Sunday, February 15, 2026
Home Blog Page 24

Proyek Pembangunan U-Ditch di Saluran Air Desa Solokan Diduga Proyek Siluman

0


JIB | Karawang – Pembangunan saluran U-Ditch di sepanjang Kali Apur, tepatnya di pinggir jalan Desa Solokan, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan dan tanda tanya dari warga. Proyek ini diduga sebagai proyek siluman, karena tidak ditemukan papan informasi yang memuat nama pelaksana, nilai anggaran, serta sumber dana yang digunakan.

Pantauan di lapangan, pengerjaan U-Ditch tersebut juga menuai kritik dari sisi teknis. Pemasangan konstruksi bawah terlihat tidak menggunakan mortar sebagai perekat dasar, padahal elemen tersebut penting untuk menjamin kekuatan dan ketahanan struktur saluran air.

Seorang warga Kecamatan Pakisjaya yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya atas proyek yang dinilai tidak transparan dan rawan menimbulkan kerusakan di kemudian hari.

“Kami sebagai masyarakat bingung, ini proyek siapa? Tidak ada papan informasi, dan cara pemasangannya juga asal-asalan. Kalau tidak sesuai standar, ini bisa cepat rusak dan membahayakan,” ungkapnya, Sabtu (02/08/2025).

Lebih lanjut, ia mendesak Dinas terkait, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Karawang, untuk turun langsung mengecek ke lokasi serta memberikan penjelasan kepada publik.

“Proyek pemerintah harus transparan. Kalau tidak ada papan informasi, wajar kalau masyarakat curiga. Kami minta Dinas PUPR Karawang segera investigasi dan tindak tegas jika ada pelanggaran,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai proyek tersebut. (Red)

Diduga Ada Penyelewengan Dana BOS di SDN Sukamurni 02, DPP GMI Desak Audit Menyeluruh

0



JIB | Bekasi – Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 di SD Negeri Sukamurni 02, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan. Dana yang dialokasikan untuk item sarana dan prasarana sekolah dengan nilai hampir Rp. 80 juta diduga diselewengkan. Pasalnya, hingga saat ini tidak terlihat adanya perbaikan signifikan, seperti pengecatan gedung, perbaikan plafon, ataupun sarana lainnya yang seharusnya menjadi prioritas.

Kondisi fisik sekolah masih terlihat kurang perawatan, padahal anggaran tersebut semestinya sudah terealisasi. Dugaan kuat muncul bahwa dana tersebut tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Menanggapi hal tersebut, Asep Saipulloh Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) angkat bicara dan meminta pihak berwenang untuk segera turun tangan.

“Kami mendesak Dinas Pendidikan dan inspektorat Kabupaten Bekasi agar segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS di SDN Sukamurni 02. Jika terbukti ada penyelewengan, sanksi tegas harus diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya, Sabtu (02/08/25).

Asep juga menambahkan, pengawasan terhadap anggaran pendidikan harus lebih ketat karena menyangkut masa depan anak-anak dan kualitas pendidikan di daerah.

“Dana BOS adalah amanah untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak. Jika disalahgunakan, itu sama saja mengkhianati masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak SDN Sukamurni 02 maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. (Red)

Hasil Pemilihan Pengurus Baru, DKM Masjid Jamie Al-Barkah Bentuk Struktur Kepengurusan

0

JIB | Karawang – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jamie Al-Barkah yang berlokasi di Dusun Pegadungan, Desa Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, resmi membentuk susunan kepengurusan baru dalam rapat yang digelar pada hari Jumat (01/08/25).

Pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat yang dihadiri para tokoh masyarakat, jamaah masjid, dan unsur pemerintah desa. Hasilnya, ditetapkan struktur inti kepengurusan DKM yang baru sebagai berikut:

Ketua DKM: H. Cayat
Wakil Ketua: H. Biran
Sekretaris: Amri Hidayat, S.Ag
Bendahara: H. Warsan

Ketua terpilih, H. Cayat, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan, serta berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat.

“Kami bertekad membangun manajemen DKM yang amanah, transparan, dan melibatkan jamaah dalam setiap program. Masjid ini milik bersama dan harus dimakmurkan bersama,” ujar H. Cayat.

Sementara itu, Sekretaris DKM, Amri Hidayat, S.Ag, menambahkan bahwa susunan pengurus ini akan segera ditindaklanjuti dengan pembentukan bidang-bidang kerja seperti pendidikan, sosial, kebersihan masjid, serta remaja masjid.

“Kita tidak berhenti di pemilihan saja. Setelah ini, kita akan menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang agar DKM benar-benar hadir dan berdampak untuk umat,” ucap Amri Hidayat.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Talagajaya, Naja Nurjaya, SE, sebagai pembina menyambut baik kegiatan tersebut dengan adanya hasil pemilihan, dan berharap DKM yang baru mampu membawa kemajuan bagi kehidupan keagamaan warga setempat.

Rapat dan pemilihan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar warga. Kepengurusan yang baru diharapkan menjadi motor penggerak dalam memakmurkan Masjid Jamie Al-Barkah sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. (Sul/Ey)

DPD NasDem Cimahi Resmikan Kantor Baru sebagai Pusat Perjuangan untuk Rakyat

0


CIMAHI – JIB | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Cimahi meresmikan kantor barunya di Jalan Sisingamangaraja No. 788, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah,pada Jum’at (1/7/2025).

Acara peresmian yang dirangkaikan dengan Tasyakur Bini’mah dan santunan anak yatim ini berlangsung penuh khidmat dan menjadi simbol semangat baru dalam perjuangan politik yang mengedepankan kepentingan rakyat.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus DPD NasDem Cimahi, anggota DPRD dari Fraksi NasDem, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Peresmian ditandai secara simbolis dengan pembacaan basmalah dan pengguntingan pita oleh Ketua DPD NasDem Kota Cimahi, Ivan Ade Sofiyan.



Ivan Ade Sofiyan menegaskan bahwa kehadiran kantor baru ini bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi akan menjadi pusat konsolidasi gerakan politik dan pelayanan publik yang terbuka serta inklusif.

“Kantor ini adalah simbol semangat restorasi. Tempat ini akan menjadi ruang perjuangan untuk mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi rakyat Cimahi,” ujar Ivan.

Ia juga menegaskan komitmen NasDem untuk terus hadir memberikan solusi konkret bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat representasi legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6.

Rangkaian acara diisi dengan tausyiah dan doa bersama yang menghadirkan suasana religius dan reflektif. Momen ini menjadi pengingat pentingnya menyatukan nilai spiritual dalam setiap langkah perjuangan politik.

Sebagai wujud nyata kepedulian, DPD NasDem Cimahi memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim yang hadir. Santunan tersebut diharapkan membawa manfaat serta menggugah semangat untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Kami ucapkan terima kasih kepada anak-anak yatim yang hadir. Semoga bantuan ini membawa berkah, dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa politik sejatinya adalah jalan pengabdian dan kebaikan,” ujar Ivan.


Peresmian kantor ini menjadi tonggak penting dalam mempererat kebersamaan antara kader, pengurus, dan masyarakat. Dengan mengusung semangat restorasi, DPD NasDem Cimahi bertekad membangun sinergi dengan semua elemen demi mewujudkan Kota Cimahi yang adil, sejahtera, dan berdaulat.


(Penulis Berita: Rahmat)

DPP GMI Minta Proyek APBD Karawang 2025 Diawasi Ketat, Cegah Penyimpangan

0

JIB | Karawang – Sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Karawang yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 perlu mendapatkan pengawasan yang ketat dari pihak instansi terkait.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh, guna mencegah adanya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek oleh pihak kontraktor.

Asep menegaskan pentingnya tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran atau pelaksanaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi teknis (spek). Menurutnya, pengawasan adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran daerah.

“Kami dari DPP GMI sangat berharap kepada pihak yang berwenang agar melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proyek yang dibiayai APBD Karawang tahun 2025. Jangan sampai ada penyimpangan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, kami mendorong aparat bertindak tegas tanpa kompromi,” tegas Asep Saipulloh kepada wartawan, Jum’at (01/08/25).

Lebih lanjut, Asep menambahkan bahwa pelaksanaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi merugikan masyarakat secara jangka panjang karena kualitas hasil pekerjaan tidak maksimal.

“Ini soal tanggung jawab dan kualitas. Masyarakat berhak mendapatkan hasil pembangunan yang baik, karena anggaran itu bersumber dari uang rakyat,” tambahnya.

Dengan adanya pengawasan yang maksimal, ia berharap pembangunan di Karawang dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai harapan masyarakat. ( Red )

DPP GMI Minta Pengawasan Ketat Proyek APBD Kabupaten Bekasi 2025

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) melalui Sekretaris Umumnya, Asep Saipulloh, mendesak agar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan oleh pihak ketiga atau kontraktor diawasi secara ketat oleh instansi terkait.

Hal tersebut menyusul kekhawatiran akan adanya potensi penyimpangan anggaran dalam proses pelaksanaan proyek, terutama yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis di tahun 2025.

Asep menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan hingga serah terima, untuk memastikan bahwa dana publik digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami dari DPP GMI meminta agar pengawasan terhadap proyek-proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi diperketat. Jangan sampai ada pelaksanaan yang menyimpang dari spek karena akan sangat merugikan masyarakat,” ujar Asep Saipulloh kepada media, Jumat (01/08/25).

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan turut melakukan pemantauan dan siap melaporkan bila ditemukan adanya dugaan pelanggaran dalam proses pengerjaan proyek.

“Kami akan turun langsung ke lapangan bila ada indikasi pelanggaran. Jika ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai aturan atau spesifikasi, kami tidak akan segan untuk melaporkannya kepada pihak berwenang,” tegas Asep.

DPP GMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif mengawasi pembangunan yang menggunakan dana rakyat, agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. ( Red )

HAM Kandidat Terkuat Pimpinan Kembali DPD Golkar Kab Bekasi

0

JIB | Kab Bekasi, –  Kader Golkar A. Budiarta  hari ini mendukung penuh  H. Akhmad Marjuki yang mencalonkan diri untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Saat di wawancarai di salah satu Rumah makan Joglo oleh media Jurnal Indonesia Baru Budiarta menjelaskan  bahwa H. Marjuki adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin kembali partai Golkar, karena keloyalitas, dan tegas kepada kader-kader Golkar dalam memimpinnya.

“Kenapa demikian, karena saya berharap partai Golkar harus di pimpin oleh yang mempunyai kredibilitas yang tinggi tehadap partai, dan Partai Golkar tidak boleh jatuh ke tangan orang-orang yang berwatak jahat, dan penipu sehingga akan rusak Partai Golkar organ organ di dalamnya.” Jelasnya.

Budiarta sangat miris apabila partai Golkar di pimpin oleh orang yang demikian, kita lihat kebelakang atau sejarah bahwa Partai Golkar pada jaman saya mencapai puncak kejayaannya yaitu Bupati dan wakil Bupati serta ketua DPRD di pimpin dari kader-kader partai Golkar itu sendiri  dan ini menjadi barometer kepemimpinan dari partai Golkar DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Hanya saja Budiarta menyayangkan pada saat itu tidak di manfaatkan untuk membangun gedung kantor Partai Golkar itu sendiri tidak sewa seperti saat ini.

“Hal demikian A. Budiarta mendukung penuh H. Akhmad Marjuki tidak hanya berkaitan dengan kepeduliannya terhadap partai, tetapi juga keberanian untuk menghadapi tantangan. “Pesan saya cuma satu, harus berani sampai akhir untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bekasi, dan menjadi Bupati sehingga ini keberhasilan kita sebagai Kader Golkar dan kembali mengharumkan Partai Golkar” harapnya.

Masih kata Budiarta pentolan Kader Golkar, di mana banyak kader lainnya yang berharap untuk melihat kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan H. Marjuki dan Kepemimpinan H. Marjuki diharapkan dapat membawa stabilitas dan inovasi, serta kembali mengukuhkan posisi Partai Golkar di Kabupaten Bekasi sehingga DPD Golkar kembali jaya dan mengharumkan nama baik partai Golkar. (Asepayung)

Proyek Pemagaran TPU di Telukjaya Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan

0


JIB | Karawang, – Proyek pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Kendal RT 006/002, Desa Telukjaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan dari berbagai elemen, khusunya warga setempat yang melihat langsung pada waktu proses pelaksanaan.

Proyek tersebut menyerap dana APBD Kabupaten Karawang tahun 2025 sebesar Rp181.048.000 ini digulirkan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang dan dikerjakan oleh CV. Cahaya Utama Empatbelas, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (spek) yang ditentukan.

Salah seorang warga setempat berinisial G (45) mengungkapkan bahwa kualitas pekerjaan di lapangan sangat memprihatinkan dan terkesan asal-asalan.

“Pasir yang digunakan diduga pasir Citarum yang kualitasnya rendah, dan pada bagian pondasi bawah tidak menggunakan alas. Batu belah langsung ditumpuk dan diikat adukan pasir dan semen. Ini sangat membahayakan kekuatan bangunan dalam jangka panjang,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (19/07/25).



G, juga menambahkan, kondisi tersebut menandakan lemahnya pengawasan dari dinas terkait, sehingga pelaksana proyek terkesan bebas melakukan pekerjaan tanpa kontrol ketat.



“Kalau seperti ini dibiarkan, saya khawatir bangunan cepat rapuh dan tak bertahan lama. Ini jelas merugikan masyarakat. Kami minta Bupati Karawang turun tangan dan mengevaluasi kinerja dinas maupun pelaksana proyek,” tegasnya.

Warga juga mendesak agar proyek-proyek yang bersumber dari dana publik tidak hanya dijadikan ladang keuntungan oleh oknum tak bertanggung jawab, namun benar-benar memberi manfaat sesuai perencanaan awal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV. Cahaya Utama Empatbelas maupun DPRKP Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpangan tersebut.

Masyarakat berharap ada tindak lanjut dan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut agar tidak terjadi pemborosan anggaran dan potensi kerugian negara. (Red)

Pemkot Cimahi Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Tekan Pengangguran Lewat Pelatihan Menjahit‎

0


CIMAHI – JIB | Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi menutup program Pelatihan Menjahit Busana Industri yang telah berlangsung selama 10 hari. Penutupan digelar pada Kamis (17/07/2025) di LPK Dress Making, Jalan Sangkuriang No. 78, Cimahi, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.

‎Sebanyak 83 peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dan langsung mendapatkan penempatan kerja di tiga perusahaan garmen ternama, yakni PT Sansan Saudaratex, PT Primasjaya Garmen, dan PT Mitra Fashion Garminda.

‎Kepala Disnaker Kota Cimahi, Asep Jayadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Cimahi dalam mencetak 10.000 tenaga kerja siap pakai melalui pelatihan berbasis kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor garmen dan tekstil.

‎“Kami fokus pada pelatihan yang langsung menjawab kebutuhan pasar kerja. Ini wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam menyiapkan SDM yang terampil dan siap diserap,” ungkap Asep.

‎Lebih dari sekadar pelatihan, program ini bertujuan untuk: Mempercepat penempatan tenaga kerja lokal, Menekan angka pengangguran terbuka, Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pekerjaan yang berkelanjutan dan Mendorong lulusan untuk terjun ke dunia kerja secara profesional.


‎Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan komitmen Pemkot Cimahi dalam mengatasi angka pengangguran yang masih berada di kisaran 9% atau sekitar 27.000 orang dari total jumlah penduduk.

‎“Kami akan terus menggulirkan pelatihan-pelatihan seperti ini. Targetnya, minimal 2.000 tenaga kerja baru tercipta setiap tahunnya, yang langsung siap kerja dan terserap di sektor industri,” ujar Ngatiyana.



‎Ia juga mengimbau perusahaan yang beroperasi di Cimahi agar mengutamakan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari upaya bersama menurunkan angka pengangguran.

‎“Kami minta pelaku industri di Kota Cimahi memprioritaskan warga Cimahi sebelum merekrut dari luar daerah. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.



‎Penutupan pelatihan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, untuk lebih mandiri secara ekonomi dengan bekal keterampilan menjahit yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

‎(Penulis Berita : Rahmat)


‎‎

MP Batujaya: Penertiban Bangunan Liar dan Normalisasi Saluran Apur di Batujaya Berjalan Kondusif

0

JIB | Karawang – Upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menata kawasan dan mengantisipasi banjir kembali dilakukan dengan melaksanakan penertiban bangunan liar serta normalisasi saluran apur di bahu jalan wilayah Batujaya, Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini dilakukan secara terpadu bersama unsur Muspida Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, Muspika Kecamatan Batujaya, PJT II Rengasdengklok, TNI, Polri, Satpol PP, serta pemerintah desa setempat.

Proses normalisasi dan penertiban yang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif ini mendapat dukungan langsung dari masyarakat, H. Mamat Rahmat, SE, MP Batujaya, yang secara aktif turun ke lapangan untuk mengawasi dan memberikan arahan kepada petugas maupun masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan mencegah terjadinya genangan air di permukiman warga. Setelah dilakukan normalisasi, air hujan yang sebelumnya sering meluap ke halaman rumah warga kini bisa dialirkan dengan lebih lancar,” ujar H. Mamat Rahmat saat ditemui di lokasi, Kamis (17/7/25).

Ia menambahkan bahwa selain untuk penataan kawasan, normalisasi ini juga merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi musim penghujan mendatang, agar tidak terjadi genangan yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga.

“Dengan kolaborasi semua pihak, alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar tanpa hambatan. Harapan kami, masyarakat juga ikut menjaga saluran ini agar tetap bersih dan berfungsi maksimal,” pungkasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah daerah dalam menjaga fungsi infrastruktur drainase serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat. (Sul/Ey)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -