Poto : Sutia Resmulyawan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP),  Kabupaten Bekasi

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kabupaten Bekasi terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat melalui serangkaian kegiatan Hari Bersih Bersih se-Dunia (World Cleanup Day) tahun 2021. WCD merupakan aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan. Dan hari ini Bagian DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dispora dan BPBD di Tambun Utara.

Bersama Rombongan atau jajaran Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP), Kabupaten Bekasi melaksanakan giat bersih-bersih sepanjang jalan Depan BLK, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara dari 8 Desa yang masing-masing dapat 2 titik sampah yang perlu di bersihkan.

Acara bersih-bersih tersebut bersama jajaran Muspika Kecamatan Tambun Utara, dan di bantu masyarakat setempat untuk membersihkan sampah. Kabupaten Bekasi Bersih dari sampah-sampah liar, mengatasi permasalahan sampah padat, dan juga menciptakan lingkungan yang sehat, khususnya di wilayah Tambun Utara.



Pada momentum World Cleanup Day tahun ini, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi Sutia Resmulyawan mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bekasi ikut andil dalam mengatasi permasalahan sampah liar di wilayahnya masing-masing, agar Kabupaten Bekasi menjadi daerah yang ramah lingkungan dan terhindar dari pencemaran limbah, khususnya di Wilayah Tambun Utara Desa Srimahi.

“Dengan pelaksanaan tersebut saya berharap masyarakat mempunyai kesadaran pribadi, untuk membuang sampah tidak sembarangan, menjaga kesehatan, apalagi dimasa pandemi ini, Selogan Bupati Bekasi membuahkan semangat pada masyarakat, berjuang membrantas sampah yang ada di kabupaten Bekasi.” Jelas, Sutia pada media Jurnal Indonesia Baru, Kamis (16/09/2021).

Dengan semangat di World Cleanup Day ini. Kata Sutia, Artinya Kita harus berani brantas sampah yang ada di Kabupaten Bekasi dan itu kebanyakan sampah ilegal yang di buang sembarangan salah satu contoh di lempar oleh orang yang tak bertanggung jawab, membuang sampah di pinggir jalan, dan ini harus ada kesadaran sendiri.

“Mulai sekarang hentikan pembuangan sampah sembarangan, dan saya berharap masyarakat mempunyai kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, adanya kepedulian menjaga lingkungan dan mengelola sampah atau limbah yang bisa bermanfaat lebih. Baik di manfaatkan, untuk pupuk dan lain sebagainya, dari pada di buang sembarangan di kali, lapangan dan lain-lain” ungkapnya.

Lanjut Sutia, Bicara masyarakat buang sampah sembarang, atau sangsi-sangsinya itu silahkan Koordinasi sama Satpol PP, masing-masing ada tugas dan fungsi, mereka yang paham UU atau Perda nya.

Tempat terpisah camat Tambun Utara Najmudin menjelaskan terkait bersih-bersih yang di lakukan 2 Dinas dan 1 Badan  dari pemerintahan Kabupaten tujuannya dalam rangka World Cleanup Day, hari bersih-bersih se-dunia, dan ini di canangkan oleh PJ Bupati Bekasi,  bahwa seluruh stakeholder ikut serta membersihkan sampah yang ada di lingkungannya.

“Wilayah sasarannya waktu launching kemarin di Kali Jambe dengan mengeruk sampah sekitar 80 Kubik sampah yang ada di kali Jambe. Dan hari ini kita serentak bersama Dinas melakukan WCD di 8 Desa bersama kepala Desa di kecamatan Tambun utara, masing-masing Desa ada 2 titik, sasaran yang penuh sampah liar, di bantu tim UPTD LH, 4 Mobil dan 2 Baktor (Bak Motor)” Tutupnya. (AS)