Oleh : Asep Saepullah S.Pd.I Sekjen Media Online Indonesia DPC Bekasi Raya.

JIB | BEKASI- Hari ini seluruh guru pendidik yang ada di belahan nusantara Indonesia ikut hadir memperingati, karena sebagai momen penting agar seluruh guru bisa bersatu dan repormasi untuk membenahi pendidikan agar anak didik berkarakter dan berakhlakul karimah.

Kalau kita lihat dari dinamika kehidupan anak didik kita sekarang sudah hilang krisis kepercayaan karena ada paktor X yang merusak tatanan jiwa anak didik, sehingga sudah mulai berani kepada orang tua dan guru, karena tidak di topang pendidikan yang berkarater dan berakhlakul karimah. Merajarela seperti tauran yang bisa merugikan dirinya (anak didik) orang banyak.

Dunia pendidikan sangatlan penting bagi anak-anak (Didik), yang bisa merubah kehidupan manusia yang berkarekter, karena pendidikan bisa merubah manusia dari kehidupan segala galanya.Apalagi di jaman digital (Medsos) sekarang ini, dengan cepat anak-anak bisa lebih menguasai dengan gampangnya karena dengan menggenggam handphone android anak-anak bisa mengetahui baik atau tidak baiknya, tetapi semua itu perlu bimbingan guru agar tidak terjerumus perbuatan yang keluar dari norma Hukum, Adat dan Agama.

Jadikanlah di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke 74 di tahun 2019 ini sebagai Repormasi Pendidikan yang berkarakter dan berakhlakul karimah.Dengan demikian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk Pedoman Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan HUT Ke-74 PGRI mengangkat tema “Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul.” Tema ini diangkat sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam catatan sejarah Nasional, Hari Guru dan lahirnya organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terbentuk Pada tanggal 25 Nopember 1945, yang artinya di tahun kita akan memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI Ke-74 Tahun 2019. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) memang tidak terpisah isi dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional.

Adapun isi dari Keppres No 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional adalah sebagai berikut:

1. Bahwa guru memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

2. Bahwa tanggal 25 Nopember selama ini telah diperingati sebagai hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia dan sebagai upaya untuk mewujudkan penghormatan kepada guru, dipandang perlu menetapkan tanggal 25 Nopember tersebut sebagai Hari Guru Nasional.Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa.

Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat.
Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.

Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa.

Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya.Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya. Singkatnya, sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai HGN (Hari Guru Nasional), yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai HGN dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.

Momen penting Kabupaten Bekasi Jadi tuan Rumah Se-Indonesia untuk merayakan Hari Guru Nasinal dan HUT PGRI Ke 74 tahun 2019, di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Serta Jaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Dari belahan nusantara para Guru-guru ikut hadir merayakannya, dan ini menjadi sejarah peradaban dunia pendidikan.

Tercatat lebih dari 37.756 Guru dari seluruh penjuru Tanah Air, hadir memadati Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam rangka, memperingati Puncak Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PGRI. Tampak hadir dijajaran VIP, mulai dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja serta tamu undangan lainnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengajak kepada seluruh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk melakukan gerakan reformasi pendidikan. {Berbagai Sumber}