Wednesday, February 18, 2026
Home Blog Page 71

Miris, Realisasi Dana Desa Tahap Pertama 2024 Diduga Tidak Rampung, LPJ Sudah Tertera

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Realisasi dana desa tahap pertama di sejumlah Pemerintah Desa di Kabupaten Bekasi yang telah digulirkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa diduga tidak sepenuhnya selesai dikerjakan. Meski demikian, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) terhadap Pemerintah Pusat melalui aplikasi OMSPAN sudah tertera lengkap dengan rincian anggarannya.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya kongkalikong antara tim verifikasi dan para verifikator untuk memuluskan pencairan anggaran tahap selanjutnya di tahun 2024. Dugaan tersebut semakin kuat setelah diketahui bahwa laporan-laporan yang diajukan terkesan tidak mencerminkan realisasi di lapangan.

Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh, S.Pd.I., dengan tegas mendesak pihak terkait, terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, untuk segera melakukan kroscek langsung ke lapangan dan menindak tegas oknum Kepala Desa yang terindikasi melakukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan dana desa.

“Kami meminta DPMD Kabupaten Bekasi untuk bertindak cepat dan tegas dalam menindaklanjuti dugaan ketidaksesuaian ini. Jika tidak, pencairan dana desa tahap kedua akan kembali bermasalah dan merugikan masyarakat,” ujar Asep Saipulloh, S.Pd.I, sekum DPP GMI.

Sekum DPP GMI juga menegaskan bahwa dana desa merupakan hak masyarakat yang harus digunakan sesuai peruntukannya, dan segala bentuk penyelewengan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Mereka berharap pemerintah daerah tidak tutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil tindakan yang diperlukan.

“Kami sudah mengantongi data beberapa nama Pemdes yang ada di Kabupaten Bekasi, selanjutnya kami siap akan menyerahkan data ini kepada pihak terkait agar secepatnya ditindak lanjut, hal ini untuk pencegahan adanya penyelewengan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya. (Red)

Akhirnya Rekomedasi DPP Partai Gerinda Jatuh BN. Holik Qudratullah dan Faisal Hafan Farid

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,-  Semua butuh perjuangan, do’a dan kerja keras untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan masyarakat dambakan agar kabupaten Bekasi sejahtera dari segi sosial, pendidikan ekonomi dan lain lain dan ini terbukti oleh BN. Holik Qodratulloh sebagai calon Bupati dan Faizal Hafan Farid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai wakil Bupati Bekasi. Selasa (13/08/2024).

Dengan  Berdasarkan rekomnendasi bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi periode 2024-2029, dengan nomor 08-1310/rekom/Dpp-Gerindra 2024. Dewan pimpinan pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyetujui dan merekomendasikan BN.Holik Qodratulloh sebagai calon Bupati dan Faizal Hafan Farid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon wakil Bupati Kabupaten Bekasi.

Adapun Rekomendasi tersebut dikeluarkan pada 13 Agustus 2024, yang ditanda tangani langsung oleh ketua umum Gerindra yaitu H. Prabowo Subianto dan Sekretaris jendral Gerindra H. Ahmad Muzani, di Jln. Harsono RM. No 54 Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama sahabat kami bapak Faizal Hafan Farid sudah di rekomendasikan oleh. ketua umum Gerindra yaitu H. Prabowo Subianto dan Sekretaris jendral Gerindra H. Ahmad Muzani untuk bertarung di kancah Calon Bupati dan wakil bupati Bekasi, hanya satu dari masyarakat Bekasi mohon doa dan restunya, dan tidak lupa salam kami kepada keluarga di rumah”  ungkap BN.  Holik Qudratullah dengan gembira nya.

BN.  Holik Qudratullah juga dengan demikian kami dengan pengurus partai dan koalisi,. Maupun para simpatisan agar segera terus bergerak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar memilih calon Bupati dan wakilnya sesuai dengan hati nurani dan kinerja nyata,. Demi Bekasi yang kita cintai ini.

“Terimah kasih semuanya yang telah memberikan saya support, khususnya peran penting Sekjen DPP Partai Gerinda H. Ahmad Muzani, yang telah memperjuangkan saya untuk mendapatkan Rekom Calon Bupati dan wakil Bupati Bekasi, para simpatisan dan masyarakat Kabupaten Bekasi yang telah mempercayai saya untuk membangun Bekasi sesuai harapan masyarakat” tutupnya. ( RED).

Kabar Miring Excavator Hibah Dari Kementerian Tenggelam, DPP GMI Menduga Akibat Lemah Pengawasan

0

JIB | Karawang, – Beredar kabar mengenai dugaan tenggelamnya excavator (beko) hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diperuntukkan bagi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya. Insiden tersebut diduga terjadi pada tanggal 9 Agustus 2024 sekitar pukul 10:00 WIB di perairan Desa Cemarajaya.

Menurut informasi yang beredar, alat berat tersebut tenggelam saat berada di perairan laut desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Terkait hal ini, Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabunhan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh D.Pd.I., menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

“Kami menduga adanya kelalaian dalam pengawasan, sehingga berujung pada insiden ini. Kami mencurigai adanya indikasi bahwa excavator tersebut akan digunakan untuk kepentingan pribadi oleh Pokdakan Kecamatan Cibuaya. Jika perencanaan dan penghitungan dilakukan dengan matang, seharusnya insiden seperti ini dapat dihindari,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait penggunaan aset negara yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Sekum DPP GMI mengharapkan agar pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap penyebab pasti dari kejadian ini.

Lebih lanjut, Sekum DPP GMI meminta agar pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan segera mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihaknya juga berharap agar pemerintah lebih memperketat pengawasan dan memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat secara optimal bagi masyarakat. (Red)

Sejumlah Kepala Desa di Karawang Diduga Hindari Wartawan Terkait Capaian Dana Desa 2024

0

JIB | Karawang, – Beberapa Kepala Desa di wilayah Kabupaten Karawang diduga menghindari kedatangan wartawan yang hendak mengonfirmasi terkait capaian penggunaan Dana Desa tahun 2024, yang telah digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa.

Dugaan ini muncul setelah sejumlah wartawan melaporkan kesulitan untuk menemui para kepala desa guna memperoleh informasi mengenai alokasi dan realisasi dana desa yang dikelola oleh masing-masing desa.

Kasus ini menjadi sorotan Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI). Sekertaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh, S.Pd.I., mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini.

“Kami sangat menyayangkan adanya indikasi kepala desa yang menghindari wartawan. Ini menunjukkan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana desa yang seharusnya menjadi hak publik untuk mengetahuinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekum DPP GMI menegaskan akan terus memantau perkembangan ini dan mendesak pihak terkait untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan Dana Desa 2024 di Kabupaten Karawang.

“Jika dibiarkan, ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan mengganggu upaya peningkatan kesejahteraan melalui program Dana Desa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa terkait adanya dugaan penghindaran tersebut. (Red)

Penggunaan Dana Desa 2024, Pemdes Telukbuyung Dapat Apresiasi Warga

0

JIB | Karawang – Pemerintah Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, berhasil mendapatkan apresiasi dari warga setempat atas penggunaan dana desa tahun 2024. Pada tahap pertama, penggunaan dana tersebut telah direalisasikan secara penuh.

Saat ini, tahap kedua dari realisasi dana desa sedang dalam proses pengerjaan. Semua pekerjaan ini dilaksanakan oleh Tim Kegiatan Pelaksana yang dibentuk oleh Pemdes Telukbuyung, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.

Beberapa warga Desa Telukbuyung mengungkapkan kepuasan mereka terhadap transparansi dan ketepatan sasaran penggunaan dana desa tahun 2024 yang dikelola oleh pemerintah desa dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Warga sangat mengapresiasi kinerja kepala desa. Hasil pembangunan yang dibiayai dana desa telah sesuai dengan harapan kami. Kami berharap upaya ini dapat terus berlanjut untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Telukbuyung,” ujar Nurhasan, salah satu warga setempat.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Telukbuyung, H. Napri Adiwijaya, menegaskan bahwa seluruh proses realisasi dana desa tahap pertama dan kedua tahun 2024, yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami memastikan bahwa penggunaan dana desa, baik tahap pertama maupun kedua, difokuskan pada pembangunan infrastruktur di beberapa titik strategis di Desa Telukbuyung. Selain itu, dana desa juga digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang sangat membutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Napri Adiwijaya menambahkan bahwa tujuan utama dari penggunaan dana desa tahun 2024 di Desa Telukbuyung adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berupaya agar setiap rupiah yang dialokasikan dari dana desa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga desa,” tambahnya. (Ey/Red)

Pastikan Layanan Kementerian ATR/BPN Selalu Hadir, Menteri AHY Tinjau Layanan Tanah Akhir Pekan dan Serahkan Sertipikat Tanah Elektronik

0

JIB | Kota Balikpapan,- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) dan menyerahkan Sertipikat Tanah Elektronik di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Balikpapan (11/08/2024).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan jajaran ATR/BPN selalu siap melayani masyarakat, termasuk saat akhir pekan. Di Kantah Kota Balikpapan, Menteri AHY juga menyerahkan 20 Sertipikat Tanah Elektronik bagi lembaga pemerintah maupun masyarakat.

“Sertipikasi tanah elektronik ini penting, masuk ke database, sehingga lebih akuntabel, transparan, efisien, memperkecil ruang bagi terjadinya kejahatan pertanahan oleh mafia tanah. Yang biasanya dokumen lama bisa dipalsukan, digandakan, dan disalahgunakan, dengan sistem alih media yang baru ini menjadi Sertipikat Tanah Elektronik mudah-mudahan bisa baik lagi manfaatnya,” tutur Menteri AHY.

Sertipikat Tanah Elektronik yang diserahkan kali ini antara lain hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sertipikat tanah wakaf, dan sertipikat Barang Milik Negara (BMN) untuk Polri dan Kementerian PUPR yang berlokasi di Kota Balikpapan.

Salah satu penerima sertipikat, Sudarto (72) yang datang bersama istrinya, Siti Marsaniah (68) menyampaikan terima kasih kepada Menteri ATR/Kepala BPN dan jajaran Kantah Kota Balikpapan yang telah menerbitkan sertipikat tanahnya. Dengan demikian, keduanya merasa lebih leluasa untuk membangun rumah di atas tanah yang dimilikinya sejak enam tahun silam.

“Terima kasih, alhamdulillah, sekarang merasa tenang. Sertipikat ini mau disimpan saja karena saya juga sudah tua dan tanahnya akan dibangun rumah. Sejak 2018 kami punya tanah ini, akhirnya disertipikatkan,” ungkap Sudarto diamini dengan senyum sang istri.

Turut mendampingi Menteri AHY dalam kesempatan ini, Staf Khusus Bidang Manajemen Internal, Agust Jovan Latuconsina; Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat; dan Kepala Kantah Kota Balikpapan, Herman Hidayat beserta seluruh jajaran. (wawan Gunawan )

DPP GMI Apresiasi Kinerja Kepala Desa Sarijaya Dalam Penggunaan Dana Desa

0

JIB | Karawang, — Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepala Desa Sarijaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Apresiasi tersebut diberikan setelah hasil investigasi menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa oleh Kades Sarijaya selama periode 2021 – 2023 berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut DPP GMI menilai, bahwa Pemdes Sarijaya dalam pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel merupakan contoh yang patut dicontoh oleh desa-desa lainnya.

Selain itu, Sekretaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh, S.Pd.I., juga memuji langkah proaktif Kepala Desa Sarijaya dalam pengadaan mobil ambulance yang dibiayai dari dana desa tahap kedua tahun 2024.

“Dengan adanya pengadaan mobil ambulance sangat penting untuk memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama dalam keadaan darurat,” terang sekum DPP GMI.

Pengadaan mobil ambulance merupakan langkah positif yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan adanya mobil ambulance desa, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari transportasi layanan kesehatan.

“Kami juga sangat mengapresiasi komitmen Kades Sarijaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, yang akan menyiagakan ambulance beserta sopirnya selama 24 jam untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

DPP GMI juga berharap agar Kepala Desa Sarijaya dapat terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa demi kesejahteraan masyarakat setempat. (Red)

Pemdes Tanjungmekar Fokus Penggunaan Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat

0

JIB | Karawang – Pemerintah Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, telah menunjukkan komitmen kuat dalam merealisasikan dana desa tahun 2024 sesuai dengan harapan masyarakat. Pjs. Kepala Desa Tanjungmekar, Sardi Jaeni S.E., menjelaskan bahwa dana desa tahun 2024 difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni pembangunan infrastruktur dan pembelian mobil ambulans serta untuk kesejahteraan masyarakat.

Pada tahap pertama, alokasi dana desa diprioritaskan untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang dinilai sangat mendesak oleh masyarakat. “Kami memahami bahwa infrastruktur yang memadai adalah fondasi penting bagi kemajuan desa. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam penggunaan dana desa tahap pertama,” ujar Sardi Sardi Jaeni S.E.

Selain itu, sebagian dana desa pada tahap pertama juga digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.

Sementara itu, dana desa tahap kedua selain ke sarana dan prasarana infrastruktur pembangunan dan (BLT), akan dialokasikan untuk pembelian mobil ambulans yang sangat dibutuhkan oleh warga. “Mobil ambulans ini akan menjadi sarana vital bagi warga yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang sakit dan memerlukan penanganan darurat,” tambahnya.

Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah desa ini merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi harapan masyarakat Desa Tanjungmekar. Sardi Jaeni S.E, menegaskan bahwa dalam masa pengabdiannya sebagai kepala desa, ia berkomitmen untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

“Pengabdian kami adalah untuk masyarakat. Kami selalu berusaha untuk memastikan bahwa dana desa yang kami kelola benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga Desa Tanjungmekar,” tutup Pjs Kepala Desa Tanjungmekar. (Ey/Red)

Masyarakat Cibuaya Dapat Merasakan Dampak Positif Capaian Dana Desa 2024

0

JIB | Karawang – Capaian Dana Desa Tahun 2024 di Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, telah memberikan dampak yang positif hingga dari hasil pelaksanaan segi fisik maupun non fisik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Cibuaya, H. Ita Warsita, menyampaikan bahwa pembangunan yang dibiayai oleh dana desa tahap pertama tahun ini sudah berhasil direalisasikan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Pembangunan tahap pertama yang didanai oleh dana desa tahun 2024 telah selesai kami realisasikan dengan baik dan tepat sasaran. Dampaknya sudah bisa dirasakan oleh warga kami, dan ini sangat membanggakan,” ujarnya.

Saat ini, tahap kedua dari pencairan dana desa masih dalam proses pengelolaan. Menurut H. Ita Warsita, dana tersebut akan difokuskan pada pembangunan di berbagai sektor untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Desa Cibuaya semakin meningkat.

“Kami fokus pada pembangunan di berbagai sektor, hingga dana desa tahap dua tahun 2024 benar-benar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh warga masyarakat Desa Cibuaya,” tambahnya.

H. Ita Warsita juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Daerah yang telah menggelontorkan anggaran demi kemajuan Desa Cibuaya. Beliau berharap agar dukungan ini terus berlanjut sehingga tujuan untuk mensejahterakan masyarakat dapat tercapai.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Daerah atas dukungan anggaran yang diberikan. Ini semua demi kemajuan desa kami dan kesejahteraan masyarakat,” tutup H. Ita Warsita. (Ey/Red)

Pembangunan Infrastruktur Desa Kutakarya Meningkatkan Aksesibilitas Warga

0

JIB | Karawang, 10 Agustus 2024 — Pembangunan di berbagai sektor di Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, saat ini semakin menunjukkan hasil yang signifikan hingga dapat dirasakan langsung oleh warga masyarakat setempat.

Dengan memanfaatkan dana desa tahap pertama tahun 2024, sejumlah proyek infrastruktur telah berhasil diselesaikan, yang berdampak langsung pada peningkatan aksesibilitas bagi warga sekitar. Sedangkan untuk tahap kedua masih proses pengerjaan.

Kepala Desa Kutakarya, H. Hendri, waktu ditemui jurnalindonesiabaru.com, menyatakan komitmennya untuk terus membenahi berbagai kekurangan yang masih ada, khususnya dalam bidang sarana dan prasarana. Menurutnya, upaya ini dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami akan terus berusaha memperbaiki dan melengkapi berbagai kekurangan yang ada di desa, terutama dalam hal sarana dan prasarana infrastruktur. Tujuan kami adalah memastikan seluruh warga Desa Kutakarya dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan ini, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan, beberapa fasilitas umum seperti jembatan dan saluran irigasi juga telah diperbaiki dan dibangun. Warga desa mengaku merasa terbantu dengan adanya pembangunan ini, yang memudahkan mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengakses fasilitas-fasilitas penting.

Pemerintah Desa Kutakarya selanjutnya akan terus memanfaatkan dana desa secara optimal untuk mendukung berbagai program pembangunan di berbagai sektor yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (Ey/Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -