JIB | Karawang, – Ketua DPC LSM Lidik Karawang, laporkan bagian umum Sekretariat Setda Kabupaten Karawang ke pihak Kejaksaan Karawang. Hal ini adanya dugaan yang janggal terkait anggaran makan dan minum tahun 2020 s/d 2021, yang menyerap APBD Karawang, Kamis (06/04/23).
Dikatakan, Suhanta sebagai Ketua DPC LSM Lidik Karawang, bahwa pihaknya secara resmi telah melaporkan Bagian Umum Sekretariat Setda Karawang, kepada pihak Kejaksaan Karawang, dengan adanya dugaan yang janggal terkait anggaran makan dan minum tahun 2020 – 2021.
“Kita sudah berlapor kepada pihak Kejaksaan Karawang. Dengan laporan yang sudah dilayangkan pada hari selasa dengen surat Nomor:112)LAPDU/ LSM -Lidik/lV/2023, pada tanggal 4 April 2023, dan diharapkan agar ditindak lanjut,” ucapnya.
Menurutnya, bahwa pihaknya melaporkan bagian umum Setda Kabupaten Karawang, karena sudah mengantongi data dengan adanya dugaan SPK piktif dengan Nomor: 027/268/SPK/UM/JL-148/VII/2023.
“Hal tersebut diharapkan agar pihak kejaksaan menindak lanjut laporan dari pihak kami, dan diproses secepatnya sesuai aturan yang berlaku secara profesional,” Tegasnya.
Lanjutnya mengatakan, selain SPK piktif, pihaknya mendapatkan temuan yang telah merugikan salah seorang pengusaha dilingkungan Pemda Karawang, yang terindikasi korban permainan makan dan minum Pemda Karawang.
“Akibat korban permainan makan dan minum yang di gagas oleh Setda Karawang, kita sudah dorong juga kepada pihak Kejaksaan Karawang, agar ditindak lanjut semestinya,” pungkasnya. (Sule/Ey -Red)
JIB | CIKARANG PUSAT – Pada hari ketiga sejak dicanangkan secara serentak Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Kabupaten Bekasi sudah mencatatkan 153.812 atau 41,3 Persen anak yang menjadi target sasaran telah diimunisasi.
“Target sasaran kita se- Kabupaten Bekasi adalah sebesar 372.766 dan berkat upaya-upaya yang kita lakukan saat ini sudah sebanyak 153.812 anak-anak balita di Kabupaten Bekasi sudah diimunisasi melalui program ini. Tentu capaiannya akan terus bertambah setiap harinya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, pada Kamis (06/04/2023).
Dikatakannya Dinas Kesehatan sendiri menargetkan minimal sebesar 95 Persen anak-anak balita di Kabupaten Bekasi menerima imunisasi Polio ini. Pihaknya juga melakukan beberapa upaya untuk mengoptimalkan program Sub PIN Polio agar dapat tercapai secara cepat dan tepat sasaran, serta mengejar sasaran yang belum menerima imunisasi sebanyak 218.954.
“Mulai dari penggalangan komitmen seluruh stakeholder dari tingkat kabupaten hingga desa. Kemudian kita melibatkan seluruh sektor termasuk swasta , posyandu, bidan prakter mandiri kurang lebih sebanyak 2.883 pos untuk membantu program ini,” jelasnya.
Pihaknya juga melakukan upaya percepatan melalui door to door dengan menyasar kepada masyarakat yang tidak sempat datang ke pos-pos pelayanan sub PIN Polio agar cakupannya dapat terpenuhi. Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat memahami bahaya apabila mengabaikan program imunisasi Polio. Hal itu lantaran Polio merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan cepat penyebarannya.
“Hanya dua pencegahannya terhadap virus atau penyakit ini, yakni dengan imunisasi itu sendiri dan yang kedua adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat. Jadi imbauannya terapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari dan bawa anak balitanya ke pos-pos pelayanan Sub PIN Polio di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, dia juga menyebutkan bahwa program ini juga dapat membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi.
“Meski tidak berhubungan langsung akan tetapi apabila terkena kepada masyarakat maka akan mempengaruhi perkembangan sumberdaya manusianya sehingga menjadi tidak produktif akibat dampak dari penyakit Polio ini,” ujarnya. (Red)
JIB | Kabupaten Bekasi – Gerak Cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan ratusan ruang kelas baru (RKB) untuk menyambut siswa baru Tahun Ajaran 2023/2024.
Ruang kelas baru yang selesai dikerjakan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang pada 2022 lalu itu secara bertahap diserahterimakan ke Dinas Pendidikan pada tahun ini.
“Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemkab Bekasi dalam menunjang proses belajar mengajar,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro usai meninjau gedung baru SD Babelan Kota 05 Kecamatan Babelan, Selasa (04/04/2023).
Benny mengatakan, peninjauan ini dilakukan terhadap gedung sekolah yang dibangun pada Tahun 2022. Setelah melalui tahapan pengujian dan syarat administrasi lainnya, gedung dapat digunakan.
“Ini merupakan kerja sama kami dengan Dinas Pendidikan untuk bersama-sama menciptakan sarana dan prasarana yang baik bagi peserta didik. Alhamdulillah bisa digunakan untuk menyambut peserta didik pada tahun ajaran mendatang,” kata dia.
Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 214,08 miliar untuk membangun infrastruktur pendidikan pada 2022 lalu. Pagu tersebut dialokasikan untuk membangun 51 ruang kelas baru di tingkat SD dan 19 ruang kelas baru di tingkat SMP.
“Kami juga merehabilitasi kelas-kelas yang tidak lagi memadai. Total ada 268 ruang kelas yang direhab di tingkat SD dan 84 ruang kelas di tingkat SMP. Pembangunan ini terus dilakukan berkaitan dengan komitmen Pemkab Bekasi pada sektor pendidikan,” ucapnya.
Tidak sebatas fokus pada bangunan, revitalisasi pun dilakukan terhadap fasilitas penunjang lainnya seperti taman dan pagar. Benny mengatakan, terdapat 86 titik revitalisasi fasilitas penunjang di tingkat SD dan 19 titik di SMP.
“Pembangunan ini merupakan hasil dari usulan masyarakat dan pihak sekolah agar para siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ucap dia.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturahman mengatakan persiapan penyambutan peserta didik baru dimulai dengan melihat kesiapan sarana infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya.
“Kami hari ini, Dinas Pendidikan bersama Kadis Cipta Karya melihat kesiapan infrastruktur, fasilitas dan akses pendidikan yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk menyambut peserta didik baru.
Alhamdulillah bangunan yang dibangun oleh Dinas Cipta Karya telah selesai dan semoga bisa bermanfaat untuk peserta didik yang memerlukan ruang dan kelas yang memadai,” katanya.
Imam mengatakan, tahun ajaran baru kerap menyedot animo peserta didik baru. Untuk itu, persiapan perlu dilakukan agar pelaksanaan tahun ajaran baru ini berjalan optimal.
“Kami tidak dapat memprediksi jumlah peserta didik baru tapi kami siap, berapapun kebutuhan jumlah kebutuhan didik baru. Ini yang kami lakukan bersama,” ucap dia.
Tidak hanya gedung, kursi dan meja belajar pun disiapkan. Imam mengatakan, tidak ada lagi siswa yang belajar di lantai.
“Meubeler sudah bisa digunakan dengan yang baru, sudah disiapkan tinggal proses yang perlu dilalui. Tahun ini ada 160 ruang yang akan diisi mebeler baru. Untuk kelas baru dan penggantian. Untuk 2022 sudah seluruhnya terfasilitasi,” ucap dia.
Imam mengakui, kondisi sekolah di Kabupaten Bekasi masih memerlukan perhatian lebih. Masih terdapat banyak ruang kelas yang rusak, baik berat, sedang maupun ringan.
Kemudian rasio kecukupan antara ruang yang ada dengan rombongan belajar masih perlu ditingkatkan. Akan tetapi perbaikan terus dilakukan dengan meningkatkan koordinasi antar instansi.
“Tapi kami tidak kecil hati, karena suatu saat permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik. Tentunya dengan koordinasi yang baik. Kami sudah mulai menyusun dari tahapan perencanaan sehingga nanti ketika pelaksanaan nanti sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya. (Adv)
JIB |™Kabupaten Bekasi- Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir monitoring kelayakan taman disepanjang jalan pantura dari perbatasan Kota Bekasi sampai Kabupaten Karawang.
Menurutnya, menjelang hari raya Idul Fitri 2023 taman disepanjang jalan tersebut kerap dilewati para pemudik, oleh sebab itu ia menargetkan sebelum lebaran perawatan taman sudah selesai.
“Jadi saya menginginkan taman-taman dijalur pantura Kabupaten Bekasi ini sudah terlihat bagus sehingga bisa dinikmati para pemudik yang melewati jalur itu,” ucapnya, (06/04/2023).
Selain monitoring kegiatan, pihaknya juga sekaligus membagikan ratusan paket takjil secara gratis kepada pengendara jalan yang melewati jalur Taman Kota Citarik, Kecamatan Cikarang Timur.
“Pemeliharaan Taman Kota Citarik ini sebelum lebaran harus selesai dan bisa terlihat rapi dan tertata, apalagi disini salahsatu monumen Kyai Haji Nur Ali pahlawan Bekasi,” kata dia.
Dia berharap kegiatan dibulan Ramadhan 1444 Hijriah ini menjadi awal yang baik bagi kita, bahkan momentum perdan ini bisa dilakukan secara rutin setiap tahunnya.
“Hal ini merupakan kegiatan perdana Dinas Disperkimtan Kabupaten Bekasi bagi-bagi takjil secara gratis,” tutupnya (ADV)
JIB | Cikarang – Andaipun diusulkan oleh DPRD Kabupaten Bekasi ataupun Gubernur Jawa Barat, Dani Ramdan berpotensi tidak dapat lagi diangkat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bekasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Demikian diutarakan Tokoh Masyarakat Kecamatan Sukakarya, Karman Supardi.
Menurutnya, pengangkatan Dani Ramdan sebagai Pj Bupati Bekasi yang dilantik pada 23 Mei 2022 lalu sesuai SK Mendagri Nomor: 131.32-1178 Tanggal 12 Mei 2022, masih menuai masalah lantaran sedang digugat oleh sekelompok masyarakat di PTUN Jakarta.
“Ya potensi untuk tidak diangkat lagi sangat terbuka. Selain karena faktor tertentu, SK Pengangkatannya pun secara bersama-sama dengan Pj Kepala Daerah lain sedang digugat melalui Perkara Nomor 422/G/TF/2022/PTUN.JKT Tanggal 28 November 2022, dan saat ini masih dalam proses persidangan dengan agenda Tambahan Bukti Para Pihak dan Ahli Tergugat II,” ujar Karman Supardi saat dimintai pendapat awak media, Kamis (06/04).
Ia mengatakan, dalam petitum gugatan tersebut, para Penggugat meminta Majelis Hakim untuk membatalkan atau menyatakan tidak sah dalam pengangkatan dan pelantikan 88 Pj Kepala Daerah, termasuk Pj Bupati Bekasi yang dilantik selama kurun waktu sejak 12 Mei 2022 sampai dengan 25 November 2022.
“Artinya apa, setidaknya dapat dipahami bersama bahwa kedudukan (hukum) Dani Ramdan sebagai Pj Bupati Bekasi sedang dalam sengketa, sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Menurut dia, substansi persoalannya bukan terletak pada kinerja Dani Ramdan yang terbilang baik atau pun kurang baik selama hampir satu tahun menjadi Pj Bupati Bekasi.
Namun, persoalan sesungguhnya lebih kepada dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan konflik kepentingan yang diduga dilakukan Mendagri yang mengangkat Dani Ramdan tanpa lebih dulu menerbitkan peraturan pelaksana sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang Pilkada dan Putusan MK, sehingga akhirnya berujung sengketa.
“Etika dan logika sederhananya adalah bagaimana mungkin jika suatu barang yang katakanlah statusnya masih dalam sengketa, masih berkonflik, lantas serta-merta akan digunakan atau dipakai kembali, ya toh?” kelakar Karman.
Agar kasus serupa tidak terjadi lagi pada tahun ini, kata dia, mestinya sebelum memberikan kesempatan kepada DPRD untuk mengusulkan 3 (tiga) nama calon Pj Bupati Bekasi, Kemendagri sudah menyiapkan peraturan pelaksana sebagai payung hukum dan formatnya bisa saja dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) ataupun Peraturan Mendagri (Permendagri).
“Sebenarnya desakan agar segera dibuat peraturan pelaksana soal teknis pengangkatan Pj Kepala Daerah sangat kencang dari sejumlah elemen masyarakat, DPR-RI hingga rekomendasi Ombudsman RI. Namun sayangnya, hingga kini peraturan pelaksana yang dijanjikan Kemendagri tersebut tak kunjung rampung,” katanya.
Pihaknya berharap agar proses pengangkatan Pj Bupati Bekasi pada 2023 ini dilakukan secara selektif, transparan, dan terbuka bagi partisipasi publik.
Tak hanya itu, pihaknya meminta Mendagri lebih cermat dalam proses penyaringan dan penetapan Pj Bupati Bekasi dengan kemampuan yang sesuai dengan karakteristik Daerah Para Jawara ini.
“Di masa seperti saat ini, kemampuan akselerasi Penjabat Bupati Bekasi untuk merangkul semua pihak sangat penting. Tidak bisa wan man show dan egosentris. Dibutuhkan sosok yang mampu mengayomi dan memahami sosial kultural Tanah Para Jawara ini,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sesuai SK Mendagri Nomor: 131.32-1178 Tanggal 12 Mei 2022, akhir masa jabatan (AMJ) Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan akan berakhir pada 22 Mei 2023 mendatang.
Kemudian, sesuai Surat Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Nomor: RT. 04/420-DPRD/2023 Tanggal 28 Februari 2023 Perihal Usulan Calon Pj. Bupati Bekasi yang ditujukan kepada Mendagri dengan tembusan Gubernur Jawa Barat.
Bahwa berdasarkan hasil Rapim bersama para Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Bekasi menyepakati usulan 3 (tiga) nama sebagai calon Penjabat Bupati Bekasi yaitu: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten bekasi Yana Suyatna, Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Rahmat Atong, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat A. Koswara.
Selanjutnya, sesuai Surat Mendagri Nomor: 100.2.1.3/1773/SJ Tanggal 27 Maret 2023 Hal Usulan Nama Calon Penjabat Bupati/Walikota. Bahwa DPRD Kabupaten Bekasi melalui Ketuanya, dapat mengusulkan 3 (tiga) nama calon Penjabat Bupati Bekasi dengan orang yang sama/berbeda untuk menjadi bahan pertimbangan Menteri dalam menetapkan Penjabat Bupati Bekasi, dan disampaikan paling lambat tanggal 6 April 2023 kepada Mendagri. (Red)
JIB | KABUPATEN BEKASI, – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang kab Bekasi tingkatkan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah demi kenyamanan untuk belajar mulai tahun ini terus di tingkatkan demi perserta didik nyaman dalam proses belajar mengajar dan ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bekasi. (03/04/2023).
“Agar kegiatan peningkatan sarana dan prasarana ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk menghasilkan generasi muda cerdas dan berkualitas di masa mendatang dan menjadikan proses pendidikan yang profesional” jelas Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Benny Sugiarto Prawiro kepada media online Jurnal Indonesia Baru.
Lanjut Benny hal ini menjadikan Kegiatan peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas sekolah tahun ini, penataan halaman hingga pemagaran sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi bagus dan enak di pandang dan nyaman untuk di para siswa/siswi.
Pekerjaan tersebut diperuntukkan bagi 57 titik sekolah dengan rincian 23 unit satuan pendidikan jenjang sekolah dasar dan 34 titik untuk jenjang sekolah menengah pertama.
“Saya berharap Pemerintah daerah dengan mengalokasikan pagu pembiayaan sebesar Rp17 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi 2023 untuk merealisasikan kegiatan dimaksud bisa berjalan lancar sesuai harapan masyarakat” ucapnya.
Hal ini menurut Benny bisa terealisasi kegiatan penataan halaman dan pemagaran sekolah dan sarana maupun prasarana nantinya bisa terselesaikan dengan baik dan semua ini akan di lelang dalam waktu dekat.
“Saya berharap melalui kegiatan ini para siswa dan siswi berikut sumber daya manusia (SDM), di lingkungan pendidikan mendapatkan fasilitas memadai sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat demi pendidikan yang berkualitas dan intinya semuanya harus di rawat dengan baik” tutupnya. (ADV)
JIB | Karawang, – Pememerintahan desa telukjaya kecamatan pakisjaya kabupaten karawang, diduga telah mengabaikan Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya dalam merealisasikan dana desa tahap satu tahun 2023, yang digelontorkan pemerintah pusat melalui kementerian desa, dengan cara diborongkan, Minggu (02/04/23).
Dikatakan seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya, bahwa pelaksanaan untuk peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan di desa telukjaya kecamatan pakisjaya kabupaten karawang, secara diborongkan.
“Untuk pembangunan di desa telukjaya, diantaranya bangun untuk jalan lingkungan cor beton, memang di borongkan kepada seseorang yang kebetulan saya juga kenal nama dan alamatnya,” terangnya.
Menurutnya mengenai realisasi dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat melalui kementerian desa telah diatur oleh undang undang, dan tertuang di peraturan bupati (Perbub) tidak boleh diborongkan.
“Dengan tidak diborongkannya dalam merealisasikan dana desa sesuai tujuan utama dari digelontorkan dana desa kepada masing-masing desa. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara sampai berita ini terbit, baik kepala desa telukjaya, maupun pihak terkait, belum memberikan keterangan dengan disinyalir adanya realisasi dana desa tahap satu tahun 2023 dalam pelaksanaannya yang telah di borongkan,.(Sule/Ey – Amir)
JIB | Karawang, – Tersiar kabar miring yang menerpa terkait realisasi dana desa tahap satu tahun 2023, Kades Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, bantah dugaan tersebut, Minggu (02/04/23).
Krisna, sebagai Kepala Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya, mengatakan bahwa dirinya tidak merasa nyaman dengan adanya kabar miring yang menerpa terkait realisasi dana desa tahap pertama tahun 2023.
“Untuk pengalokasian dana desa tahap pertama 2023, yang digulirkan pemerintah pusat melalui kementerian desa, dalam pelaksanaannya kita ini sudah sesuai arahan dari instansi terkait, adapun adanya kabar miring itu tidak benar,” ucapnya.
Menurut nya, tudingan yang kurang sedap di dengar dalam merealisasikan dana desa tahap pertama tahun 2023 itu tidak benar, hal ini tentunya perlu adanya peninjauan lokasi untuk pembuktian.
“Pembangunan jalan lingkungan di dusun bungin yang sudah kita kerjakan, dengan panjang kali lebar kali ketinggian cor beton sudah sesuai juklak dan juknis,” terangnya.
Lebih lanjut mengatakan, penggunaan dana desa diperuntukkan untuk pembangunan jalan lingkungan di dusun bungin, sehingga dapat meningkatkan pemerataan pembangunan, kesejahteraan desa melalui peningkatan pelayanan public desa.
“Dalam pelaksanaannya kita terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan lembaga setempat, sehingga pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan mendapatkan hasil yang sangat optimal,” pungkasnya. (Sule/Ey – Amir)
JIB | Karawang, – Pemdes Telukjaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, dalam merealisasikan dana desa tahap satu tahun 2023, diduga tidak sesuai spek. Hal tersebut akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkai, Minggu (02/04/23).
Dari hasil pantauan Jurnal Indonesia Baru (JIB), Minggu (02/04/23), pembangunan rambat beton untuk jaling lingkungan di dusun kendal nampak terindikasi adanya penyimpangan, hal tersebut diperkuat nampak lebar dan ketinggian ruas jalan yang di cor beton.
Ketemu di papan informasi sudah jelas untuk panjang, lebar dan tingginya pembangunan cor beton. Namun hasil realisasi pembangunan untuk lebar dan ketinggian terindikasi kurangi kuantitas. Pasalnya untuk ketinggian yang sesuai spek nampak hanya dibahu jalan yang lama.
Hal tersebut disinyalir akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait, dalam pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan di dusun kendal desa telukjaya, dengan dibiayai dana desa tahap satu tahun 2023 yang tidak optimal.
Sementara menurut keterangan warga sekitar yang enggan disebut namanya, mengatakan, pelaksanaan pekerjaan pembangunan cor beton di dusun kendal dikerjakan oleh pihak ketiga.
“Kita melihat langsung pada waktu pelaksanaan pembangunan sebagian yang bekerja bukan orang desa Telukjaya, yang tak lain adalah orang luar desa. Yang bekerja bawaan pemborong pelaksana pembangunan,” cetusnya.
Dengan adanya tersebut, Pemdes telukjaya kecamatan pakisjaya kabupaten karawang, telah mengabaikan nawacita bpk presiden joko widodo (Jokowi). Seharusnya dana desa dengan digelontorkan pemerintah pusat melalui kementerian desa bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang bermartabat.(Sule/Ey)
JIB | Kabupaten Bekasi- Relawan BN Holik bagikan seribu paket takjil buka puasa kepada pengendara jalan yang melintas di Jalan Pasir Gombong, Kabupaten Bekasi, Jum’at (31/3).
Ketua Relawan BN Holik, Yeti Lestari mengatakan dibulan Ramadhan ini pihaknya mengaku sudah menyiapkan menu berbuka puasa secara gratis untuk dibagikan kepada masayarakat.
“Selain berbagi dibulan suci ini, kami juga ingin menunjukan Relawan BN Holik hadir ditengah-tengah masyarakat menyiapkan kebutuhan untuk berbuka puasa,” kata Yeti.
Yeti mengaku Relawan BN Holik akan melakukan rutinitas kegiatan sosial lainnya selama bulan Ramadhan 1444 Hijriah ini. Bahkan ia pun menargetkan pembagian takjil ini bisa menyeluruh wilayah Kabupaten Bekasi.
“Meskipun cuaca panas tapi tidak mengurunkan niat kami untuk melakukan kebagikan, saya berharap bukan hanya pembagian takjil tapi kegiatan sosial lainnya pun bisa kami lakukan,” tutupnya (Red)