JIB | Kabupaten Bekasi,- Pagi tadi pukul 09.30 WIB s/d selesai, telah dilaksanakan rapat koordinasi terkait relokasi pedagang kaki lima di sekitaran SGC. Senin, (26/08/09).

Bertempat di Aula Polsek Cikarang, rapat tersebut dihadiri. Kabag Ops Polrestro Bekasi AKBP Ys. Muryono, Kapolsek Cikarang Kompol Sujono, SH, Dan Ramil Cikarang Kapten Inf. Bahrul H, Camat Cikarang Utara M. Muklis MM, Kepala Terminal Cikarang Karyadi A, Kepala UPTD Pasar Cikarang Hendra S, Management SGC Pak Deni, dan Management SGC
Pak Ridwan.

Rapat koordinasi ini dalam rangka membahas program pemerintah maupun menyamakan persepsi antar instansi guna memecahkan permasalahan terkait relokasi pedagang kaki lima di sekitaran SGC.

Rapat koordinasi tersebut di Pimpin langsung Oleh Kabag Ops Polrestro Bekasi AKBP YS. MURYONO, dalam kesempatan tersebut beliau memaparkan. Hari ini saya undang mendadak dikarenakan sifatnya Urgent, mohon maaf undangan lewat Watsapp.

“Terkait Kejadian semalam terjadi keributan antara LSM GMBI dan PP dikarenakan terkait lahan yang seharusnya tidak di pakai untuk berdagang namun masih di gunakan berdagang sehingga memicu keributan. Seharusnya Satuan Polisi Pamong Praja menjaga jangan sampai lahan tersebut di kuasai oleh Oknum untuk dimanfaatkan secara ilegal,” ujar AKBP YS. Muryono

“Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dikarenakan ini merupakan kebijakan Bupati yang sudah disepakati bersama untuk menjadikan kawasan di sekitaran SGC sebagai ikon Kabupaten Bekasi,”

Sambungnya. “Sat Pol PP seharusnya buat plang dan sepanduk terkait larangan berjualan di lokasi tersebut jika perlu pasang Kawat barier. Camat dan Pol PP silahkan Ambil kebijakan jangan polisi dan TNI yg di kedepankan kita siap untuk membeckup kebijakan Pemda.” Tegas AKBP YS. Muryono

Selanjutnya Kapolsek Cikarang Kompol Sujono, SH. Dalam kesempatan tersebut menyampaikan. “Pada hari ini Kami sengaja mengundang bapak sekalian dikarenakan sifatnya Urgent, maksud kita berkumpul karena tanggung jawab kita semua karena di SGC sebagai pilot projek dari bupati, semalem ada keributan di sekitaran SGC antar massa dan sudah di persenjatai dan alhamdulillah kita bisa mengatisipasinya, lokasi tersebut harusnya seteril namun masih ada saja yg berjualan.” Ujar Kapolsek Cikarang

Di samping itu Camat Cikarang Utara melihat Permasalahan pedagang di sekitaran SGC ini sudah Parah, 8 (Delapan) bulan yang lalu kita sudah pernah lakukan penertiban namun timbul kembali dikarenakan tidak ada kontrol dari Pol PP, minggu ini forkopimda seharusnya sudah melakukan rapat teknis untuk menentukan UPTD, berbuat apa jangan saling melempar maslah sehingga kegiatan ini tidak berjalan.

“Kewenangan camat hanya memonitoring, tadi pagi saya sudah komunikasi dengan bupati dan beliau mengatakan negara tidak boleh kalah, kedepanya kita kembalikan semua jalan dengan fungsinya, jika jalan ya jadikan jalan, bukan untuk berjualan,” terang Camat Cikarang Utara M. Muklis MM.

Lanjut masih kata Camat Cikarang Utara. “Siang ini Saya harap Pol PP Pemda turun kelokasi dan Pol PP Kecamatan Untuk membantu, Dishub agar pasang rambu-rambu parkiran dan pasang Plang permanen jangan sampai ada larangan parkir namun tetep dipakai untuk parkir dan berjulan, UPTD pasar untuk rencana relokasi lahan agar betul.

” Disiapkan tempatnya sehingga semua pedagan bisa masuk, jika tdk bisa masuk semuanya maka akan timbul masalah kembali,” Ucapnya.

Masih kata Muklis. UPTD Kebersihan segera lakukan pembersihan sampah sehingga tidak kelihatan bekas lokasi Pasar tumpah, Yang akan kita tertibkan yaitu jalan yang dijadikan lahan untuk berjulan, kita kembalikan jalan tersebut seperti fungsinya, mari kita bangun bersama-sama Kota Cikarang agar lebih baik.

Diakhir rapat koordinasi tersebut Danramil Cikarang Kapten Inf. Bahrul H menyampaikan. “Kami mohon kepada Para Pihak yg terkait yaitu Pemerintah Daerah hari ini harus sudah ada eksen sehingga tidak terjadi kembali kejadian seperti Tadi Malam.” Ujarnya

Hasil kesimpulan dari rapat koordinasi tersebut. Hari ini pukul 18.00 WIB (Bada Sholat Maghrib) akan digelar apel gabungan, TNI, Polri, Satpol PP, UPTD, Dishub, dan perangkat Kecamatan Cikarang Utara, dilokasi sekitaran SGC/ANANDA (Lahan yang digunakan PKL). Serta Masing membawa sarpras terkait jika ada aksi penolakan. (Dre)