Saturday, March 14, 2026
Home Blog Page 2

Kinerja Pj. Kades Tanjungbungin Junaedi Tuai Apresiasi Masyarakat

0


JIB | Karawang – Kinerja Penjabat (Pj.) Kepala Desa Tanjungbungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Junaedi, menuai apresiasi dari masyarakat. Selama memimpin desa tersebut, Junaedi dinilai mampu menghadirkan pelayanan publik yang responsif serta membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan desa.

Sejumlah warga menyebut, di bawah kepemimpinan Junaedi, pelayanan administrasi desa menjadi lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit-belit. Selain itu, koordinasi antara perangkat desa dan masyarakat juga dinilai semakin baik, Selasa (3/3/2026).

Salah seorang tokoh masyarakat Tanjungbungin yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kepemimpinan Junaedi membawa suasana baru dalam pelayanan di kantor desa.

“Sejak dipimpin Pak Junaedi, pelayanan di desa terasa lebih tertib dan cepat. Masyarakat yang mengurus administrasi tidak perlu menunggu lama seperti sebelumnya,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurut warga lainnya, Junaedi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan program-program desa berjalan sesuai kebutuhan warga.

“Beliau tidak hanya duduk di kantor. Kalau ada kegiatan atau persoalan di lingkungan warga, beliau sering hadir dan berdialog langsung dengan masyarakat,” katanya.

Dalam keterangannya, Junaedi menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Saya hanya menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Pj. Kepala Desa. Prinsip saya sederhana, bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal dan pembangunan desa bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga,” ungkap Junaedi.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelayanan dan pembangunan desa tidak lepas dari kerja sama seluruh perangkat desa serta dukungan masyarakat.

“Tanpa dukungan masyarakat dan kerja sama yang solid dari perangkat desa, tentu program yang ada tidak akan berjalan optimal,” tambahnya.

Apresiasi yang diberikan masyarakat tersebut menjadi dorongan moral bagi Pemerintah Desa Tanjungbungin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kepercayaan warga terhadap pemerintahan desa. (Ey/Red)

Ketua DPRD Harap ICMI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kota Cimahi

0



CIMAHI|JIB,-  Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko menyampaikan harapan besar agar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dapat berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai moral serta intelektual.
Hal tersebut disampaikan dalam acara pengukuhan pengurus ICMI Kota Cimahi masa bakti 2026–2031.


Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Ketua DPRD mengucapkan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.



Ia menegaskan bahwa amanah kepengurusan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan pembangunan daerah, khususnya di Kota Cimahi.
Menurutnya, ICMI sebagai wadah berhimpunnya para cendekiawan Muslim memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban bangsa melalui penguatan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta sumbangsih pemikiran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Terlebih di tengah tantangan global, transformasi digital, dan kompleksitas persoalan sosial ekonomi, kehadiran ICMI di tingkat daerah dinilai semakin relevan dan dibutuhkan.



Ketua DPRD juga menekankan visi Cimahi sebagai kota peradaban, yakni kota yang tidak hanya maju secara fisik dan infrastruktur, tetapi juga dibangun di atas fondasi nilai, ilmu pengetahuan, akhlak, budaya, serta kualitas sumber daya manusia yang unggul. Kota peradaban, menurutnya, menjadikan moralitas dan intelektualitas sebagai pilar utama pembangunan.


Dengan latar belakang sejarah panjang sebagai kota strategis di Jawa Barat dan karakter masyarakat yang religius, dinamis, serta produktif, Cimahi memiliki modal sosial yang kuat. Modal ini perlu terus dirawat dan dikembangkan guna mewujudkan Cimahi Mantap—maju, agamis, nyaman, teladan, aman, dan produktif. Untuk mencapai cita-cita tersebut, ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan cendekiawan, masyarakat, serta media.

Dalam konteks inilah, peran ICMI dinilai sangat strategis sebagai jembatan antara gagasan dan implementasi, antara pemerintah dan masyarakat, serta antara nilai keislaman dan kemajuan zaman.
Lebih lanjut, DPRD berharap ICMI Kota Cimahi dapat menjadi mitra dalam memberikan masukan dan rekomendasi kebijakan, berperan aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi, mendorong pengembangan ekonomi umat berbasis inovasi dan teknologi, serta menjadi perekat ukhuwah dan penjaga nilai moderasi beragama.


Dengan potensi besar di bidang pendidikan, industri kreatif, dan ekonomi lokal, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan seperti ICMI diyakini mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Menutup sambutannya, Wahyu kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Kota Cimahi yang baru dilantik, seraya berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keikhlasan sebagai momentum memperkuat peran intelektual dalam pembangunan daerah.(Rahmat)

Ketua DPRD Cimahi Resmi Buka Pesantren Kilat Ramadan di SMA Negeri 2 Cimahi

0



Cimahi|JIB,- Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiyatmoko secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Kota Cimahi, hasil kolaborasi dengan Yayasan Bina Fitrah Umat.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi generasi muda.


Ketua DPRD  Wahyu menegaskan bahwa pesantren kilat tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan semata.


Lebih dari itu, pesantren kilat merupakan momentum strategis dalam membentuk karakter pelajar di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus globalisasi hingga pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.


“Generasi saat ini membutuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Pondasi iman dan akhlak mulia menjadi hal utama agar pelajar mampu menghadapi perubahan zaman dengan bijak,” ujarnya.


Ia menilai kegiatan pesantren kilat memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang religius, berintegritas, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.


Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kota Cimahi, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bina Fitrah Umat dan SMA Negeri 2 Kota Cimahi atas komitmen mereka dalam membina generasi muda Islam yang aktif, produktif, dan berakhlakul karimah.


Kepada para peserta, Wahyu juga berpesan agar momentum pesantren kilat dimanfaatkan sebaik mungkin. Para pelajar didorong untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat menjadi pelajar berprestasi dan berkarakter.


Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dalam pendidikan Islam. Rasulullah SAW disebut sebagai contoh terbaik dalam membangun peradaban melalui akhlak, seperti kejujuran, amanah, kesantunan, dan keteguhan prinsip.


Nilai-nilai tersebut, menurutnya, dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin salat tepat waktu, jujur dalam ujian, bertanggung jawab terhadap tugas sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta bijak dalam menggunakan media sosial.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa para pelajar merupakan calon pemimpin masa depan. Kepemimpinan, kata dia, tidak dimulai dari jabatan, melainkan dari kemampuan memimpin diri sendiri, menjaga integritas, dan konsisten dalam kebaikan.


Melalui kegiatan pesantren kilat ini, ia berharap lahir generasi muda Kota Cimahi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.



Acara ditutup dengan doa dan harapan agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kemudahan dalam setiap langkah. Dengan mengucapkan basmalah, Ketua DPRD Kota Cimahi secara resmi membuka Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah kolaborasi Yayasan Bina Fitrah Umat bersama SMA Negeri 2 Kota Cimahi.(Rahmat)

Dana BOS 2025 SDN Sindangsari 03 Disorot, Warga Pertanyakan Realisasi Anggaran Puluhan Juta

0



JIB | Bekasi – Realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SD Negeri Sindangsari 03, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan tajam dari warga. Laporan penggunaan anggaran yang disampaikan pihak sekolah melalui aplikasi OMSPAN kepada pemerintah diduga tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan dan berpotensi melanggar ketentuan pengelolaan dana BOS.

Berdasarkan data laporan keuangan, pihak sekolah menganggarkan dana BOS untuk sejumlah kegiatan dengan nilai signifikan, yakni pengembangan perpustakaan sebesar Rp 32.262.700, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp 30.830.000, serta penyediaan alat multimedia pembelajaran sebesar Rp 25.000.000. Total anggaran dari tiga komponen tersebut mencapai lebih dari Rp 88 juta.

Namun, warga menilai besarnya anggaran tersebut tidak sebanding dengan perubahan maupun fasilitas yang terlihat di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut memicu dugaan adanya ketidaksesuaian antara laporan administrasi dan realisasi fisik.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa transparansi penggunaan dana BOS di sekolah tersebut patut dipertanyakan dan harus diaudit oleh pihak berwenang.

“Nilainya sangat besar, tapi kami tidak melihat perubahan signifikan, terutama pada fasilitas perpustakaan maupun sarana pembelajaran. Kami khawatir ada laporan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, penggunaan dana BOS merupakan anggaran negara yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka, sehingga setiap rupiah harus jelas peruntukan dan hasilnya.

“Dana BOS itu uang negara untuk pendidikan, bukan untuk disalahgunakan. Kami minta Dinas Pendidikan dan Inspektorat segera turun tangan melakukan audit agar semuanya jelas dan tidak menimbulkan kecurigaan,” tegasnya.

Sorotan warga juga mengarah pada kewajiban sekolah dalam menyampaikan laporan yang akurat melalui sistem OMSPAN, karena laporan tersebut menjadi dasar pertanggungjawaban penggunaan anggaran kepada pemerintah pusat.

Warga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Inspektorat Daerah, serta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik secara administrasi maupun fisik di lapangan, guna memastikan tidak terjadi dugaan penyimpangan atau mark-up anggaran oleh oknum tertentu.

“Kalau memang anggaran itu benar digunakan sesuai aturan, pihak sekolah harus berani membuka secara transparan. Tapi kalau tidak, aparat harus bertindak tegas,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak SD Negeri Sindangsari Kecamatan Cabangbungin belum memberikan klarifikasi resmi terkait rincian realisasi dana BOS tahun 2025 tersebut. (Red)

HPN 2026, Pemkab KBB Tegaskan Pers sebagai Mitra Strategis Pembangunan AMANAH di Bandung Barat

0



BANDUNG BARAT-JIB,- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026 dimaknai sebagai momentum strategis untuk meneguhkan peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang Aman, Maju, Adaptif, dan Harmonis (AMANAH) di Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah Daerah KBB melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat, Rony Rudiana, menegaskan bahwa keberadaan pers memiliki kontribusi krusial dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah.


Menurut Rony, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran publik, menjaga optimisme sosial, serta mengawal arah kebijakan agar senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat.


“Pers memiliki posisi penting dalam menciptakan ruang dialog yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif, pers turut memperkuat fondasi pembangunan daerah,” ujarnya, Senin (9/2/2026).


Sejalan dengan visi AMANAH, Rony berharap insan pers terus berperan aktif sebagai jembatan komunikasi yang efektif, menghadirkan informasi yang mencerahkan sekaligus mendorong lahirnya kritik yang objektif dan solutif.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten mengawal kebijakan publik di Bandung Barat secara kritis, profesional, dan beretika. Menurutnya, kritik yang membangun merupakan energi positif bagi pemerintah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


“Kritik yang sehat membuat pemerintah bekerja lebih terbuka, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.


Lebih lanjut, Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan media melalui peningkatan keterbukaan informasi publik, penguatan literasi digital, serta pemanfaatan teknologi komunikasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Peringatan HPN 2026 diharapkan menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mengawal pembangunan Kabupaten Bandung Barat agar semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.


“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah menjadi suara kebenaran dan harapan bagi masyarakat,” pungkas Rony.
(Wawan Gunawan)

Kepemimpinan Jayadi Arahkan Desa Sukamekar Menuju Kemajuan Berkelanjutan

0


JIB | Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Jayadi menegaskan komitmennya untuk membawa Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, menuju kemajuan yang berkelanjutan dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal itu disampaikannya usai rapat minggon desa yang digelar pada Senin (17/2/2026) di aula kantor desa.

Rapat minggon tersebut dimajukan waktunya sebagai bentuk penyesuaian menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sekaligus menjaga efektivitas koordinasi pemerintahan desa agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Dalam kesempatan itu, Jayadi menegaskan bahwa visi dan misi kepemimpinannya akan terus dijaga serta dijalankan sesuai amanah yang telah disampaikan kepada masyarakat, dengan fokus pada pembangunan yang menyentuh berbagai sektor strategis.

“Visi dan misi yang telah kami sampaikan merupakan amanah yang harus dijaga dan diwujudkan. Kami ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, sosial, pelayanan publik, hingga kesehatan,” ujar Jayadi.

Ia menjelaskan, arah pembangunan desa ke depan tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan perekonomian warga, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan sektor sosial dan kesehatan masyarakat.

“Kemajuan desa harus dirasakan secara menyeluruh. Pembangunan fisik, peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik yang prima, serta sektor kesehatan dan sosial akan berjalan seiring agar kesejahteraan warga semakin meningkat,” jelasnya.

Menurut Jayadi, rapat minggon desa menjadi forum strategis untuk memastikan seluruh perangkat desa tetap solid dan selaras dalam menjalankan program kerja, terlebih menjelang Ramadhan.

“Kami ingin memastikan koordinasi tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat. Dengan kebersamaan dan kerja yang terarah, Desa Sukamekar dapat terus bergerak maju dan berkembang,” pungkasnya. (Sul/Red)

Diduga Dana BOS Tak Berbanding dengan Kondisi Sekolah, Warga Desak APH Audit SDN Tanahbaru 1

0



JIB | Karawang – Kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat yang seharusnya menjadi penopang peningkatan mutu pendidikan, kini menuai sorotan tajam di SD Negeri Tanahbaru 1, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Kondisi sarana prasarana sekolah yang dinilai memprihatinkan memicu dugaan serius adanya ketidaksesuaian penggunaan anggaran.

Berdasarkan pantauan media jurnalindonesiabaru.com, sebagian bangunan sekolah terlihat kurang perawatan, dengan kondisi fisik yang dinilai tidak mencerminkan adanya anggaran pemeliharaan. Selain itu, fasilitas WC umum untuk siswa tampak kotor, rusak, dan minim perhatian, sehingga dikeluhkan warga dan orang tua siswa.

Hasil penelusuran media mengungkap melalui aplikasi OMSPAN, bahwa dana BOS tahun 2025 dalam laporannya yang dialokasikan untuk sarana dan prasarana sekolah mencapai Rp. 61.647.000. Besarnya anggaran tersebut memunculkan tanda tanya publik, lantaran kondisi sekolah di lapangan dinilai tidak sebanding dengan nominal anggaran yang dikucurkan.

Warga setempat mulai angkat suara dan menduga adanya penyelewengan dana BOS yang diduga dilakukan oleh pihak pengelola sekolah. Dugaan tersebut semakin menguat karena kondisi fisik sekolah dinilai jauh dari standar kelayakan.

“Anggaran puluhan juta untuk pemeliharaan sarana prasarana, tapi kondisi sekolah seperti tidak tersentuh perbaikan. Ini patut diduga ada penyimpangan. Jangan sampai dana pendidikan justru disalahgunakan,” tegas salah satu warga yang enggan disebut namanya, Jum’at (13/2/2026).



Upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah terkait penggunaan dana BOS tahun 2025 juga dinilai tidak memberikan kejelasan. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jum’at (13/2/2026) Kepala Sekolah hanya memberikan jawaban singkat. “Maaf, saya lagi di luar pak,” tulisnya.

Jawaban tersebut dinilai menghindari substansi pertanyaan terkait pengelolaan dana publik yang bersumber dari negara. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan terbuka maupun transparansi dari pihak sekolah terkait realisasi anggaran BOS yang dipertanyakan masyarakat.

Masyarakat kini mendesak Dinas Pendidikan, Inspektorat, serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh.

“Kami mendesak audit total penggunaan dana BOS di sekolah tersebut. Jika terbukti ada penyimpangan atau penyelewengan, harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegas warga lainnya.

Dugaan penyimpangan dana BOS ini dinilai sebagai persoalan serius yang berpotensi merugikan dunia pendidikan dan masa depan siswa. Warga berharap aparat terkait tidak tinggal diam dan segera bertindak demi menjaga integritas pengelolaan dana pendidikan serta kepercayaan publik. (Red)

Ike Hikmawati Ajak Pengurus PUI Cimahi Perkuat Ukhuwah dan Beri Manfaat bagi Masyarakat

0





CIMAHI|JIB,- Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Hj. Ike Hikmawati, mengajak umat Islam untuk terus memperkuat semangat persatuan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Cimahi, Jumat (13/2/2026).


Perempuan yang akrab disapa Umi Ike itu menegaskan bahwa kekuatan umat berangkat dari nilai perjuangan dan ketangguhan, khususnya peran perempuan dalam kehidupan.


Menurutnya, umat Islam tidak boleh bersikap lemah, melainkan harus memiliki tekad kuat untuk hadir dan berkontribusi bersama unsur pemerintahan Kota Cimahi demi kemaslahatan bersama.


“Kita semua terlahir dari perjuangan perempuan yang kuat. Karena itu, kita tidak boleh lemah. Kita harus punya tekad yang kuat untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.


Umi Ike juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan merajut ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi dalam membangun bangsa.


Ia optimistis, dengan kebersamaan, berbagai persoalan yang dihadapi negeri ini dapat diatasi menuju kondisi yang lebih baik dan penuh keberkahan.


“Kita bisa menjadikan negeri ini bukan lagi negeri yang carut-marut dengan berbagai persoalan, tetapi menjadi negeri yang berkah,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kota Cimahi itu turut mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus PUI Kota Cimahi yang baru dilantik.


Ia berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.


“Selamat berjuang. Jangan pernah gentar di tengah hantaman efisiensi. Kita punya Allah Yang Mahabesar, Mahakaya, dan Maha Rahman,” pungkasnya.(RAHMAT)

Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Pakisjaya Digelar, Perkuat Sinergi dan Partisipasi Pembangunan

0



JIB | Karawang – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karawang Tahun 2027 tingkat Kecamatan Pakisjaya digelar di Aula Kantor Kecamatan Pakisjaya, Senin (9/2/2026). Forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pakisjaya Chandra Rangga Wijaya, S.STP., (Asda 2) Kabupaten Karawang Asep Azhar, Saidah Anwar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, Ahmad Ibrohim Danpos Ramil Pakisjaya, Kapolsek Pakisjaya, para kepala desa se-Kecamatan Pakisjaya beserta perangkat desa, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur lembaga dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Pakisjaya Chandra Rangga Wijaya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan momentum strategis untuk memastikan pembangunan di Kecamatan Pakisjaya berjalan tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menyampaikan gagasan, usulan, dan masukan konstruktif demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh unsur masyarakat menjadi kunci agar setiap program yang direncanakan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan serta mendorong kemajuan wilayah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Asep Azhar sebagai (Asda 2) Kabupaten Karawang, menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan program dan penganggaran guna memastikan efektivitas serta efisiensi pelaksanaan pembangunan.

“Kami berkomitmen memastikan setiap program yang direncanakan memiliki dukungan anggaran yang jelas dan terukur, sehingga implementasinya berjalan optimal serta hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, diharapkan lahir perencanaan pembangunan yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis aspirasi masyarakat mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Hasil musyawarah tersebut selanjutnya akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Karawang Tahun 2027 yang lebih responsif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Ey/Red)

Kepala SDN Tanjungpakis II Lakukan Perbaikan Gedung Demi Kenyamanan Belajar Siswa

0


JIB | Karawang – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman terus dilakukan pihak SD Negeri Tanjungpakis II, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Saat ini, pihak sekolah tengah melakukan sejumlah perbaikan gedung sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Perbaikan yang dilakukan meliputi pengecatan ulang tembok gedung sekolah, penggantian pintu, renovasi jendela, hingga pembenahan lantai bawah dan beberapa bagian bangunan lainnya. Langkah ini diharapkan mampu menunjang kenyamanan siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Kepala SD Negeri Tanjungpakis II, Junaedi, menyampaikan bahwa perbaikan tersebut merupakan bentuk perhatian sekolah terhadap kondisi lingkungan belajar yang layak dan kondusif bagi peserta didik.

“Kami berupaya semaksimal mungkin melakukan perbaikan sarana dan prasarana sekolah, mulai dari pengecatan tembok, penggantian pintu, hingga renovasi jendela dan lantai. Semua ini dilakukan agar siswa merasa nyaman dan aman saat mengikuti proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan layak sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap sesuai kebutuhan.

“Harapan kami, dengan adanya perbaikan ini, suasana belajar menjadi lebih kondusif sehingga siswa dapat lebih fokus dan bersemangat dalam menimba ilmu. Pendidikan yang berkualitas tentu harus didukung dengan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Dengan dilakukannya perbaikan gedung sekolah tersebut, diharapkan SD Negeri Tanjungpakis II dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas proses pendidikan bagi seluruh siswa dan tenaga pendidik. (Ey/Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -