poto orangtua dan korban modus oknum polisi yang menilang si pengendara motor.

Cikarang Timur, Jurnalindonesiabaru.com- Muda-mudi mengendarai sepeda motor yang sedang pulang sehabis nagihin kreditan di sekitar bundaran citarik atau jalan lemah Abang rengas Bandung KM 45, sekitar jam 18.30 WIB pada hari Jum’at setelah bahda magrib, (31/08), Diberhentikan oleh oknum polisi berseragam, lalu muda-mudi tersebut di mintai STNK setelah di perlihatkan STNK, malah oknum polisi mengambil HP dan Uang sekitar Rp 70.000.00,- .

Putri mengatakan awal saya pulang dari Citarik di berhentikan oleh bapak-bapak yang memakai jaket Hitam, baju berlogo kepolisian republik Indonesia, oknum polisi tersebut meminta STNK, HP dan Uang.

Percakapan Putri dengan oknum polisi, “Sudah ni STNK kamu, HP dan Uangnya saya bawah, ayo ikut ke Polsek” kata Oknum Polisi kepada Putri, lalu Putri menanyakan kembali ” mau di bawa ke Polsek mana pak” kata Oknum Polisi “Polsek Cikarang”.

” Lalu saya ingin bareng sama oknum polisi yang membawa HP dan Uang, lalu oknum polisi langsung ngebut, lalu saya kejar sempat ilang, pas sampe jalan kali ulu Cikarang, oknum polisi saya teriakin dan berhenti, saya minta HP dan Uang saya, oknum polisi tersebut hanya memberikan HP, lalu kabur membawa uang saya, tapi saya tahu motor yang di Kendarai oleh oknum polisi tersebut memakai Yamaha Mio Nopol B 3661 FHM” papar Putri kepada media online Jurnalindonesiabaru.com.

Tempat terpisah orang tua korban, Endang lalu mengecek langsung ke Polsek Cikarang, tentang oknum polisi yang memakai kendaraan Yamaha Mio dengan Nopol B 3661 FHM, lalu Nopol tersebut di cek sama pihak polisi ternyata motor dengan Nopol B 3661 FHM ternyata bodong.

Dengan demikian tim Media online jurnalindonesiabaru.com mengecek dan memastikan kendaraan Yamaha Mio dengan nopol B 3661 FHM yang di pakai oleh oknum polisi, di aplikasi ternyata dengan Nopol B 3361 FHM itu nomor palsu, yang terdapat di Satlantas mabes Polri jenis Honda Vario NC11B3c itu juga kalau tidak salah.

Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi Asep Saepullah menuturkan Oknum polisi tersebut merusak citra baik polisi dengan alasan menilang si pengendara motor di depan bundaran citarik, dan bawa kabur HP dan Uang Pengendara motor, apakah ini di benarkan oleh pihak kepolisian.

” saya meminta kepada Propam atau jajaran Polresta Bekasi agar menindak tegas kepada oknum polisi, karena merusak citra baik kepolisian Republik Indonesia, atau jangan jangan itu polisi gadungan atau modus menakut-nakuti si pengendara motor” Ungkapnya.

Kejadian dan modus ini hampir sama oleh korban kerabat dari bapak Usman, kemarin, sekitar pulang kerja di kawasan 2100 daerah Cikarang Barat, oknum polisi tersebut mengambil HP, pas di lacak melalui Aplikasi ternyata ada di daerah cibutung, dan langsung di laporkan ke Polsek Cikarang Barat. (Red).