
CIMAHI|JIB,- Aliansi Jurnalis Media Independen Indonesia (AJMII) menggelar Diskusi Jurnalistik bertema Refleksi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Cimahi: Peran Strategis Media dalam Pembangunan Daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Cimahi Tengah, Senin (29/6/2026).
Diskusi menghadirkan berbagai unsur, mulai dari insan pers, pemerintah, akademisi, praktisi hukum, penyelenggara pemilu, hingga pelaku usaha. Forum itu menjadi ruang dialog untuk membahas kontribusi media dalam mendukung pembangunan daerah yang demokratis, transparan, partisipatif, dan berlandaskan hukum.
Ketua Umum AJMII, Achmad Syafei, SH., mengatakan media memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat serta menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Media menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mengawal tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik,” kata Achmad.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas informasi yang diterima masyarakat. Karena itu, jurnalis dituntut menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, edukatif, dan tetap menjalankan fungsi pengawasan.
Menurut Achmad, momentum HUT ke-25 Kota Cimahi menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kontribusi media terhadap pembangunan daerah.
Melalui diskusi tersebut, AJMII juga ingin mempererat kolaborasi antara media, pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan Kota Cimahi yang lebih maju, demokratis, dan berkeadilan.
AJMII berharap sinergi lintas sektor tersebut mampu memperkuat ekosistem pers yang independen, profesional, dan bertanggung jawab sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Cimahi.
(Rahmat)


