JIB | Kabupaten Bekasi,- Melestarikan serta menjaga kesenian serta budaya peninggalan nenek moyang kita sangatlah penting, apalagi seni dan budaya tersebut memang asli berasal dari daerah sendiri.

Dalam hal itu untuk menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya tentunya perlu dukungan dari Muspika dan Pemerintahan Desa agar generasi penerus lebih mencintai seni dan budaya daerah asalnya agar tidak punah tergerus zaman modernisasi yang akhir-akhir ini serba instan.

Beberapa hari yang lalu pada hari Kamis (09/01/2020). Camat Cibarusah Drs.Muhamad Kurnaepi.MM, H.Wawan Mawardi kasiepem Cibarusah, Ega Golkar Permana kasie Ekbang Cibarusah, H.Januar kasiepem Cibarusah, Cecep ki sena putra Ketua IPPC sena putra, Ajum Djunaedi Ketua Sanggar Angklung Cibarusah, Endang Supriatna pemerhati seni dan budaya asli Cibarusah bersama-sama di ruangan Kantor Camat melakukan pembahasan mengenai seni dan budaya yang ada di Cibarusah.

Kurnaepi dalam pembahasan tersebut mengatakan. “Saya akan membantu dalam hal kebutuhan yang di perlukan IPPC sena putra dan sanggar angklung dalam anggaran perubahan pada Dispora Kabupaten Bekasi,” ujarnya

Sambungnya. Saya ucapkan terimakasih pada IPPC (Ikatan Pelestari Pencak Cibarusah) Sena Putra yang di pimpin oleh Cecep atau yang lebih akrab di sapa ki Sena Putra yang mana melalui beliau IPPC Cibarusah lebih terkenal.

“Untuk sanggar angklung atau degung yang di pimpin oleh Ajum yang selama ini vakum akan kita giatkan kembali. Saya pun akan memanggil para Kepala Sekolah di Cibarusah agar mau bekerjasama untuk esktrakulikulernya ditambah seni dan budaya Cibarusah agar seni dan budaya Cibarusah tetap lestari.” Paparnya

Lebih lanjut ia memaparkan. Satu hal lagi agar seni dan budaya Cibarusah untuk ke depannya lebih baik lagi, maka untuk pembinaannya pada regenerasi perlu di tingkatkan kembali. Pungkas Kurnaepi

(Dedi)