JIB |™KABUPATEN BEKASI – Aktifitas para generasi muda tentunya harus disalurkan agar pemuda tidak terjerumus kepada hal-hal yang kurang baik, salah satunya melalui kegiatan olahraga sepakbola. Berangkat dari pemikiran tersebut, para tokoh masyarakat yang ada di wilayah RW. 02 Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, membentuk tim sepakbola yang diberi nama Tridaya Putra FC dan sudah berjalan sejak dua bulan terakhir.

Pembina Tridaya Putra FC, Gunardi mengatakan, kesebelasan Tridaya Putra FC dikelola secara profesional dengan dibentuk struktur kepengurusan. Untuk kebutuhan biaya dilakukan secara swadaya, dimana setiap pemain dikenakan iuran untuk uang kas setiap bulannya. Kesebelasan Tridaya Putra FC pun memiliki kelompok usia mulai dari U-13, U-20, U-35 hingga U-40.

Dikatakan Gunardi, sebenarnya kesebelasan Tridaya Putra FC sudah berdiri sejak tahun 1985 yang lalu, dan para tokoh pemuda di lingkungan RW.02 berkeinginan supaya generasi hari ini juga ikut dilibatkan dalam hal olahraga sepakbola.

“Untuk kelompok U-40 itu Old Star namanya. Kemudian ada senior, junior dan kids. Tetapi benderanya semua sama yaitu Tridaya Putra FC. Para pemain sendiri murni warga RW.02. Sementara yang menjadi motivasi kami membentuk kesebelasan ini adalah agar orang-orang yang selama ini bergelut dengan gadget, bisa berinteraksi sosial melalui kegiatan sepakbola,” ungkapnya kepada para awak media.

Pria yang juga menjabat Ketua RW.02 Desa Tridaya Sakti ini mengatakan, dikarenakan warga di lingkungan RW.02 ini banyak yang memiliki hobi bermain sepakbola, akhirnya para tokoh masyarakat dan para pemuda sekitar bersepakat untuk membentuk tim sepakbola sendiri. Para pelajar SD yang selama ini mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring (online) juga mulai berubah dari kebiasaannya.

“Untuk jadwal latihan rutin kelompok U-35 dan U-40 itu setiap hari sabtu di Lapangan Densakti Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan. Karena kita memang terbatas untuk lapangan besar. Sementara latihan untuk U-13 dan U-20 itu setiap hari selasa dan kamis di wilayah kita sendiri di lapangan RT.02 RW.02, Rawapisang” tuturnya.

Bagi warga masyarakat yang ingin bergabung di tim Tridaya Putra FC, kata Gunardi, disyaratkan adalah warga RW.02. Setiap hari minggu tim Tridaya Putra FC mengikuti turnamen atau sparing tanding, seperti saat hari minggu kemarin di Stadion Mini Tambun. Dan di hari minggu nanti tim akan bertanding dalam ajang trofeo yang dibuat kedalam sembilan grup di Lapangan Densakti, Desa Sumberjaya.

Gunardi mengatakan, sejak terbentuk dua bulan yang lalu, sudah 25 anak yang bergabung di tim Tridaya Putra FC U-13, 22 anak di U-20, 28 orang di U-35 dan 19 orang di U-40. Jumlah itu menurutnya sudah cukup untuk tim sepakbola, sebelas pemain inti dan sisanya cadangan. Biasanya para pemain juga bergantian dalam setiap pertandingan. Jadi setiap pemain semuanya dilibatkan.

“Untuk tim U-40, U-35 dan U-20 alhamdulillah sudah mempunyai kaos seragam. Sementara untuk U-13 masih memakai seragam lama. Insyaallah kedepannya selesai dan anggaran juga cukup. Paling lambat dua minggu kedepan klub ini sudah mempunyai seragam sendiri. Untuk iuran U-13 dan U-20 sebesar Rp10 ribu perbulan bulan. Sedangkan untuk U-35 dan U-40 Rp15 per bulan,” terangnya.

“Kami berharap dengan adanya kesebelasan Tridaya Putra FC ini akan ada bibit-bibit unggul pemain di wilayah Desa Tridaya Sakti sehingga bisa dilirik oleh pengurus KONI maupun PSSI Kabupaten Bekasi. Kami juga berharap di Desa Tridaya Sakti ini bisa mempunyai lapangan sepakbola sebagai fasilitas latihan para pemain,” tandasnya. (Prabu)