JIB | Kabupaten Bekasi- Petani Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Syarif keluhkan kinerja baik Pemerintah Pusat maupun Kabupaten Bekasi soal pembangunan tanggul Citarum yang terletak di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pembayuran.

Diketahui, tanggul tersebut sempat jebol lantaran banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi beberapa bulan lalu yang mengakibatkan 35 rumah warga sekitar rusak.

“Hingga saat ini kami belum juga mendapat kepastian kapan proyek itu selesai. Apa mesti jebol lagi yang ke dua kalinya?,” Keluh Syarif, (11/8).

Laki-laki yang dikenal sebagai aktivis dan juga politisi itu menyebutkan pemerintah tak serius urus tanggul Citarum, padahal Peresiden Jokowi dan Mentri PUPR bahkan dari pihak Provinsi Jawabarat sudah meninjau langsung lokasi tanggul tersebut.

“Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan jangan tidur ditengah keresahan warga babakan banten, karena tanggul masih rawan longsor,” sebutnya.

Mengingat Pj Bupati Bekasi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawabarat tentunya ia mengetahui kondisi tanggul tersebut.

“Oleh sebab itu, kami meminta Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sebagai pemangku kebijakan tertinggi di Kabupaten Bekasi segera mengambil tindakan tepat agar warga Kecamatan Pebayuran tidak lagi diselimuti keresahan,” kata dia.

Syarif menjelaskan, sudah hampir satu tahun tanggul babakan banten ini tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Pusat. Apalagi Pemkab Bekasi yang terkesan cuek akan hal ini.

“Pj Bupati Bekasi jangan cuek dan asik wara wiri, kami hanya minta kepastian kapan pembangunan ini terealisasi,” tandasnya (as/sri).