JIB | CIKARANG PUSAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menggelar silaturahmi bersama seluruh pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bekasi, dengan tema merajut silaturahmi untuk membangun kemandirian santri. Bertempat di Aula Baznas Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Rabu, (16/03/2022).

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Samsul Bahri mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para pendiri pondok pesantren di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Selain itu kegiatan tersebut juga untuk mempererat sinergitas terhadap program kerja Baznas Kabupaten Bekasi khususnya pada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di pondok-pondok pesantren.

“Jadi kegiatan ini juga sebagai sosialisasi terhadap program UPZ, agar program ini bisa tercapai dengan adanya sinergitas dengan seluruh pondok pesantren,” ujarnya.

Samsul Bahri menyebutkan, tercatat ada sekitar 289 pondok pesantren dengan jumlah santri sebanyak 28 ribu orang yang tersebar di 23 Kecamatan Se-Kabupaten Bekasi yang telah memiliki izin. Pihaknya menilai terdapat potensi untuk mendirikan UPZ pada tiap yayasan Ponpes demi mendukung program Baznas Kabupaten Bekasi.

“Pondok pesantren di Kabupaten Bekasi ini jumlahnya cukup banyak sehingga target kita untuk memperbanyak pendirian UPZ dapat tersebar semaksimal mungkin dan bisa tersalurkan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Kalau pimpinan ponpes mau bersinergi dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak pihak Baznas akan memberikan izin legalitas pendirian UPZ,” ujarnya.

Samsul Bahri menambahkan, dengan adanya izin pendirian unit pengumpulan zakat (UPZ) pada tiap pondok pesantren, pihak yayasan bisa melakukan pengelolaan pengumpulan zakat serta pendistribusiannya, mengingat pondok pesantren berlokasi ditengah lingkungan masyarakat yang mungkin secara perekonomian tidak beruntung semua.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Setda Kabupaten Bekasi Beni Yulianto Iskandar mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap program-program Baznas Kabupaten Bekasi, khususnya unit pengumpulan zakat yang telah berkontribusi kepada pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Selain itu ia juga terus mendorong Baznas Kabupaten Bekasi agar lebih meningkatkan serta mengoptimalkan program-program baru yang inovatif.

“Saya berharap program UPZ pada Baznas Kabupaten Bekasi bisa dimaksimalkan pada tingkat masjid dan desa, sehingga dalam pengumpulan zakat dan pendistribusiannya lebih menyeluruh untuk masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya. ((Dede)