JIB| Kabupaten Bekasi-Mungkin tidak berlebihan dikatakan, kalau semangat kemajuan daerah dapat didongkrak melalui peran dan kreatifitas wartawan dalam mendorong reward kepala negara. Tidak sekedar menumpang pada organisasi tertentu, tapi wartawan berperan secara langsung, mandiri dan menjadi pelopor di dalam perannya.

Seperti penghargaan Bekasi Award oleh Gubernur Jawa Barat melalui Bupati Bekasi pada 10 tahun silam (2009) dan Cafe Talkshow setiap Jumat sore di Jamie’s Cafe & Bistro Hotel AYOLA, Lippo Cikarang termasuk bahagian dari terobosan kreatif yang lahir dan digelar oleh kalangan media untuk kemajuan Kabupaten Bekasi.

Mengawali tahun 2019, penghargaan kepala Negara dipersiapna untuk 17 Kategori Penghargaan Tokoh Berprestasi dalam gelaran Bekasi Award 2.

Berikut wawancara dengan Doni Ardon, ketua panitia Bekasi Award pertama tahun 2009 selaku pelopor dan media pendahulunya. Peraih juara nasional karya tulis dan potografi piala Presiden tahun 2009 itu saat ini mengawaki Dewan Pengurus Cabang Media Online Indonesia (DPC MOI) Kabupaten Bekasi itu. Petikannya :

Apa saja langkah untuk mendorong kreativitas dan gairah masyarakat terhadap kemajuan daerahnya, khususnya di Kabupaten Bekasi ?

Saling menyemangati, merayakan setiap keberhasilan dan pencapaian, dan memberikan penghargaan atas kerja keras setiap pihak, baik secara kelembagaan maupun perorangan agar bersemangat membangun daerah. Ini yang menjadi latar belakang pelaksanaan Bekasi Award 2 di tahun 2019. Selain memberikan reward juga sebagai masukan atas capaian masing-masing lembaga maupun perorangan.

Seberapa besar pengaruh Bekasi Award bagi kemajuan kreativitas dan gairah masyarakat terhadap pencapaian prestasi ?

Award ini menjelaskan penokohan yang positif di setiap bidang dan profesi. Pada akhirnya setiap orang bersemangat dan akan berlomba-lomba memberikan peran dan kreatifitasnya terhadap kemajuan Kabupaten Bekasi, termasuk juga menyadari betul kontribusi apa yang sebenarnya telah dilakukan dan peran seperti apa yang masih harus dilengkapi.

Apa manfaat reward pendorong kemajuan daerah, seperti Bekasi Award ?

Bekasi Award merupakan nilai positif bagi setiap individu maupun organisasi di Kabupaten Bekasi. Selain masing-masing mengetahui posisi mereka di dalam profesinya, award ini juga memberikan pengakuan atas pencapaian mereka. Bekasi Award ini juga menandai show case atau etalase wilayah karena setiap kreatifitas dan prestasi yang dilakukan para tokoh penerima Bekasi Award layak menjadi percontohan bagi pihak luar. Dalam posisi tersebut, Bekasi Award akan mendatangkan banyak kerjasama positif selanjutnya.

Apakah penghargaan seperti ini penilaiannya bersifat obyektif ?

Tentunya obyektivitas menjadi landasan utama dalam penilaian penghargaan. Misalnya untuk tokoh pertanian, akan dilakukan indikator-indikator penilaian melalui seleksi ketat dari pihak yang berkompeten. Selanjutnya akan digelar tiga tokoh untuk dipilih melalui polling individu dan komunitas. Metodenya semacam random sampling. Pada prinsipnya, akta yang akan berbicara.

Apakah harus ada inovasi lain dalam penyelenggaraan penghargaan? Kalau ya, seperti apa konsepnya ?

Dalam segala bidang, inovasi tentunya harus dilakukan. Begitu juga pasca Bekasi Award, berbagai peran strategis dan program-program yang sifatnya positif sudah dapat dipusatkan melalui manajemen pengelolaan 1 pintu oleh para tokoh penerima Bekasi Award. Oleh sebab itu, ajang penghargaan ini juga merupakan langkah nyata agar setiap masyarakat berperan aktif dan semangat berkontribusi melalui karsa, cipta, dan karya yang terpadu.

Tokoh apa saja yang menjadi sasaran penerima Bekasi Award ?

Para tokoh penerima Bekasi Award berasal dari profesi yang berbeda-beda. Pada gelaran Bekasi Award pertama tahun 2009, terdapat beberapa penokohan, diantaranya Tokoh Pemuda, Tokoh Ulama, Tokoh Politik, Tokoh Pendidikan, Tokoh Pembangunan, Tokoh Pertanian, Tokoh Industri, Tokoh Peranan Perempuan, Tokoh Pers Tokoh Industri, Camat Favorit Kepala Desa Favorit dan lain-lain. Untuk Bekasi Award tahun 2019 akan ditambahkan kriterianya yaitu ketua RT dan ketua RW Favorit.

Apa yang menjadi motivasi Bekasi Award 2 tahun 2019 ?

Sama seperti Bekasi Award yang pertama tahun 2009, yaitu kontribusi wartawan. Saya ingin menunjukan bahwa wartawan dapat memberikan peranan besar terhadap kemajuan bangsa dan negara. Wartawan tidak sebatas meramaikan berita dari kegiatan yang digelar organisasi tertentu atau pihak lain, tapi juga menjadi pelaku utama dalam kerja nyata dan kepedulian sosial.(Red)