Saturday, February 21, 2026
Home Blog Page 113

“Sinergi Dalam Menggapai Masa Depan” Kapolda Jabar Silaturahmi dengan Rektor Universitas dan Perguruan Tinggi Jawa Barat.

0

JIB | BANDUNG, – Kapolda Jabar Silaturahmi dengan Rektor Universitas dan Perguruan Tinggi Jawa Barat dengan tema “Sinergi Dalam Menggapai Masa Depan” di Ruang Aula Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat Jl. Soekarno Hatta No.839, Babakan Penghulu, Kec. Cinambo, Kota Bandung, Rabu 20/09/23.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bermaksud menjalin Silaturahmi dengan civitas Akademik Universitas khususnya di Jawa Barat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif serta membentuk sebuah karakter dan jatidiri seorang Mahasiswa sebagai Agen Of Change yang berfikir kritis, kreatif dan inovatif menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Dalam acara silaturahmi yang digelar tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M, Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K (Waka Polda Jabar) beserta PJU Polda Jabar, Dr. H. R. Iip Hidajat, M.Pd. (Kepala Badan Kesbangpol Prov. Jabar yang mewakili PJ Gubernur Jabar), Dr. H. Abdul Harris Bobihoe (Ketua Komisi V Mewakili Ketua DPRD), Kolonel CAJ Rudi Prianto (Staf Ahli Pangdam III Siliwangi Bidang Ekonomi).6. Bapak Sani Rozali, S.H., M.H (Koordinator Kajati Jabar), Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. IPU. (Kepala LLDikti Wil IV Jabar), Bapak Rifqi Alimubarok. S. Ag., M.Si (Ketua KPU Prov Jabar), Bapak Setia Budi Hartono, SH.,MH (Kabag Penanganan Penyelenggaraan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu), H. Efendi Rahmat, M .Ag (Perwakilan Kemenag Jabar), Prof Dr. UMAM SUHERMAN, AS, M.Pd (Guru Besar dan Pemerhati Pendidikan), Rektor Universitas dan Warek Perguruan Tinggi di Wilayah Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M dalam sambutanya katakan bahwa, “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini, kita semakin mendekati hari H Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, atmosfer dan temperatur Politik pun semakin terasa mengalami peningkatan. Pertempuran narasi antar relawan dan pendukung ketiga bakal calon tampaknya menjadi magnet perbincangan publik, baik di dunia nyata maupun dunia virtual. Realitas aktual dan faktual ini telah menjadikan arena Politik pun otomatis dipenuhi gejolak.
Kita bisa melihat berbagai perang retoris yang menghiasi media sosial dan layar gawai. Dalam takaran tertentu, perbedaan pilihan Politik merupakan konsekuensi logis dari apa yang namanya demokrasi, sehingga perbedaan pilihan sesungguhnya merupakan dinamika kontestasi,” Ungkap Kapolda Jabar.

“Sepanjang semua berbicara dan bergerak dalam konteks untuk kepentingan bangsa dan negara. Untuk itulah, di atas perbedaan pandangan dan pilihan Politik, semangat persatuan dan kesatuan harus menjadi landasan utamanya untuk menghindari dampak negatif polarisasi yang bisa mengarah pada perpecahan. Bapak dan ibu sekalian yang saya banggakan, Setelah sebelumnya kita memasuki era vuca (volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity) dimana mengilustrasikan sebuah kondisi transformasi yang terjadi dengan super cepat, tanpa bisa kita duga, rumit dan membingungkan, untuk menggambarkan kondisi sebelum adanya pandemi, disrupsi teknologi, dan ketidakstabilan perPolitikan dunia. Kemudian pasca pandemi covid-19 menuntut adanya pemahaman baru yang bisa kita kenal dengan istilah bani (brittle, anxiety, non-linear dan incomprehensible) untuk mendefinisikan keadaan Ekonomi, Politik dan Sosial yang bisa berimplikasi pada instabilitas keamanan. Artinya akan banyak variabel baru yang bisa muncul kapan saja dan dimana saja yang bersifat super dinamis dan unpredictable,” Terangnya.

“Untuk itulah kita semua hadir dan bertemu disini dalam rangka meningkatkan semangat kebersamaan, turut berkontribusi secara aktif sesuai profesi luhur kita dalam menjaga dan memelihara kondusifitas kamtibmas, khususnya di seluruh wilayah jawa barat dan umumnya di seluruh wilayah indonesia. Peran Perguruan Tinggi sebagai kawah candradimuka dalam menggemleng generasi muda penerus bangsa, memegang peranan krusial dalam menciptakan pemimpin yang bersih dan moral yang luhur agar mampu membawa bangsa ini menuju kemakmuran dan keadilan sosial. Di dalam konteks filsafat pendidikan, ada dua hal utama yang perlu dibangun,” Tambahnya.

“Pertama, kemampuan berpikir kritis. Kedua, mendorong kreativitas dalam berinovasi dan menciptakan nilai nilai kemanfaatan bagi kemanusiaan. Hal ini berarti tidak hanya fokus pada aspek kognitif semata, tetapi juga melihat masalah secara komprehensif,”.

“Pendidikan memiliki hubungan erat dengan berbagai jenis kecerdasan, seperti intelligence quotient (iq), Emotional Quotient (EQ), dan Transcendental Quotient (TQ) atau kecerdasan spiritual. Oleh sebab itu indikator kecerdasan bukan hanya sebatas pengetahuan yang dimiliki seseorang, melainkan juga meliputi kemampuan empati, kepedulian terhadap lingkungan dan pemahaman yang mendalam terhadap aspek-aspek manusia yang lebih dalam. Dalam konteks inilah, dimana lingkungan strategis saat ini banyak dipengaruhi oleh multi variabel maka kita perlu bahu membahu dalam semangat kebersamaan untuk menjaga persatuan. Terlebih di tahun Politik seperti saat ini. Di samping itu, perlu diketahui juga terkait dengan ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan Mahasiswa,”.

“Mahasiswa saat ini dibidik sebagai subjek dan objek kejahatan. Baik dia sebagai pemakai, ataupun dia menjadi bagian dari lingkaran kejahatan sehingga terlibat dalam peredaran gelap narkoba. Hal ini perlu mendapat perhatian kita bersama agar di usia produktifnya mereka lebih diarahkan untuk menghasilkan karya karaya inovatif sehingga membawa kebermanfaatan pada lingkungan dan mengharumkan nama bangsa dan negara,” Pungkas Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.

Dalam sambutanya Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K mengatakan Semoga silaturahmi yang telah kita bangun bersama selama ini terus bersinergi, terjaga dan ditingkatkan eksistensinya dalam bekerjasama mendukung Polda Jabar guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan damai. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa karakterteristik mahasiswa yang kritis transformatif atas kepedulian kepekaan dan empati terhadap persoalan sosial masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam roda pemerintahan, dimana dapat menjadi agen pembawa perubahan bagi bangsa dan negara hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena tidak hanya menempuh pendidikan diperguruan tinggi, tetapi juga sebagai wadah pemberi solusi bagi berbagai permasalahan yang timbul.

Wakapolda juga mengatakan bahwa tujuan dari lembaga pendidikan tinggi yaitu agar para mahasiswa menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia berilmu kreatif, kompeten dan mandiri sehingga mahasiswa mempunyai tempat tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. kondisi bangsa saat ini menghadapi kondisi Ipoleksosbudkam global yg sangat dinamis, seiring itu semua perkembangan kerawanan sosial yang berkembang kerawanan sosial yang berkembang saat ini seperti bahaya Narkoba, Sex bebas, LGBT, Radikalisme dan meningkatnya kriminalitas di masyarakat dimana elemen mahasiswa banyak terkait dalam hal itu.

“Untuk menangkal itu semua perlunya keterpaduan semua Stakeholder negara selain itu tantangan kondisi bangsa indonesia yang saat ini akan menghadapi agenda demokrasi tahapan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 dimana masyarakat berperan untuk ikut serta memilih dan menentukan anggota legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tentunya setiap tahapan Pileg dan Pilpres mempunyai kerawanan masing” diantaranya money politik, black campaign, intimidasi, konflik antar pendukung, pengerahan massa, berita bohong/hoax, isu sara, hate speech dan sebagainya sehingga berpotensi dapat menimbulkan konflik komunal terbuka antar elemen masyarakat,” Terang Wakapolda

Lanjut Wakapolda, “Maka diperlukan peran dan partisipasi dari seluruh komponen bangsa termasuk para rektor universitas dan perguruan tinggi sebagaimana fungsi dan perannya untuk melakukan pembinaan dan pengarahan bagi para mahasiswa sebagai salah satu cara untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan memberikan dampak positif baik dikalangan akademik maupun non akademik, sehingga kita semua berharap pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 dapat terlaksana dengan aman, damai dan sejuk sesuai prosedur hukum guna mewujudkan demokrasi yang semakin matang,” Sambungnya.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini saya mengajak untuk bekerjasama, bersinergi, dalam memelihara kamtibmas guna menjaga keutuhan, kedaulatan negara dan mempererat persatuan bangsa khususnya di Wilkum Polda Jabar,” Pungkas Brigjen Pol. Bariza Sulfi, S.I.K.

Ditempat yang sama Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T. IPU. (Kepala LLDikti Wil IV Jabar) mengatakan Jumlah perguruan tinggi di Wilayah Jabar ada 350 perguruan tinggi artinya presentase dosen dan mahasiswa itu sangat banyak yang bisa berpengaruh dalam hal pemilu yang akan datang. Jumlah mahasiswa di Jabar lk 700 ribu orang mahasiswa dan tidak semuanya berasal dari Wil Jabar karena setiap kampus menerima mahasiswa dari seluruh provinsi di luar Jabar.
Semoga tidak ada kasus besar yang menyangkut dengan pemakaian narkoba di semua perguruan tinggi di Wilayah Jabar.

“Kampus harus bebas dari intoleransi dan juga harus terbebas dari perbedaan suku maupun perundungan ataupun seks bebas dalam lingkungan kampus. Kami sudah berkeja sama dengan densus 88 untuk mencegah adanya aliran – aliran yang mulai menyimpang ataupun gangguan dari luar yang dapat mempengaruhi mahasiswa di kampus – kampus Jabar, Jadi untuk ibu/bapak para rektor semua, menjadi rektor itu sangat berat tanggung jawabnya karena kita sebagai rektor bertanggung jawab akan SDM yang berkualitas bagi masa depan bangsa,” Ungkapnya.

Lanjut Dr. M. Samsuri, “Alhamdulillah secara besar kampus di Jawa Barat aman kondusif tidak ada kasus atau tindakan besar yang harus di tindak lanjuti,” Tambahnya.

Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok. S. Ag., M.Si yang juga hadir dalam acara silaturahmi Polda Jabar tersebut katakan rasa syukurnya atas silaturahmi tersebut yang juga dalam menyambut Pilpres 2024 tersebut untuk menjaga kondusifitas di masyarakat karena kedepanya banyak para pemilih Milenial yang akan mengikuti proses pemilu serentak pada 2024 mendatang.

“Suyukur Alhamdullilah kita bisa bersilaturahmi di sini untuk menyambut Pilpres 2024, Didalam masa Pandemi Covid kita bisa menghadapi Pilkada tahun 2020 kita bisa hadapi dengan baik dengan sinergitas. Kami harapkan di Pilkada Serentak 2024 kita bisa menghadapi dengan baik khususnya di wilayah Jawa Barat. Di Forum yang luar biasa ini kita harapkan bisa mewujudkan sinergitas yang tinggi untuk menghadapi Pilpres / Pilkada serentak 2024, dimana Jawa Barat saat ini cukup memiliki permasalahannya yang komplek dengan jumlah penduduk yang cukup banyak sekitar 7 Jt penduduk di Jawa Barat adalah generasi Z, sedangkan 32 % di Wilayah Jawa Barat generasi milenial,” Ungkapnya.

“Kami mohon dari jajaran Keamanan TNI / Polri baik dari Universitas untuk mengawal tahapan kampanye 2024 dengan baik. Putusan Mahkamah Konstitusi terbaru yang memperbolehkan aula yang berada di Universitas bisa dijadikan tempat kampanye, namun harus memiliki izin baik dari kepolisian maupun pemilik tempat (Universitas) Mari kita meningkatkan sinergitas di Antara Universitas dengan pihak keamanan pemerintah / TNI / Polri dalam mewujudkan JabarvKondusig 2024,” Harapnya.

(Tim)

CV. BRAWIJAYA Laksanakan Bangun Turap Irigasi Diduga Menjadi Sorotan Publik

0

JIB | Karawang, – Realisasi Pembangunan Penurapan Saluran Irigasi di Dusun Krajan C RT 07/03 Desa Jayakerta Kabupaten Karawang, yang di kerjakan oleh CV. BRAWIJAYA diduga asal jadi, hal ini menjadi sorotan publik dan berbagai elemen, Rabu (20/09/23).

Pembangunan penurapan yang nampak diduga asal jadi dalam pelaksanaannya, terindikasi lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR Karawang, terutama bidang Sumber Daya Air (SDA) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang.

Dikatakan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, bahwa dirinya melihat pembangunan penurapan di Dusun Krajan C RT 07/03 yang sedang dalam proses pelaksanaan nampak diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Aneh juga hasil pembangunan berbeda dengan pembangunan turap yang pernah saya lihat, pasalnya pembangunan penurapan saat ini sepertinya asal – asalan, hal ini seolah pihak pelaksana supaya meraup keuntungan yang lebih besar,” ucapnya

Lanjutnya mengatakan, cara pemasangan batu kali atau batu belah buat pondasi di susun dengan cara di tumpuk tanpa memakai adukan pasir dan semen, tanpa adanya upaya untuk dilakukan pengeringan air terlebih dahulu.

“Kalo kisdam untuk menahan air agar tidak masuk memang di pasang, tapi itu hanya formulitas saja, namun pada kenyataannya pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan penurapan sambil di genangi air,” terangnya.

“Dengan adanya tersebut, tidak mungkin teknis dari dinas terkait, yang pastinya ini adalah faktor kesengajaan oleh pihak pelaksana, sehingga yang nantinya dari hasil pekerjaan pembangunan penurapan yang di kerjakan pihak pelaksana tidak akan awet untuk digunakan,” ujarnya.

“Saya sebagai warga lingkungan Desa Jayakerta Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang, sangat berharap kepada dinas terkait agar menindak tegas kepada pihak pelaksana yang dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan penurapan agar sesuai SOP,” cetusnya.

Diketahui Pelaksana CV. BRAWIJAYA, Volume Panjang 127,50 M Tinggi 1,50 M, Nilai Kontrak Rp. 144.414.000,00 (Seratus Empat Puluh Empat Juta Empat Ratus Empat Belas Ribu Rupiah), Waktu Pelaksanaan 60 (Enam Puluh) Hari Kalender, No. SPK 027.2/ /02.2.02.14.158/KPA-SDA/PUPR/2023.

Dengan terbitnya berita ini, pihak pelaksana maupun pihak dinas terkait belum bisa di konfirmasi terkait adanya dugaan pembangunan penurapan tidak sesuai spesifikasi. (RED)

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Cilangkara Terus Berbagi

0

JIB | Serang Baru,- Berbagi itu indah LPM Cilangkara memberikan batuan ke beberapa masjid dan musolah yang ada di cilangkara,tujuanya supaya jamaah yang ada di lingkungan masjid atau musolah bisa melakukan ibada dengan tumaninah bila sarana prasaran medukung.

Saat memberikan keterangannya ketua LPM Cilangkara Yono mengatakan Alhamdulillah saya ada sedikit rezeki, kita memberikan bantuan ke tiga mesjid Al Munawaroh Kp .Cilangkara Rt09/RW 05 Desa Cilangkara,Masjid Jami Nurul Janah Kp .Kiara Gedur RT 07/O4,Masjid Nurul Hidayah Jl.Gang Emed Kp .Cilangkara RT 06/03.Harapan saya mudah mudahan kedepanya LPM Cilangkara bisa terus berbagi,dan kedepanya bisa menyatuni anak yatim dan jompo.

“Ini adalah salah satu kepedulian kita sesama umat manusia untuk saling membantu, agar bisa memberikan rasa saling memiliki dan berbagi demi kesejahteraan bersama, apalagi untuk sarana ibadah kita harus saling bantu dan support” ungkapnya.

Sementara perwakilan DKM Abad mengatakan saya ucapkan banyak terimakasih kepada ketua LPM yang berpartisipasi memberikan batuanya ke masjid dan musolah ,semoga bermanfaat.

“Hal ini sangat di Apresiasikan oleh kami sebagai perwakilan dari Dewan Kemakmuran Masjid, kedepannya harus ada peningkatan demi mensejahterakan masjid-masjid yang ada di wilayahnya” tutupnya.( Dede)

PJ Bupati Banding Barat Arsan Latif Resmi Dilantik

0

JIB | BANDUNG BARAT,- Hari ini, Hengki Kurniawan resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Bupati Bandung Barat dan digantikan Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif yang secara resmi dilantik oleh Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Mahmudin di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (20/9) pagi.

Arsan dikantik sebagai Pj. Bupati Bandung Barat bersama 5 Pj. Bupati dan Pj. Walikota lainnya di Provjnsi Jawa Barat untuk mengisi kekosongan hingga adanya pejabat definitif hasil Pilkada serentak akhir 2024 mendatang.

Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Mahmudin mengatakan memberikan pesan khusus kepada Pj. Bupati Bandung Barat dan Pj. Walikota Bandung agar segera melakukan penanganan khusus terhadap permasalahan sampah menyusul kejadian kebakaran yang melanda TPA Sarimukti beberapa minggu lalu.

“Saya meminta Pj. Bupati Bandung Barat dan Pj. Walikota Bandung untuk segera melakukan penanganan khusus terkait permasalahan sampah. Dan itu harus menjadi fokus utama agar tidak menimbulkan masalah baru,” katanya.

Bey juga meminta seluruh Pj. Kepala Daerah yang baru saja dilantik untuk segera turun langsung ke lapangan untuk menyampaikan seluruh program Pemerintah Daerah langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menjelaskan bahwa permasalahan sampah merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus didapatkan oleh masyarakat.

“Saya akan segera melakukan konsolidasi internal dengan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan akan swgera mengambil langkah-langkah nyata untuk segera melakukan penanganan terhadap permasalahan sampah,” terangnya.

Ia berharap seluruh ASN Kabupatrn Bandung Barat akan selalu kompak dan bersama menangani berbagai permasalahan yang dihadapi selama ini.
(Wawan Gunawan Onot)

Wakapolres Metro Bekasi Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2023

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Wakapolres Metro Bekasi AKBP Sumarni memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Jaya 2023 di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Senin (18/9/2023).

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Metro Bekasi serta anggota Polres Metro Bekasi yang terlibat dalam surat perintah bertugas Operasi Zebra Jaya 2023, anggota Kodim 0509 Bekasi, Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi serta Pegawai Satpol PP Kabupaten Bekasi.

Pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2023 ini digelar selama 14 hari terhitung mulai dari tanggal 18 September 2023 hingga 1 Oktober 2023.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Sumarni mengatakan ada tujuh proritas pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan secara penegakan hukum (gakkum), maupun teguran langsung/penindakan.

“Ada tujuh prioritas pelanggaran pada Operasi Zebra Jaya 2023 ini. Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas sehingga tercipta kamseltibcarlantas di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Ketujuh pelanggaran itu diantaranya pengendara atau pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara dibawah umur, pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar (SNI) dan kendaraan bermotor roda empat yang tidak menggumakan safety belt, pengendara dalam pengaruh alkohol, pengendara atau pengemudi melawan arus dan pengendara atau pengemudi melebihi batas kecepatan.

Lebih lanjut Wakapolres menghimbau agar selama pelaksanaan operasi Zebra Jaya 2023 ini, petugas mengedepankan kegiatan edukatif, preemtif, preventif serta humanis yang didukung penegakan hukum yang baik.

“Kami minta kepada anggota yang bertugas dalam operasi Zebra Jaya ini untuk mendepankan kegiatan preemtif dan preventif serta hindari tindakan yang dapat menimbulkan kontraproduktif di masyarakat,” pungkasnya. (A.Riri)

3 Malam 2 Hari, Korban Yang Hilang Di Sungai Enim, Belum Juga Di temukan

0

JIB |™Muara Enim, – 3 Malam 2 Hari Korban Yang Hilang Di Sungai Enim, pencarian korban terus berlanjut, hingga kini belum juga ditemukan, Minggu (17/9/2023).

Korban saat itu sedang mencari ikan diduga hilang di sungai Enim, tepatnya dibawah jembatan Enim 3, Desa Karang Raja, pada hari Sabtu tanggal 16 September 2023, sekira Pukul 21.00 Wib.

Untuk korban bernama Juniardi bin Basmi, (37) warga Desa Selman, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut keterangan salah satu keluarga korban merupakan salah satu Kadus Selman Yopi Andhah (36) menjelaskan kepada awak media, korban pada hari Jumat sekira pukul 15:00 WIB, mencari ikan, bersama temanya yang berjumlah lebih kurang 14 Orang.

“Namun ketika sedang mencari ikan sekira pukul 21:00 WIB korban tidak ada lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, teman korban melaporkan kepada warga selman dan keluarga korban, bahwa korban hilang di sekitaran sungai enim 3 tepatnya di bawah jembatan enim 3, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

“Saya mewakili dari pihak keluarga korban meminta kepada seluruh warga khusunya warga Desa Selman, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim meminta doa agar korban dapat di temukan, dan berharap korban masih selamat,” harapnya.

Salah satu warga yang tak ingin di sebutkan namanya sebut saja MR X, meminta bantuan dan mengabarkan kepada pihak terkait untuk menindak lanjuti kejadian tersebut sekira pukul 01:00 WIB. namun sangat disayangkan oknum instansi terkait yang kurang cepat menindak lanjuti kejadian tersebut.

“Yang mana meminta bantuan untuk segera melalukan pencarian. Akan tetapi jawaban dari pihak instansi terkait, “Protapnya tidak boleh melakukan evakuasi kalau penerangan kurang memadai saat malam hari, lebih prihatin kalau tim evakuasi jadi korban juga, maka dari itu kami akan menindak lanjuti pencarian korban pada sabtu pagi,” terangnya.

Lanjutnya, oknum BPBD Muara Enim melakukan pencarian sekira pukul 10:30 WIB, hanya di fasilitasi beberapa perahu karet dan di bantu oleh warga sekitar, teman korban, keluarga korban,” ucapnya.

Masih kata MR X untuk kedepannya kami berharap kepada instansi terkait agar siap siaga apapun yang terjadi, karena saya yakin mereka di pilih dan di latih, meski tidak langsung mencari korban setidaknya mereka standby di lokasi kejadian agar tau apa yang di perlukan saat mencari korban,” jangan menunggu nanti dan hanya formalitas saja,” tuturnya dengan rasa kecewa.

“Dari hari kejadian keluarga korban dan teman-teman korban terus mencari korban, baik siang dan malam tanpa henti dan mengenal lelah, bahkan hari ini kami menurunkan salah satu alat berat untuk diterjunkan di lokasi kejadian, berharap korban dapat di temukan dan bisa evakuasi,” pungkasnya.

Pantauan awak media di lapangan, sampai berita ini di tayangkan korban belum juga di temukan.

Laporan: Wln

Jamaah Majelis Taklim Desa Telukbuyung Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

0

JIB | Karawang, – Dalam Rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, jamaah majelis taklim yang ada dilingkungan Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, maupun jamaah majelis taklim dari luar desa yang di gelar di MASJID JAMIE’ AL-ISTIQOMAH di Dusun Telaga Herang RT 08/03, Minggu (17/09/2023).

Dalam sambutannya Ketua panitia Ustajah Suryati mengatakan, dirinya haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Napri Adi Wijaya sebagai Kepala Desa Telukbuyung dan bapak – bapak serta ibu – ibu lingkungan Desa Telukbuyung yang telah berpartisipasi untuk mensukseskan acara Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Semoga semua yang kita berikan dan kita lakukan dengan penuh keiklasan ini diridhoi. Semoga Allah menjadikan Amal baik buat kita semua, dan kepada seluruh panitia saya ucapkan terimakasih atas supportnya, baik materi dan tenaganya, dari awal acara hingga akhir acara.” Kata Ustazah Sumiyati sebagai ketua pelaksana.

Dalam acara maulid ini juga diisi dengan berbagai macam acara seperti pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ust Dede Khoerudin Qori terbaik Juara ke 3 Tingkat Kabupaten Bekasi, pembacaan sholawat Nabi dan Perayaan peringatan maulid nabi Muhammad SAW yang diisi KH. Surnata Surya Atmaja, S.Pd.I yang sapaannya H. Surya Dreded dari Bekasi sebagai penceramahnya.

Dalam kesempatan itu, Napri Adi Wijaya sebagai Kepala Desa Telukbuyung menegaskan peringatan maulid tidak hanya sekedar acara bersifat lahiriah saja, akan tetapi lebih dari itu menjadi kesempatan untuk merenungi dan meresapi secara mendalam arti dan makna dari lahirnya seorang Nabi dan rasul terakhir utusan Allah SWT.

“Marilah kita semua merenungkan dan menjalankan apa yang telah Nabi Muhammad SAW ajarkan baik dari segi ilmu maupun gaya hidup secara keseluruhan. Dengan memperhatikan berbagai riwayat kehidupan nabi yang menggambarkan bagaimana gaya hidup dan pergaulan beliau dengan orang-orang disekitarnya, maka kesemuanya mencerminkan tingkah laku kesopanan dan kesederhanaan hidup,” ucapnya.

Sedangkan, KH. Surnata Surya Atmaja, S.Pd.I yang sapaannya H. Surya Dreded dari Bekasi dalam ceramahnya menyampaikan, bahwa diantara hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar umat senantiasa menyegarkan ingatan tentang penting dan bisanya ber – ukhuwah untuk menguatkan persatuan agar dapat berkontribusi berlanjut memajukan umat dan membangun bangsa dan negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur, karena itulah yang diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Salah satu keteladanan Nabi Muhammad SAW adalah sukses menjadikan umat berukhuwah, bersatu padu dan berkolaborasi. Beliau mempersatukan masyarakat Madinah yang tadinya terpecah belah dan diadu-domba. Beliau tidak membiarkan terjadinya pembelahan, konflik, dan saling melemahkan, tetapi mempersaudarakan dan menyatukan warga. Yang sukunya berragam, bahkan agamanya juga berbeda. Sehingga terjadilah Piagam Madinah. Piagam Madinah adalah piagam politik tertua yang paling sukses bisa dilaksanakan dan menyatukan warga bangsa dan memajukan negara,” tutupnya. (SUL/EY)

Ketum FWJ Indonesia : Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Dapat Dikenakan UU ITE

0

JIB | ™JAKARTA,- Banyak yang mungkin tidak memahami kaidah dan fungsi Pers itu sendiri. Namun hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dijadikan konflik berkepanjangan. Persoalan sengketa pers terlalu sering dijadikan alat oleh segelintir oknum Dewan Pers dengan penyelesaian ke proses hukum Kepolisian. Tentunya hal itu menjadi presedent buruk bagi perkembangan Pers di Indonesia.

Aktifis Pers Indonesia yang juga sebagai Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan menilai kedudukan Pers merupakan taraf kesetaraan individu, kelompok dan organ yang berpihak pada kebenaran.

“Kedudukannya sangat fleksible, mengingat peran Pers sebagai penyampai informasi yang memiliki kekuatan sangat hebat dan mampu mengubah mindset pembaca. “Kata Opan melalui keterangan tertulisnya, Jum’at (15/9/2023).

Mengacu kepada fungsinya, dia menyebut bahwa Pers bersifat independen, faktual, dan dapat dipercaya. Bagaimana mungkin karya jurnalistik dapat di kriminalisasi. Disinilah letak ketidakmampuan Dewan Pers dalam memberikan pandangan dan memfasilitasi para pihak yang bertikai, sehingga mengarah pada object sengketa Pers.

“Dewan Pers bukanlah lembaga regulator, lembaga itu hanya bersifat Fasilitator dan tidak memiliki Peraturan Pelaksana (PP). Karena UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers adalah Undang Undang tunggal atau lek specialis yang tidak memiliki turunan Peraturan Pelaksana. “Jelasnya.

Lebih rinci, Opan mengatakan terjadinya sengketa Pers antara Pengadu dan Teradu, Dewan Pers kerap menghakimi isi pemberitaan karya juenalistik dengan melanggar kode etik jurnalistik, sehingga muncul kebijakan dan aturan yang dikeluarkan Dewan Pers mengarah kepada proses hukum dengan diterapkannya UU ITE atau pencemaran nama baik. Tentunya hal itu sangat membunuh dan membawa Pers Indonesia kepada arah keterpurukan.

“Rekomendasi Dewan Pers bukanlah suatu object landasan hukum untuk pihak Kepolisian menerima laporan warga tertentu untuk memproses karya jurnalistik keranah KUHP Pidana. Kepolisian bisa membantah dan mengembalikan kembali ke Dewan Pers untuk memfasilitasi antar pihak yang bertikai, mengingat Pers memiliki Hak koreksi, Hak Jawab, dan Hak diam. “Ulas Opan.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa di Indonesia, pers diatur dalam Undang – Undang Pers. Disebutkan pasal 2 butir 1 dan 2 bahwa: “(1) Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. (2) Di samping fungsi-fungsi tersebut ayat (1), pers nasional dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat lima fungsi pers sebagai media massa, yaitu sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, dan lembaga ekonomi.

Sebagai fungsi kontrol sosial, hal ini dijelaskan Opan memiliki kekuatan benang merah yang sangat kuat. Dalam penegakkan nilai – nilai Pancasila, penegakan hukum, dan penegakan hak asasi manusia.

Pers sebagai media control tercantum dalam UU Nomor 40 tahun 1999 pasal 6 butir (d) yang berisi: Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal – hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Sehingga pers sebagai kontrol sosial merupakan penghubung antara pemerintah dan rakyat.

Media massa berfungsi mengawasi jika ada pelanggaran hukum dan ham yang terjadi, memberikan kritik, juga koreksi atas perbuatan tersebut. Pengawasan ini dilakukan pers terhadap pemerintah maupun masyarakat.

“Pers dapat mengawasi dan mengkritik adanya pelanggaran HAM, penyalahgunaan kekuasaan, kriminalitas, maupun hal – hal yang mengancam perekonomian. “Ujarnya.

Menurut Harold D. Lasswell dan Charles R. Wright (ahli komunikasi media massa), ada tiga fungsi pers, pertama sebagai Alat Pengamat Sosial (Social Surveillance): Pers atau media massa merupakan lembaga yang mengumpulkan dan menyebarkan berbagai informasi dan pemahaman yang objektif terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar mereka.

Kedua kata Harold sebagai Alat Sosialisasi (Sosialization) Pers atau media massa dapat berfungsi sebagai alat sosialisasi mengenai nilai-nilai sosial dan mewariskannya dari satu generasi ke genarasi berikutnya.

Dan yang kegita menurut Harold sebagai alat korelasi Sosial (Social Correlation) Pers juga dapat berfungsi sebagai alat pemersatu berbagai kelompok sosial yang ada di masyarakat. Hal ini bisa tercapai dengan cara menyebarkan berbagai pandangan yang ada sehingga tercapai suatu konsensus. (Sam)

HENGKI KURNIAWAN BAGIKAN MOMEN KEBAHAGIAAN DALAM KUNJUNGAN PRESIDEN RI KE STASIUN KERETA CEPAT PADALARANG

0

JIB | ™ KABUPATEN BANDUNG BARA,- Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menbagikan moment membahagiakan dalam momen Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia, H. Jokowidodo, ke Stasiun Transit Hub Padalarang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), Rabu (13/9) pagi.

Bagaimana tidak, pada kesempatan tersebut, dirinya diminta langsung oleh Presiden untuk membersamainya sepanjang kunjungan dalam rangka meninjau progres pembangunan proyek kereta cepat ini.

“Alhamdulillah hari ini berkesempatan mendampingi kunjungan Pak Presiden bersama rombonhan mengunjungi progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Transit Hub Padalarang,” ungkapnya.

Disepanjang kebersamaan tersebut, Presiden menginatruksikan jajarannya untuk membantu percepatan akses menuju Stasiun Transit Hub Padalarang.

Bak gayung bersambut, Hengki pun berkesempatan untuk Curhat mengeluarkan berbagai kendala terkait pembangunan di Kabupaten Bandung Barat selama ini dan berharap ada percepatan pembangunan seiring pembangunan proyek KCJB ini.

Diantaranya, Ia meminta bantuan untuk pelebaran jalan mulai dari Stasiun padalarang menuju kawasan wisata Lembang.

“Saya juga menyampaikan permasalahan kemacetan yang kerap terjadi setiap pagi dan sore disepanjang Jalan Nasional mulai dari Cimareme hingga Padalarang. Beliau (Presiden) meminta saya untuk segera menyampaikan usulan tersebut melalui Pak Pramono Anung. Mudah-mudahan ini dapat segera direalisasikan,” terangnya.

Ia meyakini bahwa dengan adanya KCJB maka akan berdampak positif bagi pembangunan dan perekonomian daerah, mengingat tingginya potensi yang dimiliki Kabupaten Bandung Barat.

“Kami akan segera menindaklanjuti instruksi ini dan segera menyampaikan semua usulan tersebut. Mohon do’anya semoga semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

(Wawan Gunawan)

FIKOM UNISBA JALIN KERJASAMA DENGAN HIPMI KABUPATEN BANDUNG BARAT UNTUK MENGGALI POTENSI KEWIRAUSAHAAN PEREMPUAN

0

JIB |® Bandung, – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menjalin kerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung Barat dalam menggali potensi dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan bagi para perempuan di Desa Paku Haji, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu 2 September 2023, bertempat di Aula Desa Paku Haji, dan dihadiri oleh para peserta rombongan belajar, pengurus desa, perwakilan dari HIPMI Kabupaten Bandung Barat, dan perwakilan dari Fikom Unisba, baik mahasiswa maupun dosen.


Implementasi dari kerjasama antara Fikom Unisba dan HIPMI Kabupaten Bandung Barat adalah dengan diselenggarakannya pemberian materi “Kewirausahaan” oleh perwakilan HIPMI Kabupaten Bandung Barat, Adi C. Wiratmadja. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) ini merupakan rangkaian kegiatan dari Program Sekolah Perempuan (Koper) “Athena”, yang bertujuan untuk menggali potensi dan menumbuhkan motivasi bagi para perempuan di Desa Pakuhaji untuk berwirausaha.


Materi yang disampaikan pada pertemuan ini adalah tentang “Memahami dan Membuat Business Model Canvas”, yang memberikan gambaran baru mengenai bisnis model canvas kepada para peserta yang merupakan rombongan belajar Koper Athena. Didalamnya mencakup pengetahuan yang dapat menambah pemahaman rombongan belajar mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat suatu bisnis, dan juga berisikan tips-tips untuk mengembangkan produk agar menarik pembeli. Dengan diberikannya materi tersebut, diharapkan dapat membangun pengetahuan dan semangat rombongan belajar Koper Athena untuk menciptakan suatu bisnis baru ataupun mengembangkan bisnis yang sudah mereka miliki.


Keberadaan ibu rumah tangga selalu dilihat hanya sebatas untuk memasak, merawat anak dan membersihkan rumah saja sehingga tak jarang ibu rumah tangga dipandang tidak dapat berkontribusi terhadap perekonomian keluarga. Jika dilihat dari intensitas waktu di rumah yang tinggi, seorang ibu rumah tangga memiliki potensi yang besar untuk menciptakan suatu produk yang dapat dipasarkan dan bernilai rupiah untuk mendukung perekonomian keluarga. Di era sekarang ini, banyak sekali bisnis-bisnis yang terus bermunculan sehingga perlu adanya gebrakan-gebrakan baru dalam dunia bisnis terutama bagaimana cara untuk mengembangkan suatu produk dan strategi pemasaran perlu dikuasai.

HIPMI sebagai organisasi independen para pengusaha muda yang bergerak dibidang perekonomian dan menaungi UMKM, memiliki keahlian dan keterampilan dalam membina para anggotanya untuk memetakan kebutuhan pasar, sehingga dapat membantu para perempuan di Desa Pakuhaji untuk fokus mengembangkan bisnis yang mereka miliki dan bagaimana cara memasarkannya sesuai target yang ingin dicapai.


Materi kewirausahaan ini berhasil membuat rombongan belajar Koper Athena antusias, dilihat dari adanya diskusi secara langsung yang diajukan kepada pemateri. Dengan adanya kerja sama antara HIPMI Kabupaten Bandung Barat dan Fikom Unisba diharapkan bisnis yang dikembangkan oleh rombongan belajar dapat dinaungi langsung oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat. Angga selaku Ketua Umum HIPMI Kabupaten Bandung Barat juga menyampaikan, “Semoga kerja sama dan pemberian materi ini menjadi pembuka usaha-usaha di Desa Pakuhaji yang nantinya siap dinaungi oleh HIPMI Kabupaten Bandung Barat”, ujarnya.


Sebelum pemberian materi mengenai kewirausahaan, Tim PPK Ormawa yang diwakili oleh Muhammad Rangga Pratama, memberikan materi fotografi yang didukung langsung dengan praktek dihadapan rombongan belajar. Materi dan praktek fotografi ini memberikan pengetahuan kepada rombongan belajar mengenai tata cara foto produk yang baik, benar dan juga menarik. Foto produk sangatlah penting untuk mempromosikan produk di pasaran sehingga penting untuk menciptakan foto produk yang menarik untuk memikat target pasar.

Melalui praktek ini, rombongan belajar ikut mencoba secara langsung teknik-teknik yang sudah dipaparkan oleh Rangga. Pada kesempatan itu pula salah satu rombongan langsung mencoba memfoto produk usaha rumahan miliknya dan juga beberapa yang memfoto makrame hasil dari program “Bengkel Kreativitas” yang diadakan oleh Koper Athena pada pertemuan minggu sebelumnya.***

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -