas yang sudah ditentukan dinas terkait. Hal ini telah melanggar Perpres No 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan,” jelasnya.

Dengan adanya tersebut, dirinya meminta Bupati Bekasi, melakukan evaulasi pihak terkait di DPUPR demi tercapainya akuntabilitas, tranfaran dan Infrastruktur pembangunan yang merata demi kemajuan pemerintahan Kabupaten Bekasi, sesuai dengan slogan Bekasi Baru Bekasi Bersih, demikian.(Red)