Tuesday, May 12, 2026
Home Blog Page 25

12 Provokator Demo Anarkis di Bandung Ditangkap Polda Jabar

0



JIB | Bandung – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap 12 orang terduga provokator yang terlibat dalam aksi unjuk rasa berujung anarkis di depan Gedung DPRD Jabar, Jumat (29/8/2025) kemarin.

Dalam aksi tersebut, massa tidak hanya melakukan perusakan, tetapi juga membakar Mess MPR, merusak fasilitas umum, hingga membakar bendera merah putih.

Direktur Siber Polda Jabar Kombes Pol Resza Ramadianshah mengungkapkan, para pelaku bukan hanya bertindak di lapangan, tetapi juga aktif memprovokasi melalui media sosial.

“Ada yang sengaja melakukan siaran langsung, membakar bendera merah putih, hingga melempar bom molotov. Itu dilakukan sambil mengajak orang lain ikut bertindak anarkis,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Kamis (4/9/2025).

Dari 12 orang tersangka, 11 di antaranya sudah dewasa dan satu lainnya masih di bawah umur.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pekerja swasta, buruh, pengangguran, hingga wiraswasta.

Adapun 11 tersangka dewasa yang dihadirkan dalam konferensi pers yakni AF (Karyawan Swasta), AGM  (Karyawan Swasta), DR (Wiraswasta) RZ (Buruh), MS (Mahasiswa) YM (Buruh), MB (Karyawan Swasta), AY (Pengangguran) MZ (Karyawan Swasta) MAK (Karyawan Swasta) dan RR (Karyawan Swasta)

Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan, kasus ini terungkap setelah tim Siber melakukan penyelidikan intensif terhadap jejak digital para pelaku.

“Banyak provokasi dan ajakan anarkis yang beredar di media sosial. Dari hasil penyelidikan, kami amankan 12 orang tersangka,” jelas Hendra.

Kombes Pol  Hendra menjelaskan, ada empat laporan polisi (LP) yang menjadi dasar penetapan tersangka, diantaranya LP No 24 : 8 tersangka, termasuk satu pelaku di bawah umur, Selain itu LP No 25 : 2 tersangka, LP No 26 : 1 tersangka dan LP No 27 : 1 tersangka
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga menyita lebih dari 50 barang bukti, di antaranya telepon genggam, bom molotov, petasan, kembang api, pakaian, dan bendera yang dibakar saat aksi.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, mulai dari Undang-Undang ITE hingga KUHP.


Mereka disangkakan melanggar Pasal 45 A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP, Pasal 234 KUHP serta Pasal 55 dan/atau Pasal 56 KUHP. Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 6 tahun.

“Dengan ditangkapnya 12 tersangka provokator ini, kami pastikan proses hukum akan terus berjalan hingga tuntas,” tegas Kombes Pol Hendra Rochmawan

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan di media sosial yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

“Kami minta masyarakat tetap tenang, jangan terpancing isu maupun ajakan yang tidak bertanggung jawab. Percayakan proses hukum pada kepolisian,” tutur Kombes Pol Hendra Rochmawan (sam)

Diduga Bermasalah, DPP GMI Soroti Pengelolaan Dana Desa Sukamatri

0



JIB | Bekasi – Pengelolaan Dana Desa (DD) Pemerintah Desa Sukamatri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, mendapat sorotan dari Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI). Pasalnya, realisasi dana desa tahun 2024 sebesar Rp 1.193.301.000 yang dikucurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, dinilai tidak berjalan efektif.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah program peningkatan produksi peternakan. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp 76.922.000 dialokasikan untuk pengadaan alat produksi dan pengolahan peternakan, termasuk pembangunan kandang. Namun, menurut DPP GMI, program ini belum menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh, menegaskan bahwa program tersebut rawan penyelewengan. “Kami melihat program yang seharusnya dapat meningkatkan perekonomian warga, justru terkesan mandek dan tidak transparan. Ada indikasi lemahnya pengawasan dari pihak terkait,” ujar Asep kepada awak media, Rabu (03/09/25).

Selain itu, pada tahap pertama penyaluran dana desa tahun 2025, Desa Sukamatri menerima kucuran sebesar Rp 608.135.200. Dari jumlah itu, tercatat Rp 152.552.000 digunakan untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, DPP GMI menilai belum terlihat adanya kegiatan fisik maupun usaha yang jelas melibatkan masyarakat.

Asep menambahkan, pihaknya mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun langsung ke lapangan. “Kami mendorong APH segera melakukan kroscek ke lapangan. Jika ditemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa, maka harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Sukamatri Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi, belum memberikan tanggapan resmi terkait sorotan tersebut. (Red)

Masyarakat, Ormas, dan  LSM Siap Jaga Kondusifitas Bekasi Diacara Deklarasi Damai

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,-  Hari ini Sejumlah organisasi massa (ormas) di wilayah Kabupaten Bekasi, yang kedua melakukan kembali  deklarasi damai untuk Kabupaten Bekasi Aman dan kondusif. Acara ini di lakukan  Taman Sehati, Stadion wibawa Mukti Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Selasa (02/8/2025).

Dalam aksi damai tersebut untuk Kabupaten Bekasi yang kondusif dan tidak terprovokasi diantaranya FKUB, ormas Pemuda Pancasila, Gibas, PPBNI, Garda Bekasi, Banaspati, BPPKB, GMBI, GMI, WBI, Jajaka Nusantara, Pejuang Siliwangi, GAPURA, KPMP, FORKABI, XTX Indonesia, OBB, SMSI, PETANESIA dan puluhan ormas serta LSM lainnya.

Acara tersebut bahwa Ormas, LSM dan tokoh masyarakat yang tergabung di FKUB menghasilkan kesepakatan bersama lintas ormas untuk menolak segala bentuk tindakan anarkis serta berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang ada berkembang ke daerah.

Inisiator deklarasi aksi Damai yaitu Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin dan dilanjutkan pembacaan deklarasi oleh Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (JAJAKA) Nusantara, HK Damin Sada

Acara deklarasi tersebut di satu titik yaitu seluruh ormas dan LSM yang hadir untuk menjaga kondusifitas menyikapi maraknya aksi-aksi provokatif yang menimbulkan kerusuhan di berbagai daerah di Indonesia. Salahsatunya kabupaten Bekasi harus kita jaga agar damai dan masyarakat tidak terprovokasi oleh isu berkembang agar Bekasi Bangkit, Maju Sejahtera (Sam)

Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Segaran

0



JIB | Karawang – Masyarakat Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Segaran. Apresiasi tersebut disampaikan setelah terealisasinya pembangunan peningkatan jalan lingkungan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua tahun anggaran 2025.

Pembangunan jalan lingkungan tersebut tersebar di sejumlah titik yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga. Dengan adanya peningkatan akses, masyarakat dapat lebih mudah melakukan berbagai aktivitas, baik dalam kegiatan sehari-hari maupun mobilitas ekonomi.

Salah seorang warga Desa Segaran, Smn (50), menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa. Jalan ini sekarang lebih layak dipakai, anak-anak sekolah bisa lebih nyaman, kegiatan warga juga jadi lancar. Semoga pembangunan ini terus berlanjut di sektor lain yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya, Senin (01/09/25).

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Segaran, Samin Sarifudin, SE, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memaksimalkan penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan sesuai kebutuhan warga. Jalan lingkungan ini memang menjadi prioritas karena menjadi akses utama masyarakat. Ke depan, sektor lain juga akan menjadi perhatian,” ucapnya.

Dengan terealisasinya pembangunan tersebut, warga berharap keberlanjutan program infrastruktur dapat terus digulirkan sehingga Desa Segaran semakin maju dan masyarakatnya merasakan langsung hasil pembangunan. (Red)

0

Ini pertanyaan yang bagus dan saya akan jelaskan sejelas – jelasnya .

Wow rame juga gaji dan tunjangan dari ketua sampai anggota Dewan Kabupaten Bekasi yang rame di perbincangkan di media sosial maupun group WhatsApp ini penjelasan dari salah warga net, salah satunya di group WhatsApp Forum Bebas Interaksi Kab Bekasi salah satu inisial Amr ini komentarnya :

Pada awalnya Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Bekasi itu mengacu kepada Perbup Nomor 63 Tahun 2019 yang mana tunjang an Perumahan untuk Ketua DPRD sebesar Rp 24 .000.000 untuk Ketua , Wakil Ketua sebesar Rp 23.500.000, Anggota sebesar Rp 22.500.000.

Namun pada tahun 2022 oleh PJ Bupati Rani Ramdan Perbup 63 tahun 2019 di Revisi dengan Perbup 196 tahun 2022 .

Dengan besaran Tunjangan untuk Ketua sebesar Rp 42.800.000, Wakil Ketua sebesar Rp 42.300.000 dan Anggota DPRD sebesar Rp 41.800.000.

Ini menjadi Temua BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, dan dalam Rekomendasinya meminta Bupati Merevisi Perbup Nomor 196 tahun 2022 .

Dan Hasilnya timbullah Perbup Nomor 11 Tahun 2024 dengan besaran tunjangan Ketua DPRD sebesar Rp 41.700.000 wakil ketua DPRD sebesar Rp 40.200.000 dan Anggota DPRD sebesar Rp 36.100.000 / bulan hingga berlaku hari ini demikian penjelasannya , DPRD aja Segini apalagi DPR.

CV. Cakrawala Inti Utama Siap Perbaiki Proyek Pemagaran SDN Tanjungpakis 1

0

JIB | Karawang – Setelah muncul kabar miring di salah satu media online terkait proyek pemagaran SD Negeri Tanjungpakis 1, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang dikerjakan oleh CV. Cakrawala Inti Utama diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, pihak pelaksana akhirnya angkat bicara.

Pihak pelaksana menyatakan kesiapannya untuk melakukan perbaikan agar hasil pekerjaan dapat dimanfaatkan dengan baik dan sesuai harapan penerima manfaat.

“Kami menyadari adanya kritik terkait hasil pekerjaan ini. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan agar pagar yang dibangun bisa sesuai spesifikasi teknis dan bermanfaat bagi sekolah maupun masyarakat,” ujar perwakilan CV. Cakrawala Inti Utama saat dikonfirmasi, Minggu (31/08/25).

Menurutnya, langkah perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana proyek agar hasil pekerjaan dapat diterima oleh pihak sekolah.

“Kami ingin ketika pekerjaan selesai, tidak ada lagi keluhan. Prinsip kami, proyek ini harus sesuai aturan, dan penerima manfaat dapat menggunakan dengan aman serta nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga sekitar yang berinisial (ED) sangat berharap pihak pelaksana benar-benar memperbaiki sesuai janji. “Kalau memang ada kekurangan, sebaiknya diperbaiki. Karena pagar itu untuk kepentingan anak-anak sekolah, jangan sampai dikerjakan asal-asalan,” katanya.

Dengan adanya komitmen perbaikan dari pihak pelaksana, masyarakat menunggu realisasi di lapangan agar proyek yang dibiayai anggaran pemerintah ini benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan. (Red)

DPRD Cimahi Digoyang Senam Hepi

0



JIB | CIMAHI- Kantor DPRD Kota Cimahi, Sabtu pagi (30/8/2025), mendadak berubah jadi lautan kegembiraan. Ratusan emak-emak dari berbagai kelurahan di Kecamatan Cimahi Tengah tumpah ruah bukan untuk berdemo, melainkan mengikuti rangkaian kegiatan serba “Hepi” dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.



Gelaran yang diinisiasi Pemerintah Kecamatan Cimahi Tengah ini sukses menghadirkan suasana penuh tawa, semangat, dan kebersamaan.


Agenda yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Senam Hepi, Fun Walk Hepi, Donor Darah Hepi, hingga Cek Kesehatan Hepi. Antusiasme warga, khususnya para ibu, terlihat begitu tinggi.

Mereka tampil kompak dengan wajah ceria sambil bersorak lantang: “Cimahi Hepi, Cimahi Hepi!”


Tak hanya hiburan dan olahraga, acara ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional. Lewat kerja sama dengan Bulog, masyarakat mendapat kesempatan membeli bahan pokok, terutama beras, dengan harga terjangkau. Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan laju inflasi.


Camat Cimahi Tengah, Juperianto Marbun Banjarnahor, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memeriahkan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Tema kegiatan ini menekankan kebersamaan, kreativitas, keterampilan, dan sportivitas. Kehadiran masyarakat di DPRD membuktikan bahwa meski berbeda-beda, kita tetap satu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.


Selain senam hepi dan jalan sehat, acara juga diramaikan dengan lomba menghias layang-layang anak-anak, cek kesehatan Hepi, hingga pameran UMKM unggulan Cimahi Tengah.

Suasana meriah tersebut menjadikan halaman DPRD bak pesta rakyat yang penuh warna.

Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Mochamad Ronny, yang hadir mewakili Wali Kota, turut memberikan apresiasi.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan persaudaraan.

“Damai itu mahal. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif demi membangun Cimahi yang lebih Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif (MANTAP),” pesannya. (RMT)

Saat Meliput,  Mabes Polri Perintahkan Jajarannya Untuk Melindungi Kinerja Wartawan

0



JIB | Jakarta,- Mabes Polri meminta jajaran kepolisian, mulai dari Polda, Polres hingga Polsek, untuk melindungi kerja wartawan yang bertugas meliput suatu peristiwa di manapun itu berada.

 Imbauan tersebut untuk menanggapi terjadinya kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan saat bertugas oleh oknum personel kepolisian dalam beberapa hari terakhir.

 “Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).

 Karopenmas mengatakan media merupakan mitra strategis dan salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat.

 “(Media) berperan besar dalam memberikan informasi kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya,” terangnya.

Maka dari itu, ia menghimbau seluruh jajaran kepolisian untuk melindungi tugas para Wartawan saat bertugas. (Sam)

Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Telukbuyung III Diduga Tak Bertuan, Warga Desak Disdikpora Tegas

0


JIB | Karawang – Proyek rehabilitasi ruang kelas SD Negeri Telukbuyung III, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang saat ini tengah dikerjakan menuai sorotan warga. Pasalnya, proyek tersebut diduga tak bertuan lantaran tidak terlihat adanya papan informasi di lokasi pengerjaan.

Padahal, sesuai aturan, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah wajib memasang papan informasi.

Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, besaran biaya, waktu pengerjaan, serta pelaksana kegiatan, sehingga publik bersama lembaga elemen masyarakat lainnya dapat ikut serta dalam pengawasan.

Seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengaku tidak mengetahui soal papan informasi. “Saya tidak tahu soal papan informasi, saya hanya kerja sesuai perintah,” ujarnya singkat kepada awak media, Selasa (26/08/25).

Warga sekitar menilai proyek tersebut janggal dan meminta Disdikpora Karawang untuk turun tangan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pihak pelaksana.

“Kami sebagai warga merasa aneh, karena papan informasi itu wajib. Jangan sampai pengerjaan asal-asalan karena tidak ada transparansi. Kami minta Disdikpora tegas menindak pelaksana agar sesuai prosedur,” tegas salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), masyarakat berhak memperoleh informasi terkait penggunaan anggaran negara, termasuk proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh kontraktor.

Dengan tidak adanya papan informasi, publik menilai pelaksanaan proyek rawan disalahgunakan dan minim pengawasan. (Red)

Wabup Bekasi Hadiri Karnaval Desa Waluya

0

JIB | CIKARANG UTARA – Karnaval 17 Agustus 2025 tingkat desa sangat meriah dan kegiatan ini merupakan tradisi tahunan di Indonesia, untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-80 tahun. Kegiatan Karnaval ini diwarnai berbagai atraksi kreativitas, pakaian adat, hingga hiasan kendaraan, yang menampilkan semangat kebangsaan, kebersamaan, dan budaya lokal yang diikuti ribuan warga desa Waluya – Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Minggu (24/08/2025).

Karnaval 17-an tahun ini panitia pun menyajikan hiburan dangdut, terutama setelah kegiatan karnaval itu sendiri selesai, sebagai bagian dari perayaan kemeriahan HUT RI Ke-80, seperti di Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara, dangdut sering menjadi bagian dari hiburan rakyat pada acara 17-an, untuk menambah kemeriahan suasana perayaan HUT RI juga banyak segudang hadiah yang bisa dibawa pulang untuk peserta karnaval.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja, Dedi Cahyadi Kepala Desa Waluya, Enop Can Camat Cikarang Utara, tokoh masyarakat RT/RW Dusun Se-Desa Waluya serta ribuan warga yang memadati lokasi acara tersebut.

Dikatakannya Kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi, persiapan kegiatan karnaval 17san ini hampir dua bulan menjelang masuknya bulan Agustus, yang diikuti kurang lebih 2000 peserta karnaval Desa Waluya,ucap Kades Waluya.

Dirinya pun mengatakan kegiatan karnaval tersebut pemerintah Desa menyediakan berbagai hadiah diantaranya ada, sepeda listrik dua, ada TV dan Kulkas, Mesin Cuci dan hadiah lainnya.

Alhamdulillah kegiatan karnaval 17san tahun ini warga masyarakat Desa Waluya terlihat sangat antusias mengikuti perayaan HUT RI yang Ke-80 tahun. Kebetulan kegiatan karnaval ini pernah kami lakukan di dua tahun yang lalu, dan di tahun ini kami adakan lagi, untuk memeriahkan 17san 2025.



Alhamdulillah kegiatan karnaval 17san tahun ini hadir Wakil Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja, untuk ikut serta memberikan support sekaligus sama-sama memeriahkan bareng warga Desa Waluya, bahkan hampir setiap tahun dr. Asep Surya Atmaja selalu hadir dan support, di kegiatan acara 17san,tuturnya dia.

Tambahnya Kades Waluya, Insya Allah di tahun yang akan datangpun kami akan tingkatkan lagi perayaan HUT RI, agar lebih baik dan lebih meriah seperti tahun ini,paparnya dia.

Pesan saya untuk warga masyarakat Desa Waluya, dalam kegiatan Karnaval kita bukan mencari kemenangan tetapi kita mencari silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Desa Waluya ini.

Kami sebagai pemerintah Desa Waluya, mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Waluya, sudah banyak ikut serta dalam kegiatan Karnaval, dan saya mohon maaf apabila ada kekurangan dalam kegiatan Karnaval tersebut, saya memohon maaf lahir dan batin.

Terutama juga kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja, dan Camat Cikarang Utara serta para dewan juri, puskesmas Cikarang Utara, tenaga medis, serta klinik-klinik yang ada di wilayah Desa Waluya, yang sudah ikut serta mensukseskan acara Karnaval 17san tahun ini.

Sekaligus kami ucapkan selamat Kepada para pemenang juara 123 dan 4 juara favorit dari 1,2 dan 3,pungkasnya Kades Waluya, (sam).

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -