Friday, May 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeNasionalPemkot Cimahi Gerak Cepat Evakuasi Korban Pohon Tumbang di Citeureup

Pemkot Cimahi Gerak Cepat Evakuasi Korban Pohon Tumbang di Citeureup



CIMAHI|JIB, – Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang terjadi di Jalan Encep Kartawiria, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Fokus utama penanganan diarahkan pada evakuasi korban luka dan pembersihan batang pohon yang sempat menutup akses jalan.


Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 orang mengalami luka akibat tertimpa pohon. Dari jumlah tersebut, sembilan korban merupakan siswa sekolah dasar. Delapan siswa dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.


Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Agus Irwan Kustiawan, mengatakan satu siswa lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.


“Delapan anak sudah dipulangkan karena hanya mengalami luka ringan. Satu anak masih menunggu hasil rontgen di rumah sakit,” ujar Agus.


Pohon jenis trembesi dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter sekitar 50 sentimeter itu tumbang tepat di depan SDN Citeureup Mandiri 3. Peristiwa terjadi sebelum hujan mengguyur kawasan Citeureup dan sekitarnya.


Selain memastikan korban mendapatkan penanganan medis, petugas gabungan juga langsung melakukan evakuasi pohon agar arus lalu lintas di lokasi kembali normal.

Penanganan dilakukan bersama oleh DLH Kota Cimahi, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.


Hasil asesmen sementara menunjukkan bagian tengah batang pohon mengalami pembusukan, meski kondisi akar dinilai masih kuat. Kondisi itu diduga menjadi salah satu penyebab pohon roboh.

“Bagian bawah dan akar pohon masih cukup kuat, tetapi di bagian tengah terjadi pembusukan. Selain itu, pohon juga beberapa kali diduga tersenggol mobil truk box,” kata Agus.



DLH Kota Cimahi memastikan pihaknya rutin melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap pohon-pohon yang berada di ruang milik jalan maupun aset pemerintah. Pohon yang dinilai berpotensi membahayakan akan segera dipangkas atau ditebang untuk mencegah kejadian serupa.


“Setiap hari kami lakukan pemeliharaan. Jika ada pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan, langsung kami tindak lanjuti dengan pemangkasan atau penebangan,” pungkasnya.
(Rahmat)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular