JIB |™Kabupaten Bekasi – Warga Kp.Kandang Roda RT 012/06 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, merasa resah dengan bau tidak sedap yang keluar dari tempat pembuangan sampah, dimana bau tidak sedap tersebut berasal dari limbah oli bekas.

Athom (60) salah satu warga Kp.Kandang Roda mengungkapkan, dirinya memergoki kendaraan salah satu perusahaan di kawasan industri Ejip sedang membuang limbah oli (B3) di area tanah milik H. Sanusi.

“Saat itu kami memergoki sebuah kendaraan sedang membuang oli bekas, kami periksa dan mereka mengaku dari perusahaan di salah satu kawasan, itu barusan sekali sih kepergoknya,kalau dari awal kami tau itu limbah oli, pasti kami melarang untuk buang limbah oli itu disini karena membahayakan,” ungkap Athom.

Terkait kasus pembuangan limbah oli bekas di Kp. Kandang Roda, awak media mendatangi pihak pemerintah Desa Sukadami untuk konfirmasi.

“Ya, terkait itu awalnya kami menerima laporan dari salah satu lembaga dan masyarakat beberapa hari yang lalu, kami dari pemerintah Desa Sukadami langsung merespon dan mendatangi lokasi pembuangan limbah tersebut untuk investigasi, dan kami akan menyurati secara resmi pemilik lahan tersebut, adapun ada atau tidaknya pelanggaran itu pihak berwajib yang menentukan,” ujar Abeng Arif Sekdes Desa Sukadami.

Sekdes menambahkan, ketika pemerintah Desa Sukadami dan unsur terkait meninjau lokasi tempat pembuangan limbah tersebut ada bekas oli dan sampah-sampah lainnya.

“Waktu kita ngecek tempat tersebut ada titik api bekas pembakaran limbah oli yang dicampur dengan limbah lainnya yang berasal dari limbah rumah tangga, jika itu limbah oli maka ini akan menimbulkan 3 kerugian, yang pertama pencemaran udara, air dan tanah.’ tutupnya. (Wati/Prabu)