
JIB | Kabupaten Bekasi – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaringan Pemuda Desa Nusantara (JPDN) Kabupaten Bekasi memberikan peringatan keras kepada pihak PLN. Hal ini menyusul terjadinya pemadaman aliran listrik diduga secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Yusuf, yang akrab disapa Kong Mpe selaku Ketua DPD JPDN Kabupaten Bekasi, sangat menyesalkan tindakan pemadaman tersebut. Menurutnya, pemadaman listrik yang mendadak ini sangat merugikan dan mencekik perekonomian warga setempat.
“Kami sangat menyesalkan pemadaman listrik ini. Karena ini sangat berdampak kepada masyarakat kecil, pelaku usaha mikro, dan sektor lainnya,” ujar Yusuf kepada media, Sabtu (20/6/2026).Yusuf mengecam keras kinerja PLN dan menegaskan tidak akan tinggal diam.
JPDN mengancam akan mengerahkan massa untuk menggelar aksi unjuk rasa apabila pemadaman sepihak ini terus berulang tanpa adanya transparansi informasi.
“Kami masyarakat Kabupaten Bekasi, apabila tidak ada informasi yang jelas, jangan salahkan kami jika nanti ada demo besar-besaran mendatangi kantor PLN Kabupaten Bekasi. Ini semua karena minimnya informasi terkait pemadaman listrik,” tegas Kong Mpe.
Ia juga mengingatkan PLN mengenai regulasi yang tertuang dalam UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Berdasarkan Pasal 29 Ayat 1 dan 2, konsumen secara hukum berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan pasokan tenaga listrik secara terus-menerus. Selain itu, konsumen juga berhak mendapatkan ganti rugi apabila pemadaman terjadi akibat kesalahan atau kelalaian dari pihak PLN.
Menurut Yusuf, masyarakat kecil saat ini sudah cukup terbebani dengan berbagai lonjakan harga kebutuhan pokok. Kondisi ini diperparah oleh pemadaman listrik mendadak yang membuat pelaku usaha warung kecil merugi dan panik.
“Kami masyarakat kecil cuma butuh informasi yang akurat agar kami bisa bersiap-siap. Masyarakat yang punya warung kecilan panik semua. Sudah cukup kami menderita dengan kenaikan-kenaikan harga, jangan ditambah lagi dengan masalah seperti ini,” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN Kabupaten Bekasi terkait penyebab pemadaman listrik berkala tersebut.(Red)


