JURNALINDONESIABARU.COM|BEKASI – bertempat di kantor Komunitas Peduli JKN di Green Market Jababeka, Cevi Kurniawan (Ketua), Dicky Swarha (Sekjen), Ahmad Supiani (Advokasi) dan para rekan relawan, turut prihatin dengan angka positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang masih fluktuatif. Karena berdasarkan data dari laman Pemda Kabupaten Bekasi hingga Kamis, 24 September 2020 jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 310 kasus. Dari jumlah tersebut, 90 orang dirawat di rumah sakit dan 220 orang menjalani isolasi mandiri.

Ahmad Supiani sebagai Advokasi Komunitas tersebut berucap, “Kami sebagai komunitas sosial kesehatan berharap untuk penanganan Covid-19 di klaster industri bisa lebih dimaksimalkan lagi dengan penerapan protokol-protokol kesehatan, mengingat Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.”

Disamping itu, Sekjen Komunitas Peduli JKN Dicky Swarha juga mengatakan, “Saat ini angka positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi bisa kapan saja meningkat. Kerja keras memutus rantai Covid-19 ini bukan semata kerja dari Gugus Tugas saja, perlu kerjasama dari para stakeholder dan kedisiplinan masyarakat untuk menekan jumlah yang terpapar Covid-19.”

Diakhir perbincangan, Ketua Komunitas Peduli JKN Cevi Kurniawan menyampaikan rasa terima kasihnya untuk Kepala Daerah, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, para tenaga medis yang tanpa lelah terus bekerja untuk memutus rantai Covid-19 ini.” (Toyang)