KedungWaringin, Jurnalindonesiabaru.com –
Dugaan Perbuatan tercela dan pelecehan profesi yang dilakukan oknum Pengawas Dinas pendidikan tingkat Provinsi Jawa barat, belum lama ini di SMAN 1 KedungWaringin Kabupaten Bekasi Jawa Barat kepada salah satu Wartawan BrantasNews Budi Hermawan tidak mendapat tanggapan serius dari Kepala Sekola SMAN 1 Kedung Waringin Dan Kordinator pengawas ( KORWAS ) tingkat Provinsi, Sabtu (18/08).

Menurut Budi kepada Jurnalindonesiabaru.com ia sudah mengadukan kejadian tersebut kepada kepala Sekolah SMAN 1 Kedung Waringin Akhmad Sayuti dan Kordinator Pengawas tingkat Provinsi H.dadang tapi tidak mendapatkan respon baik alias tidak membuahkan hasil.

“Saya meminta agar oknum pengawas Dinas tingkat Provinsi yang Bernama Rojali meminta maaf secara resmi kepada saya dan kepada seluruh Wartawan yang dilecehkan dengan ucapanya” kata Budi

Setelah kejadian Pelecehan tersebut saya (Budi), berusaha menemui kepala Sekolah Akhamad Sayuti tapi hanya mendapatakan janji Palsu Belaka Cuma omongan manis saja untuk meredam rasa kesal Budi kepada Rojali.

Lalu Budi menemui kordinator pengawas Dinas pendidikan tingat Provinsi H dadang
Mengadukan kejadian tersebut dan budi pun akan melaporkan juga kepada kepala Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi yang berkantor di Bandung Jawa Barat.

Budi menyerupai ucapan Dadang kepada jurnalindonesiabaru.com, malah melarang dengan mengeluarkan kata-kata Jangan lah, jangan ke Bandung cape, masih banyak masalah yang lebih urgen dari ini yang harus di urus. Jangan ke Bandung kang cape, hambur-hambur ongkos, tenaga dan energi, nantilah saya sampaikan ke Pak ROJALI terkesan melindungi.( MyD/rul )