JIB | Karawang, – Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata dalam RAPBD Karawang 2020, yang dianggap hambur hamburkan uang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) siap memperjelaskan, Kamis (07/11/19) malam.

Kepala Disparbud Karawang, Okih Hermawan mengatakan, sebelumnya telah dijelaskan dalam hearing bersama DPRD terkait rencana Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata dalam RAPBD, dan menurutnya jika penjelasan tersebut belum dapat diterima ia pun bersedia untuk kembali menjelaskannya.

“Mari kita diskusikan kembali, dan jika saya tidak bisa memberikan penjelasan yang rasional, ya silahkan dicoret saja,” ungkapnya kepada Jurnal Indonesia Baru (JIB), Kamis (07/11/19) malam, disela-sela acara peringatan Hari Wayang Nasional.

Masih menurutnya, jika dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Karawang promosi agak diutamakan, dikarenakan pertimbangan dalam pembangunan objek wisatanya sendiri dipastikan memakan waktu yang cukup lama.

“Kalau mau objek wisatanya nyaman untuk dikunjungi tentu harus ada pengembangan dan pembangunan terhadap objek wisata tersebut,” ujarnya.

Okih, mengajak Komisi IV DPRD Karawang yang membidangi pariwisata dan kebudayaan untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata Karawang melalui kesenian khasnya.

“Ayo bantu saya, jangan ngomong doang. Silahkan anggaran yang mana mau dipakai, yang penting jelas ukurannya,”pungkasnya.(Sule/Ey)