JIB | INDRAMAYU,- Konstalasi politik Indramayu menjelang pilkada kian memanas ke enam Partai tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Indramayu, Acara Lanching perubahan Indramayu di Aula Hotel Handayani Indramayu, Sabtu 29/02/2020.

keenam Partai tersebut sudah melakukan tandatangan kesepakatan untuk berkoalisi, yakni Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB), Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDI P), Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), partai DEMOKRAT, Partai NASDEM, dan Partai HANURA.
Dari masing masing partai yang berkoalisi.

partai yang tergabung dari enam partai itu telah sepakat di namai KOALISI PERUBAHAN INDRAMAYU untuk perubahan indramayu, Bangkit, bergerak dan menang untuk masyarakat indramayu. Partai yang berkoalisi masih
membuka untuk partai-partai yang belum gabung selain partai penguasa.

Ali Wardana Ketua Koalusi Perubahan menjelaskan masih membuka kesempatan partai yang mau berkoalisi dengan kami asalkan jangan Partai Golkar.

“Kami ingin perubahan dan kami ingin calon Bupati yang terpilih nanti dari Partai Koalisi Perubahan Indramayu.” Tegasnya.

Acara tersebut di hadiri sepuluh nama kandidat dari Partai Koalisi : Muhhamad Sholihin S.Sos (PKB), H. Juhadi (PKB), H. Ali Wardana S.E (HANURA), Rasta Wiguna(PKB), H. Suwarto (PDIP), Eddy Mashudi (PDIP) Nina Agustina (PDIP), Dr. Ratnawati M.KKK (DEMOKRAT), Taryadi (DEMOKRAT), Bhisma Panji Dhewantara S.Si Apt (PKS).

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Indramayu Muhammad Solihin mengatakan, tujuan koalisi yang dibentuk supaya indramayu bisa berubah lebih baik lagi kedepannya, dan indramayu harus mempunyai pemimpin yang mempunyai kepemimpinan.

“Terlepas dari siapa nantinya yang terpilih dari koalisi perubahan untuk mengarah ke indramayu yang lebih baik lagi harus ada pemimpin yang mempunyai kepemimpinan,
Kalo ada pemimpin yang mempunyai kepemimpinan insha allah Ipm lancar,PAD naik,pelayanan publik tuntas itu semua akan terpati dalam hati seorang pemimpin yang mempunyai jiwa kepemimpinan” Ucap, Solihin dalam wawancara.

Liputan : Maskani