Friday, February 13, 2026
Home Blog Page 5

Curah Hujan Tinggi, Kantor Kecamatan Batujaya Terendam Banjir hingga Setinggi Lutut

0



JIB | Karawang – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang menyebabkan halaman Kantor Kecamatan Batujaya terendam banjir hingga hampir setinggi lutut orang dewasa, Selasa (13/1/2026). Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas pelayanan masyarakat serta merendam aula kantor kecamatan yang biasa digunakan untuk rapat minggon.

Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air menutup hampir seluruh halaman kantor, sehingga menyulitkan akses keluar-masuk pegawai maupun warga yang hendak mengurus keperluan administrasi. Tidak hanya halaman, air juga masuk ke dalam aula Kantor Kecamatan Batujaya yang selama ini menjadi pusat berbagai kegiatan pemerintahan tingkat kecamatan.

Sekretaris Camat Batujaya, Candrawan, mengatakan bahwa banjir tersebut membuat pelayanan publik tidak dapat berjalan secara optimal.

“Setelah hujan deras, air naik cukup cepat dan menggenangi halaman kantor hampir setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya, pelayanan kepada masyarakat sedikit terhambat,” ujarnya kepada JIB, Selasa (13/1/2026).

Ia juga menyoroti genangan air yang merendam aula rapat minggon dan dinilai mengganggu roda pemerintahan kecamatan.

“Aula yang biasa digunakan untuk rapat minggon juga ikut tergenang. Ini tentu mengganggu agenda rutin kecamatan dan berpotensi merusak fasilitas kantor jika terus berulang,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang datang ke Kantor Kecamatan Batujaya mengaku harus ekstra berhati-hati saat melintasi genangan air. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

“Kalau hujan deras, kantor kecamatan hampir selalu kebanjiran. Kami berharap ada solusi jangka panjang supaya pelayanan publik dan kegiatan pemerintahan tidak terus terganggu,” kata seorang warga yang hendak mengurus pembuatan KTP.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di sejumlah titik lingkungan Kantor Kecamatan Batujaya sambil menunggu air surut serta penanganan lebih lanjut dari instansi terkait. (Red)

AZKO Metro Sunter Perluas Edukasi Smart Home Krisbow Sync Lewat Aktivitas Komunitas Warga

0



Jakarta|JIB,- AZKO Metro Sunter memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi rumah tangga melalui pendekatan berbasis komunitas.

Inisiatif ini diwujudkan dengan menghadirkan edukasi smart home dan gaya hidup sehat secara langsung di lingkungan warga.


Langkah tersebut dilakukan melalui keikutsertaan AZKO Metro Sunter dalam kegiatan warga RW 06 Sunter Agung, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026), yang digelar bersama Karang Taruna dan LMK setempat.


Kegiatan ini mencakup senam pagi bersama, layanan kesehatan gratis, serta bazar UMKM yang menjadi ruang interaksi sosial warga.


Dalam kegiatan tersebut, AZKO Metro Sunter menghadirkan pengalaman langsung melalui demo produk rumah tangga modern. Warga diperkenalkan pada manfaat slow juicer untuk konsumsi minuman sehat serta air fryer sebagai solusi memasak praktis tanpa minyak, sejalan dengan kampanye gaya hidup sehat.


Tidak hanya itu, AZKO juga memperkenalkan Krisbow Sync, solusi ekosistem smart home yang memungkinkan pengelolaan perangkat rumah tangga secara terintegrasi melalui satu aplikasi.

Edukasi dilakukan secara terbuka dan interaktif, sehingga warga dapat memahami manfaat teknologi tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Advisor AZKO Metro Sunter, Fahrul Fajar, menjelaskan bahwa masih terdapat persepsi keliru di masyarakat terkait smart home.


“Teknologi ini sering dianggap mahal dan eksklusif.Padahal, setelah diperlihatkan secara langsung, warga melihat bahwa smart home justru memudahkan dan meningkatkan efisiensi rumah tinggal,” ujarnya.


Store Manager AZKO Metro Sunter, Sekar Tyas Nareswari, menambahkan bahwa pendekatan informal menjadi kunci keberhasilan edukasi.


“Dengan suasana santai di lingkungan warga, komunikasi menjadi dua arah dan lebih mudah diterima dibandingkan presentasi formal,” jelasnya.

Sementara itu, Area Manager AZKO, Sigit Prabowo, menilai kehadiran langsung di komunitas memberikan wawasan berharga bagi perusahaan.


“Interaksi langsung membantu kami memahami kebutuhan riil keluarga Indonesia, sehingga solusi yang ditawarkan lebih tepat guna,” katanya.


Melalui kegiatan ini, AZKO Metro Sunter tidak hanya memperluas literasi teknologi rumah tangga, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.


Dampaknya terlihat dari meningkatnya minat warga terhadap layanan AZKO, termasuk penambahan member baru.


Ke depan, AZKO Metro Sunter berencana untuk terus memperluas aktivitas serupa sepanjang 2026 sebagai bagian dari strategi membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas lokal.
(Rahmat)

Lapas Cikarang Bersama BNK Kab Bekasi Lakukan Tesurine pada Petugas dan Warga Binaan Antisipasi Penggunaan Narkoba dan Obat Terlarang

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Menghindari peredaran narkotika dan obat terlarang di lembaga permasyarakatan,Tim Badan Narkotika Kabupaten Bekasi (BNK) melakukan tes urine kepada ratusan warga binaan dan petugas lepas kelas IIA Cikarang(Jumat/ 9/01/2026).

Bertempat di Pendopo Lapas Kelas IIA Cikarang yang berada di Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi,dan menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Nomor : WP.11-PK.08.02.153 tanggal 6 Januari 2026 perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana.

Dengan menggandeng BNK kabupaten Bekasi,Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang melaksanakan kegiatan tes urine terhadap petugas dan warga binaan bersama dengan Aparat Penegak Hukum, dengan prioritas pada pihak-pihak yang terindikasi terlibat dalam peredaran dan atau penyalahgunaan narkotika, sebagai upaya deteksi dini, penguatan, pengawasan, serta peningkatan kepatuhan.

Dalam kegiatan tes urine tersebut diantaranya diikuti oleh,Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang,Pejabat Struktural Lapas Kelas IIA Cikarang,Staf Pegawai Lapas Kelas IIA Cikarang,Regu Pengamanan Lapas Kelas IIA Cikarang,Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cikarang,Kepala Bidang Pencegahan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi beserta jajaran dan Anggota Polsek Cikarang Pusat.

Menurut Kapala Lembaga Permasyarakatan kelas IIA Cikarang,Urip Dharma Yoga,rangkaian kegiatan diantaranya terlebih dahulu di lakukan Pengarahan oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang terhadap peserta tes urine yaitu petugas dan warga binaan.

“Pelaksanaan tes urine di lakukan terhadap 143 orang petugas dan 28 orang warga binaan,selanjutnya di lakukan pengambilan dan pengujian sampel urine menggunakan alat tes narkotika bersama oleh Tim Badan Narkotika Kabupaten Bekasi (BNK) dengan pengawasan anggota Polsek Cikarang Pusat” ucap Urip Dharma Yoga.

Di jelaskan Urip Dharma Yoga,Pendataan dan pencatatan hasil tes urine dengan hasil seluruh peserta tes urine yaitu Negatif untuk kemudian melakukan pembuatan laporan kegiatan tes urine.

“Alhamdulillah Kegiatan tes urine terhadap petugas dan warga binaan di Lapas Kelas IIA Cikarang berjalan dengan aman dan kondusif” tegas Urip Dharma Yoga. (Dede)

Pilkades Tanjungmekar Akan Berujung Langkah Hukum, Tokoh Masyarakat Soroti Dugaan Keterlibatan Kasipem Pakisjaya

0


JIB | Karawang – Polemik pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang digelar pada akhir Desember 2025, dipastikan akan berujung pada langkah hukum. Dugaan kecurangan dalam proses Pilkades tersebut kini tengah dipersiapkan untuk diajukan melalui gugatan resmi ke Pengadilan Negeri (PN) Karawang.

Sejumlah tokoh masyarakat Tanjungmekar menilai pelaksanaan Pilkades sarat kejanggalan dan tidak berjalan sesuai prinsip demokrasi desa yang jujur, adil, dan transparan. Sorotan tajam diarahkan pada dugaan keterlibatan Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Pakisjaya yang dinilai telah melampaui kewenangan dan masuk terlalu jauh dalam tahapan serta dinamika Pilkades.

“Sejak awal kami sudah mencium adanya kejanggalan. Dugaan keterlibatan oknum Kasipem ini bukan isu yang muncul tiba-tiba, tetapi sudah kami sampaikan langsung kepada Bupati Karawang sesaat setelah pemungutan suara selesai,” ujar salah satu tokoh masyarakat Tanjungmekar yang namanya enggan disebutkan, kepada awak media, Jumat (9/1/2026).

Ia menegaskan, aparatur kecamatan semestinya bersikap netral, profesional, dan patuh pada regulasi. Menurutnya, peran kecamatan sebatas pengawasan dan fasilitasi, bukan terlibat aktif hingga memunculkan dugaan keberpihakan terhadap salah satu calon kepala desa.

“Jika aparatur pemerintah sampai diduga mengarahkan atau mempengaruhi jalannya Pilkades, itu jelas mencederai demokrasi desa. Ini persoalan serius karena menyangkut legitimasi hasil Pilkades dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah hukum yang akan ditempuh merupakan upaya konstitusional warga untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Kami tidak ingin membuat kegaduhan. Namun kami juga tidak bisa diam ketika demokrasi di desa kami diduga dimainkan. Langkah hukum ini adalah pintu pembuktian. Kami berharap semua pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum, tanpa pandang jabatan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Pakisjaya maupun Pemerintah Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Masyarakat kini menanti sikap tegas dan transparan dari Bupati Karawang guna menjaga marwah demokrasi desa serta memulihkan kepercayaan publik terhadap proses Pilkades. (Red)

H. Hery Herdiana, ST Resmi Jabat Kasi Pengelolaan Pendidikan Non Formal di Disdikbud Karawang

0


JIB | Karawang – H. Hery Herdiana, ST yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, kini resmi menempati jabatan baru sebagai Kepala Seksi Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang.

Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025, sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam menjalankan tugas barunya, H. Hery Herdiana, ST menegaskan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait, khususnya dalam upaya memajukan sektor pendidikan non formal dan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Karawang.

“Sebagai pejabat yang baru dilantik, saya akan selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik internal maupun eksternal, agar pengelolaan pendidikan non formal dan kesetaraan di Karawang bisa lebih maju dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya kepada jurnalindonesiabaru.com, Kamis (1/1/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan non formal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal.

“Pendidikan non formal dan kesetaraan adalah bagian penting dalam menciptakan SDM yang unggul. Untuk itu, sinergi dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar program-program yang ada dapat berjalan maksimal,” tambahnya.

Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki, diharapkan H. Hery Herdiana, ST mampu membawa inovasi serta peningkatan kinerja dalam pengelolaan pendidikan non formal dan kesetaraan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. (Ey)

Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Kertasari Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan, Pembangunan, dan Perekonomian Warga

0



JIB | Karawang – Pemerintah Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat. Memasuki tahun baru, Pemerintah Desa Kertasari menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan di berbagai sektor, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan sepanjang tahun 2026.

Sekretaris Desa Kertasari, Harry, mengatakan bahwa Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah desa untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

“Kami mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Desa Kertasari. Di tahun ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pembangunan di berbagai sektor, serta meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, peningkatan pelayanan publik akan menjadi prioritas utama, disertai dengan percepatan pembangunan infrastruktur desa, penguatan sektor pertanian dan UMKM, serta program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan pendapatan warga.

“Pelayanan yang maksimal harus diiringi pembangunan yang merata dan penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah desa akan fokus mendorong program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga,” tegasnya.

Harry juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung program pemerintah desa agar seluruh rencana pembangunan dapat berjalan optimal.

“Dengan kebersamaan dan dukungan masyarakat, kami optimistis Desa Kertasari dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di tahun 2026,” pungkasnya.

Dengan semangat Tahun Baru 2026, Pemerintah Desa Kertasari optimistis mampu menjalankan roda pemerintahan secara lebih profesional serta menghadirkan pelayanan, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (Sul/Ey)

Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Karyamulya Tegaskan Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

0



JIB | Karawang – Pemerintah Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh warga. Pergantian tahun ini dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan yang lebih tulus, cepat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa Karyamulya, H. Mamat Rahmat, SE, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan roh utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Ia menilai, kehadiran pemerintah desa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.

“Tahun baru ini menjadi pengingat bagi kami bahwa tugas utama pemerintah desa adalah melayani masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang mudah, ramah, dan tidak berbelit-belit,” ujar H. Mamat Rahmat, SE.

Menurutnya, Pemerintah Desa Karyamulya berkomitmen untuk terus berbenah, membuka ruang pengaduan masyarakat, serta memastikan setiap kebutuhan administrasi dan pelayanan sosial dapat diakses oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

“Kami ingin pemerintah desa hadir bukan hanya sebagai lembaga administratif, tetapi sebagai tempat masyarakat mengadu, mencari solusi, dan mendapatkan pelayanan yang adil. Pelayanan yang baik adalah dasar kemajuan desa,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa untuk bekerja dengan hati, meningkatkan kedisiplinan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Pemerintah Desa Karyamulya berharap di Tahun Baru 2026 hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat semakin erat, saling percaya, dan saling menguatkan, sehingga Desa Karyamulya dapat tumbuh menjadi desa yang lebih maju, harmonis, dan berdaya saing melalui pelayanan publik yang berkualitas. (Sul/Ey)

Warga Hurip Jaya Murka, Dana Desa Bertahun-tahun Digelontorkan Diduga Tak Tepat Sasaran: Desakan Audit Menggema

0


JIB | Bekasi – Aroma dugaan penyimpangan Dana Desa di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kian menyengat. Warga secara terbuka menuntut audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa yang dikelola Pemerintah Desa Hurip Jaya, menyusul kuatnya dugaan realisasi anggaran yang dinilai tidak sesuai regulasi serta minim dampak nyata bagi masyarakat.

Sorotan warga tertuju pada pengelolaan Dana Desa sejak Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 yang nilainya mencapai miliaran rupiah, namun dinilai tidak berbanding lurus dengan hasil pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, termasuk program ketahanan pangan dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pada Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Desa Hurip Jaya menerima Dana Desa dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.263.058.000. Dari jumlah tersebut, anggaran Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa (Lumbung Desa dan sejenisnya) tercatat masing-masing sebesar Rp 110.000.000 dan Rp 90.000.000. Namun, warga menilai program tersebut seolah hanya tercatat di atas kertas tanpa hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

“Anggarannya ratusan juta, tapi wujud lumbung desanya saja banyak warga tidak tahu. Kalau ini benar untuk ketahanan pangan, kenapa masyarakat sama sekali tidak merasakan manfaatnya?” kata seorang warga yang identitasnya minta dirahasiakan, Rabu (31/12/2025).

Kondisi serupa kembali terjadi pada Tahun Anggaran 2023. Desa Hurip Jaya menerima Dana Desa sebesar Rp 1.065.156.000, yang di antaranya dialokasikan untuk karamba milik desa (budidaya ikan nila merah) senilai Rp 15.000.000, serta pemeliharaan karamba dan kolam perikanan darat sebesar Rp 28.300.000. Namun, keberadaan dan keberlanjutan program tersebut dipertanyakan warga.

“Kami tidak pernah melihat hasilnya. Kalau memang ada budidaya ikan, ke mana panennya? Siapa yang mengelola? Jangan sampai ini hanya formalitas laporan,” tegasnya, dengan nada geram.

Pada Tahun Anggaran 2024, Dana Desa kembali dikucurkan dengan pagu Rp 1.111.924.000. Anggaran tersebut mencakup Peningkatan Produksi Tanaman Pangan, termasuk alat produksi dan pengolahan pertanian seperti penggilingan padi dan jagung, dengan nilai Rp 44.750.000. Lagi-lagi, warga menilai manfaat program tersebut nyaris tidak dirasakan oleh petani setempat.

“Petani di sini tetap saja begini. Alatnya tidak jelas dipakai siapa, dan tidak ada peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Sorotan paling keras diarahkan pada pengelolaan BUMDes Hurip Jaya. Pada Tahun Anggaran 2023, BUMDes menerima anggaran sebesar Rp 50.000.000. Namun hingga kini, warga menilai BUMDes tersebut gagal total, tidak berkembang, dan tidak menunjukkan aktivitas usaha yang jelas.

“Anggaran BUMDes tahun 2023 itu sudah habis semua, tapi sekarang usahanya mati. Tidak transparan dan tidak jelas laporan pertanggung jawabannya,” ujar warga dengan nada kecewa.

Kecurigaan warga semakin menguat pada Tahun Anggaran 2025. Desa Hurip Jaya menerima Dana Desa sesuai pagu sebesar Rp 1.069.322.000, dengan 20 persen anggaran atau sekitar Rp 213.864.400 dikelola oleh BUMDes. Namun, jenis usaha yang dijalankan dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

“Yang menikmati hasil BUMDes itu hanya segelintir orang. Warga kebanyakan tidak merasakan apa-apa. Dana Desa ini uang negara, bukan milik kelompok tertentu,” tandas warga lainnya.

Atas kondisi tersebut, warga mendesak Inspektorat Kabupaten Bekasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan mendalam. Warga menilai tanpa audit terbuka dan penegakan hukum yang tegas, dugaan penyimpangan Dana Desa di Desa Hurip Jaya berpotensi terus berulang.

“Kalau tidak diaudit, kecurigaan ini akan terus ada. Kami minta aparat jangan tutup mata, karena ini uang rakyat,” pungkas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Hurip Jaya belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai dugaan pengelolaan Dana Desa tersebut. (Red)

Di Penghujung Tahun Baru, Kades Pasirgombong Berikan Santunan Anak Yatim Piatu

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,– Hari ini pemerintahan Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi mengadakan acara santunan anak yatim piatu di hari menjelang tahun baru agar pemerintahan Desa Pasirgombong agar di jauhkan dari hal-hal tidak di inginkan, adapun acara santunan kepada anak yatim piatu di laksanakan di Aula Desa Pasirgombong di pimpin langsung oleh kepala Desa Pasirgombong H. Maslam yang biasa di panggil Tongseng. Selasa (30/12/2025).

Hal ini di lakukan oleh pemerintah Desa Pasirgombong tiap tahun agar bisa membantu para anak yatim Piatu  harus kita muliakan  karena mereka memiliki tempat istimewa di sisi Allah SWT, dan memuliakan mereka adalah kewajiban agama yang mendatangkan pahala besar, menunjukkan ketakwaan, serta menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga, yang bisa diwujudkan dengan memberi kasih sayang, pendidikan, dan kecukupan materi, bukan sekadar bantuan sesaat. Mengabaikan atau menzalimi mereka termasuk mendustakan agama, karena itu, kita dianjurkan untuk mengurus mereka layaknya keluarga sendiri. 

Kepala Desa Pasir Gombong H. Maslam menjelaskan acara pembagian santunan Rutin setiap tahun untuk membantu anak yatim piatu,  ini adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap anak yatim piatu, tentunya saya akan melakukan kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini saja tetapi menjadi agenda rutin tiap tahun kita laksanakan bersama perangkat Desa, BPD,  LPM dan Karang Taruna maupun masyarakat khususnya anak yatim-piatu.

“Anak yatim-piatu merupakan potensi dan aset yang harus kita jaga,  kita bina dan kita majukan ilmu pengetahuan agar menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak karimah bersifat terpuji. Dan haru kita jaga demi kemaslahatan kita bersama” ucapnya.

Tempat terpisah Aripin usia 13 tahun Kampung Sempu RT03/02 desa Pasirgombong kepada saat di wawancara oleh Jurnal Indonesia Baru mengatakan Alhamdulillah setiap tahun saya mendapatkan santunan anak yatim-piatu tapi bukan itu setiap acara apapun di desa Pasirgombong saya selalu di panggil setiap acara santunan.

“Harapan saya dengan pembagian santunan anak yatim-piatu ini semoga pemerintah Desa selalu di berikan kemudahan dan kelancaran dan bisa melayani masyarakat dengan baik” kata Aripin di sela sela terakhir wawancara. (Red)

DPP GMI Siap Laporkan Pemdes Sukatenang ke KPK, Realisasi Dana Desa Miliaran Rupiah Dinilai Tak Sejalan Capaian

0



JIB Kabupaten Bekasi — Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menyatakan kesiapannya akan melaporkan Pemerintah Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian capaian realisasi Dana Desa yang telah digelontorkan pemerintah pusat melalui kementerian terkait selama empat tahun berturut-turut dengan nilai anggaran mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan data yang disampaikan DPP GMI, Desa Sukatenang menerima Dana Desa sebesar Rp 1.566.581.000 pada tahun 2022, Rp 1.270.969.000 pada tahun 2023, Rp 1.281.228.000 pada tahun 2024, dan kembali meningkat pada tahun 2025 sebesar Rp 1.441.257.000. Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai tidak sebanding dengan dampak nyata yang dirasakan masyarakat desa.

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh, menegaskan bahwa langkah pelaporan ke KPK merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus dorongan agar dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Sukatenang.

“Kami siap melaporkan Pemdes Sukatenang ke KPK. Dana Desa yang jumlahnya miliaran rupiah harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika capaian programnya tidak jelas, maka patut diduga ada masalah serius dalam pengelolaannya,” tegasnya, Senin (29/12/2025).

Menurut Sekum DPP GMI, dugaan ketidakwajaran tersebut mencakup sejumlah item strategis, mulai dari program ketahanan pangan, pembangunan fisik dan nonfisik, hingga penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang seharusnya menjadi instrumen peningkatan perekonomian warga.

“Penyertaan modal BUMDes tujuannya jelas untuk kesejahteraan masyarakat. Tapi faktanya, banyak warga justru mempertanyakan manfaatnya. Begitu juga program ketahanan pangan yang hasilnya nyaris tak terlihat di lapangan,” ungkap Asep Saipulloh.

Asep, menyebutkan bahwa laporan yang akan disampaikan ke KPK telah dilengkapi data dan dokumen pendukung berdasarkan laporan serta aduan dari sebagian masyarakat Desa Sukatenang yang merasa tidak merasakan dampak signifikan dari penggunaan Dana Desa tersebut.

“Laporan ini bukan asumsi. Kami lampirkan data, keterangan warga, dan temuan lapangan. Kami minta aparat penegak hukum mengaudit dan menindak tegas apabila ditemukan penyelewengan Dana Desa,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Sukatenang belum memberikan klarifikasi resmi terkait rencana pelaporan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -