JIB | Karawang, – Dalam Penggunaan Dana Desa tahap 3 tahun 2019, Pemerintahan Desa Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, diperuntukkan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan di berbagai sektor. Hal ini tentunya telah membuktikan dengan kerja kerasnya Pemdes sehingga dapat terciptanya kebersamaan antara masyarakat dengan Pemerintah Desa, Senin (25/11/19).

Dikatakan, Naja Nurjaya, SE, sebagai Kepala Desa Talagajaya, pihaknya dalam merealisasikan DD tahap 3 tahun 2019, yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa telah dipergunakan untuk membangun turap saluran air sepanjang 1000 meter di Dusun Pegadungan. Selain itu digunakan untuk membangun jalan lingkungan di Dusun yang sama.

“Hal tersebut, harapan saya dapat menjaga kerukunan antar warga dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan skala prioritas yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip yang dapat menjamin pemanfaatan sumber daya secara optimal,” ucapnya kepada Jurnal Indonesia Baru (JIB), Senin (25/11/19).

Menurutnya, jalan lingkungan dan penurapan saluran air di Dusun Pegadungan yang sudah dikerjakan kini mulai dapat dirasakan manfaatnya. Jalan dan turap tersebut pun kini sudah bisa dinikmati masyarakat setempat, terutama pembangunan jalan lingkungan bisa memperlancar akses transfortasi warga, karena selama ini menurutnya kondisi jalan-jalan tersebut sudah rusak parah dan memerlukan pembangunan.

“Semua realisasi Dana Desa untuk peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan dalam pelaksanaannya secara swakelola dengan melibatkan masyarakat Desa sendiri, sehingga masyarakat pun turut berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa,” ungkapnya.

Lanjutnya, mengatakan realisasi Dana Desa tahap 3 tahun 2019, selain dipergunakan untuk membangun jalan lingkungan dan turap saluran air di Dusun Pegadungan, sebagian dana dipergunakan untuk membangun gedung TPA dengan ukuran 5 X 6 meter persegi di Dusun Kaliasin, dan dipergunakan untuk membangun POSYANDU yang letaknya di Dusun Kalijaya.

“Berkat adanya kerjasama yang sinergis antar lembaga dengan masyarakat serta instansi terkait, sehingga dapat mendorong alokasi dan peruntukan dana desa dengan hasil yang optimal, dan dalam pelaksanaannya sekali mendayung bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar,” pungkasnya.(Sule/Ey)