JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Adin Bin Enjang warga kampung Rawa Sentul Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat yang tiap harinya berdagang kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5 dan di taman sehati di area taman sehati Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengalami tindak premanisme berupa pemalakan uang disertai tindakan ancaman menakut – nakuti. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam Jumat pukul 01.00 Wib (22/03/2019).

Saat di BAP, Adin menerangkan kronologinya, saya berdagang, didatangi dua orang yang diduga preman inisial B dan K sambil marah – marah minta uang dan rokok sambil pelaku melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan roko yang dipinta itu.

“Merasa tidak senang dengan perlakuan dua oknum pelaku pemalakan itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur pada hari ini Sabtu siang (22/03/2019).” Jelasnya.

Guna menempuh jalur hukum memohon perlindungan dan penegakan keadilan. Adin berharap, dalam menempuh jalur hukum ini bisa membuat jera para pelaku – pelaku oknum premanisme yang kerap membuat tidak nyaman para pedagang disekitaran Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti dan Kawasan.

“Banyak para pedagang yang mengalami tindak pemerasan, pemalakan ataupun pungli dipungut biaya kisaran 400 s/d 500 ribu per bulan. Dengan dalih uang keamanan,” Ungkapnya.

Ditambah lagi, bila para oknum sedang terkena minuman alkohol, mereka kerap berbuat ulah dengan mengancam, mengacak – acak dan merusak barang dagangan di area Taman Sehati dan sekitarnya” Tutupnya. (TS)