JIB | Karawang, – Warga Karangjati, Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, keluhkan irigasi saluran sekunder PJT II Randu Karangjati yang penuh sampah. Hal tersebut akibat tidak ada penanganan yang signifikan dari pihak pemerintah daerah dan pihak PJT II, Rabu (22/01/20).

Andi warga setempat mengatakan, dengan nampaknya sampah eceng gondok dan sampah lainnya yang memenuhi saluran irigasi di bodeman Karangjati, dirinya merasa heran, karena tidak ada tindakan yang lebih serius dari instansi terkait.

“Bukan sampah warga sini, sepertinya sampah tersebut berasal dari berbagai wilayah di Karawang seperti Rengasdengklok dan wilayah lainnya,” ucap kepada jurnalindonesiabaru.com, Rabu (22/01/20).

Lebih lanjut, Andi mengatakan, bahwa tumpukan sampah eceng gondok dan sampah lainnya disaluran irigasi ini sering terjadi. Terjadinya tumpukan sampah saat musim kemarau maupun disaat musim hujan.

“Kalau pemerintah daerah dan pihak PJT II sigap dalam penanganannya yang lebih serius, mungkin masyarakat disekitar saluran irigasi akan terasa nyaman,” jelasnya.

Menurutnya, sampah yang menumpuk disaluran irigasi tersebut berbagai macam jenisnya, diantaranya eceng gondok dan sampah plastik seperti kresek maupun wadah minuman atau makanan. Bahkan tidak jarang pula ada kasur hingga satu karung popok bayi.

“Akibatnya sampah tersebut terganjal di beberapa jembatan penyeberangan yang melewati Sungai Irigasi, sehingga membuat aliran sungai irigari mengalir tak lancar dan juga kotor,” pungkasnya.(Sule/Ey)