Saturday, February 14, 2026
Home Blog Page 9

Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran untuk Perkuat Peran Masyarakat

0



CIMAHI-JIB, Pemerintah Kota Cimahi melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran kembali mengadakan kegiatan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (4/12) di Aula Kecamatan Cimahi Selatan ini diikuti oleh 60 relawan pemadam kebakaran, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa dari seluruh wilayah Kota Cimahi.

Para peserta menerima pembinaan dan materi teknis terkait pencegahan, penanggulangan, dan penyelamatan kebakaran. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas relawan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sektor layanan kebakaran.

Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Sugeng Budiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah bersedia menjadi bagian dari Redkar. Menurutnya, relawan pemadam kebakaran memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran di lingkungan permukiman.

“Menjadi Redkar bukan hanya soal keberanian, tetapi juga bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Relawan adalah garis pertahanan pertama bagi lingkungan dan tetangga dari ancaman kebakaran maupun bencana lainnya,” ujarnya.

Sugeng menambahkan bahwa tugas pemadam kebakaran adalah pekerjaan mulia sekaligus penuh risiko, karena para petugas sering kali mempertaruhkan keselamatan diri demi menolong orang lain. Dengan hadirnya Redkar, beban pelayanan darurat dapat ditangani secara lebih cepat, efektif, dan menjangkau lebih banyak wilayah.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat terkait potensi kebakaran serta langkah-langkah pencegahannya. “Pencegahan adalah kunci. Peran relawan tidak berhenti pada pemadaman, tetapi juga menyebarkan kesadaran mengenai bahaya kebakaran kepada warga,” jelasnya.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan pelatihan teknis dan simulasi lapangan, yang berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.(Rahmat)

Momen Refleksi di Cimahi: Hakordia 2025 Tegaskan Bahaya Korupsi bagi Kemakmuran Rakyat

0



JIB | CIMAHI, –Pemerintah Kota Cimahi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menutup rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” di Alam Wisata Cimahi, Selasa (9/12/2025). Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Kepala Kejari Cimahi Nurintan M.N.O. Sirait, akademisi, pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan jajaran perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira menegaskan bahwa korupsi merupakan hambatan utama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa Hakordia harus menjadi momen refleksi untuk memperkuat integritas di seluruh lini pemerintahan.

“Ini adalah momen refleksi bagi semua pihak bahwa perilaku koruptif mengganggu terciptanya kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Adhitia menambahkan, Pemkot Cimahi terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas sejak tahap perencanaan hingga evaluasi program.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Nurintan M.N.O. Sirait, menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi menyangkut langsung kualitas hidup masyarakat. Ia menyoroti enam sektor prioritas yang berhubungan dengan hajat orang banyak, seperti pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Dalam kesempatan tersebut, Kejari Cimahi juga memaparkan capaian penanganan perkara korupsi sepanjang 2025, termasuk penggeledahan besar pada 8 Desember 2025 yang terkait dugaan penyimpangan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah di Stikes Budi Luhur. Dari penggeledahan tersebut, tiga kontainer dokumen berhasil diamankan.

“Kasusnya terkait dugaan pemotongan dana KIP Kuliah sebesar 20% dari hak mahasiswa,” ujar Nurintan. Ia menegaskan penyidikan masih berlangsung, termasuk perhitungan kerugian negara.

Sepanjang 2025 Kejari Cimahi menangani 5 perkara penyelidikan, 2 penyidikan, 3 penuntutan, dan 4 eksekusi, serta menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 90.113.167.

Selain penindakan, rangkaian Hakordia 2025 juga diisi dengan lomba pidato antikorupsi tingkat SMP, podcast edukatif, kampanye publik melalui senam bersama ASN dan masyarakat, seminar, serta FGD lintas pemangku kepentingan.

Dengan berakhirnya seluruh kegiatan, Pemkot dan Kejari Cimahi menegaskan komitmen untuk memperkuat pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.
(Rahmat)

Cimahi Raih Predikat “Kota Sangat Inovatif” pada IGA 2025, Naik ke Peringkat 12 Nasional

0



JIB | CIMAHI,- Pemerintah Kota Cimahi kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih predikat “Kota Sangat Inovatif” pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan BSKDN, David Yama, kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Cimahi menembus peringkat 12 nasional, naik dari posisi 18 pada tahun sebelumnya, berkat sejumlah inovasi yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan.

IGA merupakan penghargaan tahunan Kemendagri bagi pemerintah daerah yang berhasil menghadirkan inovasi dalam layanan publik, pembangunan, dan tata kelola pemerintahan. Tahun 2025 menjadi penyelenggaraan dengan jumlah inovasi terbanyak, yaitu 36.742 inovasi, yang diseleksi melalui lima tahapan ketat, mulai dari verifikasi akademik, pemaparan kepala daerah, hingga peninjauan lapangan.

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menyampaikan bahwa meski inovasi meningkat signifikan, distribusinya masih belum merata karena 75 persen berasal dari Jawa dan Sumatera. Ia menegaskan bahwa IGA menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ekosistem inovasi sekaligus dasar pemberian insentif fiskal bagi daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menambahkan bahwa inovasi adalah kunci untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, mempercepat transformasi digital, dan mendorong pemerataan pembangunan.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengapresiasi seluruh ASN yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah Kota Cimahi kembali meraih predikat Sangat Inovatif dan naik ke peringkat 12 nasional. Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh ASN,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat pelayanan publik yang adaptif, cepat, dan inovatif.(Rahmat)

Pemkot Cimahi Gelar CHiMA Awards 2025 untuk Dorong Ekosistem Inovasi Daerah

0


JIB | CIMAHI,- Pemerintah Kota Cimahi melalui Bappelitbangda kembali menyelenggarakan kompetisi inovasi tahunan Cimahi Motekar Awards (CHiMA) tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing daerah dan penguatan budaya inovasi di lingkungan pemerintah maupun masyarakat.

Kompetisi yang berlangsung sejak April 2025 ini menjaring 228 inovasi dari lima kategori peserta. Melalui proses seleksi administratif, terpilih 25 inovasi terbaik yang menjalani proses inkubasi selama dua bulan dengan pendampingan fasilitator dan mentor profesional.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi Maria Fitriana, saat menghadiri penganugerahan CHiMA Awards 2025 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Cimahi, Rabu (3/12/2025), menyampaikan bahwa format kompetisi tahun ini dirancang lebih komprehensif. Tidak hanya memberikan ruang presentasi, namun juga memastikan inovasi memiliki nilai manfaat, efisiensi, dan keberlanjutan.

Maria menegaskan bahwa Pemkot Cimahi berkomitmen mendorong inovasi agar dapat diimplementasikan secara nyata. “Inovasi harus menjadi budaya kerja dan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Tidak cukup berhenti pada prototipe,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Cimahi juga menandatangani kerja sama dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat untuk mempercepat pembentukan Sentra Pelayanan HAKI sebagai upaya perlindungan hak kekayaan intelektual bagi masyarakat, UMKM, dan komunitas kreatif.

Daftar Pemenang CHiMA Awards 2025

Kelompok 1:
– Tepung Grak Ompimpah – DLH Cimahi
– C-Map – Dinas PUPR
– Lestari – Dinas Kominfo

Kelompok 2:
– Catin Penting – Puskesmas Citeureup
– MANTAPP JIWA – Puskesmas Cimahi Selatan
– Wisben – UPTD Balai Benih Ikan

Kelompok 3:
– Imah Kita Plus – Disperkim
– Well Care AI – DP3AP2KB
– Ecoverse – SMKN 1 Cimahi

Kelompok 4:
– PETRA – SDN Baros Mandiri 4
– Praktisi Senachi – SMPN 6 Cimahi
– Ruang Bahasa – SDN Rancabentang 3

Kelompok 5:
– Waste Wise – SMAN 2 Cimahi
– GENBIJAK – IKIP Siliwangi
– SADIMTA – Poltekkes Bandung

Predikat Khusus:
– Dinas Kesehatan
– DP3AP2KB
– Dinas Komunikasi dan Informatika.(Rahmat)

Wakil Bupati Bekasi ; Resmikan Gedung UPTD PPA, Untuk Tekan Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak

0


JIB I KABUPATEN BEKASI— Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, meresmikan Gedung Pelayanan Terpadu UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bekasi serta Rumah Perlindungan Sementara (RPS) Rumah Anak BAZNAS Kabupaten Bekasi, di Kawasan Industri Delta Silicon II, Desa Cicau, Cikarang Pusat, Kamis (11/12/2025).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifatul Choiri Fauzi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Baznas atas komitmen dan langkah konkret dalam memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak.


“Saya apresiasi kepada Pemda Kabupaten Bekasi bersama Baznas yang mempunyai komitmen luar biasa bagaimana perempuan dan anak-anak di Kabupaten Bekasi bisa merasa aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.


Arifatul Choiri menegaskan, bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung jawab bersama.


“Upaya Pemkab Bekasi ini sejalan dengan prioritas nasional dalam memperkuat ekosistem perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terpadu dan responsif terhadap korban,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa kehadiran gedung baru ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menekan angka kekerasan serta meningkatkan kualitas layanan yang cepat, terpadu, dan berpihak kepada korban.


“Peresmian Gedung Kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menekan angka kekerasan serta menghadirkan pelayanan yang cepat, terpadu, dan berpihak kepada korban,” ujar Wakil Bupati.


Berdasarkan data UPTD PPA Kabupaten Bekasi, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan tren peningkatan sejak tahun 2021.
Tahun 2021 tercatat 110 kasus,Tahun 2022 meningkat menjadi 226 kasus, Tahun 2023 menjadi 269 kasus, Tahun 2024 kembali naik menjadi 293 kasus.
Sementara itu, hingga Oktober 2025, tercatat 292 kasus, terdiri dari 118 kasus terhadap perempuan dan 174 kasus terhadap anak.


Wakil Bupati menegaskan bahwa data tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan kekerasan masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan. Jenis kasus yang paling dominan meliputi kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, serta kekerasan fisik, terutama di wilayah dengan aktivitas sosial dan kepadatan penduduk yang tinggi.


Menjawab kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan mekanisme layanan. Saat ini, UPTD PPA Kabupaten Bekasi telah siap menjalankan 11 fungsi layanan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024, mulai dari: layanan pengaduan, penjangkauan korban, pendampingan hukum, layanan psikologis, rehabilitasi sosial, reintegrasi, hingga rujukan secara terintegrasi.


“Kami ingin memastikan bahwa UPTD PPA bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pusat layanan yang bekerja profesional, humanis, dan berpihak pada korban, serta mampu merespons setiap laporan secara cepat dan tepat,” jelas Asep.


Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penguatan perlindungan perempuan dan anak, termasuk penyediaan lahan oleh pihak kawasan industri Lippo Cikarang serta pembangunan Rumah Perlindungan Sementara oleh BAZNAS Kabupaten Bekasi.


“Sinergi lintas sektor inilah yang menjadi kunci dalam membangun sistem perlindungan yang kuat, berkelanjutan, dan berkeadilan,” Ucapnya, dr. Asep Surya Atmaja Wakil Bupati Bekasi Saat Mengakhiri Wawancanya. (RED)

Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera, Pemerintahan Kabupaten Bekasi Kirim 71,9 Ton.

0



JIB I KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini dikirimkan sebagai tindak lanjut surat imbauan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Nomor 300.2.1/SE-124/BPBD/2025.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan total bantuan yang berhasil dihimpun dari berbagai pihak jika dihitung berdasarkan tonase mencapai 71,9 ton. Nilai bantuan tersebut setara dengan Rp1.657.259.500.


“Bantuan yang dikirimkan kepada warga terdampak meliputi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, sarden, biskuit, makanan siap saji, mie instan, makanan ringan, air mineral, serta perlengkapan lainnya seperti selimut, matras, obat-obatan, alat kesehatan dan perlengkapan kebersihan,” kata Muchlis.


Pengiriman tahap pertama dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, dari Kantor BPBD Kabupaten Bekasi. Bantuan tersebut selanjutnya diberangkatkan menuju Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (5/12/2025).


Muchlis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan tersebut. Ia menyebut dukungan datang dari perangkat daerah Pemkab Bekasi, pelaku dunia usaha, hingga masyarakat yang menyalurkan bantuan melalui Posko BPBD Kabupaten Bekasi.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kepedulian dan bantuan yang telah disalurkan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Muchlis, Rabu (10/12).


Dengan telah terkumpulnya bantuan tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi resmi menutup donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terhitung mulai 10 Desember 2025. Bantuan akan didistribusikan sepenuhnya melalui BNPB kepada wilayah yang membutuhkan. (RED)

Ketua DPC GBR Kab. Bekasi Iday Sumirat : Bupati Bekasi Evaluasi Kinerja ASN Makelar Perijinan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, — Pemerintahan pusat lagi gencar-gencarnya memperbaiki system perijinan Perizinan dan pengawasan daerah sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subiato, yang seharusnya menjadi zona terbuka, tapi justru seringkali tertutup. Digitalisasi semestinya memudahkan pelayanan publik, bukan malah menciptakan celah korupsi di dalam perijinan itu sendiri karena pentingnya pengawasan sehingga regulasi antarinstansi guna menutup celah gratifikasi, suap, dan pungli. Di Pemerintah daerah untuk memperbaiki layanan perizinan.

Perizinan Daerah Masih Rawan Korupsi, Calo atau Makelar Harus ASN diminta untuk mengubah pola pikir serta mendorong terwujudnya reformasi birokrasi yang inovatif dan disiplin. Integrasi pelayanan publik juga harus dijaga dari praktik-praktik yang menyimpang.dan tidak boleh ada ASN yang menjadi makelar perizinan, sehingga tidak bekerja maksimal, hingga ingin mencari keuntungan untuk diri sendiri. Oleh sebab itu pemerintahan kabupaten Bekasi terus berupaya agar pejabat atau ASN yang berada di pemerintahan kabupaten Bekasi bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dugaan ASN yang Nyambi menjadi Makelar Perijinan membuat Ketua DPC GBR (Garda Bangsa Repormasi) Kabupaten Bekasi Iday Sumirat Geram dan angkat bicara tentang perijinan pengembangan PT Sayap Anugerah Mulia (Pengembang Perumahan Citra Garden Cibitung / Ciputra Grup), diduga di ambil alih oleh kabid ASS untuk proses perijinan yang lainnya dan  juga ada  MoU kepengurusan Perijinan sampai selesai dengan pihak konsultan yang di tunjuk langsung olehnya.

Iday Sumirat ketua GBR kepada awak media mengatakan hari ini sedang ramai-ramai terkait demo di perumahan aster cibitung, terkait pengembangan PT Sayap Anugerah Mulia (Pengembang Perumahan Citra Garden Cibitung / Ciputra Grup) sedang berjalan, tetapi belum lama ini di tutup langsung oleh pihak Satpol PP Kabupaten Bekasi kaena belum mengantongi perijinan.


“Hal ini kami akan melakungan koodinasi kepada pihak Dinas CKTR kabupaten Bekasi Khususnya Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Ary Sakti Saktiawansyah sejauh mana perijinan yang di jalankan oleh mereka” Jelasnya.


Terkait perijinan pengembangan PT Sayap Anugerah Mulia (Pengembang Perumahan Citra Garden Cibitung / Ciputra Grup), Kata Iday Sumirat. saya menduga di ambil alih oleh kabid ASS untuk proses perijinan yang lainnya dan saya menduga juga ada  MoU pengerusan Perijinan sampai selesai dengan pihak konsultan yang di tunjuk langsung olehnya agar bisa mulus perijinanya bukan hanya itu kabid ASS punya kantor juga di kawasan Delta untuk pengurusan perijinan kalau ngga salah.


“Dengan demikian kami berharap kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang agar mengevaluasi kinerja Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Ary Sakti Saktiawansyah, karena bisa merusak tatanan pemerintahan yang sudah ada” jelasnya.


Lanjut iday Sumirat. Bahwa ASN itu bisa bekerja profesional, menjaga integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, dengan pelayanan publik yang lebih baik. Bukan menjadi makelar perijinan yang di balut dengan konsultan yang di pilih olehnya.


Tempat terpisah Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Ary Sakti Saktiawansyah pada Dinas CKTR Kabupaten Bekasi saat di hubungi melalui WhatsUpp tidak menjawab dan di WAjugatidak di balas, sehingga berita ini naik. (Red).

Bersambung

Peringati HAKORDIA 2025, Kejari Cimahi Gelar Senam Massal

0




JIB | CIMAHI,– Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menggelar kegiatan Senam Bersama di Lapang Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (5/12/2025), sebagai rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti jajaran Kejari Cimahi, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, perangkat daerah, serta masyarakat sekitar.

Kebersamaan lintas unsur ini menjadi simbol bahwa gerakan antikorupsi membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Usai senam, Kejari Cimahi juga membagikan souvenir bertema HAKORDIA 2025 kepada peserta sebagai bentuk edukasi publik mengenai pentingnya transparansi dan integritas.

Rangkaian HAKORDIA 2025 di Cimahi diawali lomba pidato tingkat SMP se-Kota Cimahi untuk menanamkan nilai antikorupsi sejak dini, dan akan ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) hasil kolaborasi Kejari Cimahi dan Inspektorat Kota Cimahi.

Kepala Kejari Cimahi, Nurintan M.N.O Sirait, S.H., M.H., menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat budaya integritas. “HAKORDIA adalah pengingat bahwa integritas harus menjadi budaya kerja di seluruh lini pemerintahan. Kami berkomitmen hadir sebagai institusi yang mendorong pencegahan dan menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
(Penulis Berita:Rahmat)

Diduga Tak Cantumkan Rincian Harga Satuan, Realisasi BSPS di Desa Solokan Menuai Sorotan

0

JIB | Karawang – Realisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Solokan Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Pasalnya, bahan material yang disuplai oleh TB Hujung Wangi diduga tidak mencantumkan rincian harga satuan di dalam surat jalan yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM).

Dari hasil penelusuran dilapangan oleh awak media, Kamis (04/12/2025), sejumlah KPM mengaku hanya menerima surat jalan tanpa keterangan harga per item material.

Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan, mengingat anggaran yang digelontorkan pemerintah seharusnya dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Salah seorang KPM yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya kebingungan untuk mengetahui nilai riil bantuan yang diterimanya.

“Kami hanya terima surat jalan saja, tidak ada rincian harga semen, pasir, besi, atau bahan lainnya. Jadi kami tidak tahu berapa sebenarnya nilai material yang kami terima,” ujarnya, Kamis (04/12/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyedia material belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak dicantumkannya rincian harga dalam surat jalan tersebut. (Red)

Pemdes Karyamulya Realisasikan Banprov 2025 untuk Pembangunan Jaling demi Tingkatkan Ekonomi Warga

0


JIB | Karawang – Pemerintah Desa (Pemdes) Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, merealisasikan Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 untuk pembangunan jalan lingkungan. Pembangunan tersebut dinilai mampu meningkatkan perekonomian warga karena kini digunakan sebagai akses utama aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pembangunan jalan lingkungan menjadi prioritas utama karena menyentuh langsung kepentingan warga. Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui, kini telah diperbaiki sehingga menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, berdagang, maupun kegiatan sosial lainnya.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Karyamulya, H. Mamat Rahmat, SE, menyampaikan bahwa realisasi Banprov ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memaksimalkan manfaat dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dana bantuan dari provinsi ini kami prioritaskan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Jalan lingkungan merupakan urat nadi aktivitas warga, baik untuk bekerja, berdagang, maupun untuk kegiatan sosial lainnya,” ujarnya kepada JIB, Rabu (3/12/2025).

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

“Kami berharap dengan akses jalan yang baik, roda perekonomian masyarakat semakin bergerak dan kesejahteraan warga dapat terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, warga setempat mengaku merasakan langsung dampak positif dari pembangunan tersebut. Akses yang kini lebih baik memudahkan aktivitas ekonomi dan mempercepat distribusi hasil usaha masyarakat.

“Dulu kalau mau bawa hasil dagangan susah karena jalannya rusak. Sekarang alhamdulillah sudah lancar, pembeli juga jadi lebih mudah datang,” kata Peri, salah satu warga Desa Karyamulya.

Selain meningkatkan mobilitas warga, pembangunan jalan lingkungan ini juga membuka peluang tumbuhnya usaha baru di lingkungan permukiman. Kendaraan roda dua maupun roda empat kini dapat keluar masuk dengan lebih mudah, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang.
(Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -