JIB | Kabupaten Bekasi- Pembangunan gedung sekolah SMP 3 Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, yang di bangun pada tahun 2018, setelah selesai dibangun, bangun tersebut tidak di isi alias di biarkan sehingga lama tidak difungsikan sebagai layaknya aktivitas sekolah, dan banyak fasilitas-fasilitas yang rusak di akibatkan oleh berbagai faktor, salah satunya paktor Alam.

Logikanya ibarat rumah tidak di isi oleh penghuninya (tuan Rumah-Red), maka rumah tersebut akan rusak dan tidak terawat, Begitu juga bangunan sekolah SMPN 3 Karang Bahagia sudah 1 tahun lebih tidak di pakai untuk proses belajar mengajar maka kondisi bangun tersebut akan rusak, di akibatkan tidak terawat.

Dengan demikian perbaikan gedung SMPN 3 Karang Bahagia Kabupaten Bekasi terus di perbaik oleh pihak pelaksana yang mengerjakan pada waktu itu, salah satu di mulai dari perbaikan tembok, plafon, lantai, pintu, hingga WC dan sepiteng maupun yang lain bila itu perlu di perbaiki.

Menurut Kasim yang kesehariannya sebagai penjaga sekolah saat di wawancarai awak media mengatakan bahwa gedung SMPN 3 Karang Bahagia ini sudah lama tidak difungsikan sebagai sekolah, sehingga banyak fasilitas-fasilitas yang rusak diakibatkan oleh berbagai paktor alam dan paktor tidak terawatnya.

“Yang namanya bangunan tidak dipakai dan kurangnya perawatan, makin lama makin lapuk dan rusak” Jelas. Kasim.

Kasim juga menambahkan bagian-bagian dari bangunan sekolah yang sudah pada rusak, dari mulai lantai kelas yang hancur akibat kontruksi tanah yang berubah. Dan lain-lain.

“Alhamdulillah, saat ini bagian – bagian yang rusak tadi, sudah dalam perbaikan sampai selesai dan saya berharap ini adalah salah satu tanggungjawab pihak rekanan yang antusias dan tanggap untuk memperbaikinya” Ungkapnya.

Tempat yang sama pihak rekanan Apriani mengatakan memang bangunan ini kami yang bangun pada tahun 2018, tapi kami sigap untuk memperbaiki, karena saya juga warga sini, ya saya perbaiki, coba kalau rekanan dari luar nggak mungkin di perbaik yang ada di biarkan saja. Itulah manfaatnya.

“Ya kita sudah kerahkan 10 tukang bangunan atau tukang bas untuk di perbaiki apa yang sekiranya rusak dan material juga sudah saya sediakan untuk bangunan tersebut” Jelasnya.

Lanjutnya. Ya kalau bicara aturan bukan tanggungjawab saya, karena setelah pengerjaan selesai dan masa perawatan maksimal 6 bulan itu bisa kami perbaiki dan itu dalam masa perawatan, apalagi ini sudah lewat tahunan, tapi saya bukan bicara itu, tetap itu pasti kami perbaiki (Red)