JURNALINDONESIABARU | KABUPATEN BEKASI –Beberapa hari ini Kali Cilemahabang kembali berwarna hitam pekat dengan bau menyengat. Warga sekitar bantaran sungai mengeluhkan kondisi ini dimana air berwarna hitam menimbulkan bau tak sedap sampai ke pemukiman warga sehingga warga tidak bisa mengunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Sabtu (08/08/2020).

Dari Pantauan Ketua (BPD) Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara, Safwan mengatakan saat di hubungi melalui via celuler oleh team awak media “iya benar saya melihat dengan sendirinya benar air kali kembali tercemar hitam dan bau, warga juga banyak yang mengeluh kepada kami terkait aliran sungai Cilemahabang tersebut setelah di demo.

“Kalau sudah seperti ini bahwa tandatangan nota kesepkatan antara warga, dan pihak pengelola Kawasan dan instansi terkait, tidak ada manfaat nya”ujarnya dengan nada sinis.

Lain halnya Dikri salah seorang warga perumahan Puri Mutiara Indah (PMI) Rt 06/07 Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang, Utara Kab Bekasi, “kami mengunakan air dari aliran sungai Cilemahabang, air yang kami pakai saat ini hitam dan bau,infonya ada suplay air bersih tapi saya belum mendapatkan sampai saat ini.

” Kami bersama keluarga saat ini tidak bisa mengunakan air di rumah kami untuk mandi, cuci dan sebagainya karena air berwarna hitam dan bau, mohon kepada instansi terkait agar bertindak tegas agar kami yang notabene pengguna air kali Cilemahabang dapat merasakan air bersih “.tutupnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi H. Peno Suyatno SH. MM saat di Hubungi melalui Whatsapp nya mengatakan saya harus bagaimana bang, saya juga sudah gereget, sama saya juga sangat sewot, tidak menghargai pisan. (Thoyang)