JIB | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, menggelar launching Gerakan Masyarakat Membaca Pintar dan Taqwa (Gemmpita). Acara berlangsung di Kantor Desa Waluya Cikarang Utara, Kamis, 03/09/2020

Dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi, didampingi Ibu Sekretaris Dinas Provinsi Jawa Barat, serta Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas ( Plt ) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam rangka pembudayaan kegemaran kembaca masyarakat. Guna untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca masyarakat untuk indonesia maju. Beliau juga menambahkan Launching Gemmpita ini dimaksudkan sebagai replikasi serta perpanjangan tangan dari Kolecer ( Kotak Literasi Cerdas ) yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dengan adanya launching Gemmpita ini, semoga dapat lebih memasyarakatkan minat baca di Kabupaten Bekasi,” ujarnya. Lebih lanjut, Dedi menuturkan Pemkab Bekasi berkomitmen dan konsisten dalam mendukung kegemaran membaca di Kabupaten Bekasi dan mewujudkan masyarakat Bekasi yang literasi.

“Gemmpita ini kita melaunching baru ada 5 tempat, salah satunya di Desa Waluya, nanti akan ada beberapa tempat lainnya dan berharap, kegiatan tersebut sebagai bahan untuk mengembangkan potensi masyarakat serta komunitas penggiat literasi dan penggiat budaya baca secara berkelanjutan. Saya berharap, para dunia usaha juga turut berkomitmen bersama-sama memfasilitasi kegiatan dalam rangka membudayakan minat baca yang ada di Kabupaten Bekasi. Semoga kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat, Ahmad hadadi mengharapkan Gemmpita ini bisa meningkatkan masyarakatnya agar melek huruf, sehingga masyarakat teredukasi, pintar membaca dan memilih informasi yang aktual.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat dalam hal membaca itu harus cerdas, tidak mudah seolah-olah semua bacaan baik. Maka berita-berita yang hoax harus bisa dieliminir,” singkatnya.

Beliau juga berharap dengan adanya program literasi tersebut bukan hanya wacana saja, tapi benar-benar bisa dijalani, serta bukan buat Kabupaten Bekasi saja, tetapi juga buat se-Indonesia. Di akhir acara, dilakukan pemotongan pita tanda diresmikannya program Gemmpita oleh Plt. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi, beserta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat Ahmad hadadi. (Toyang)