Kades Kedungjeruk Tingkatkan Sarana Prasarana Pembangunan Infrastruktur Diberbagai Sektor

JIB | Karawang, – Selama menjabat menjadi Kepala Desa Kedungjaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang, “H. Rakman” dalam pengabdiannya telah membuktikan demi memenuhi harapan lapisan masyarakat hingga dapat dirasakan, dengan adanya pemerataan peningkatan sarana prasarana pembangunan infrastruktur diberbagai sektor, Senin (16/01/23).

H. Rakman, waktu ditemui Jurnal Indonesia Baru (JIB) Senin (16/01/23), dikediamannya, mengatakan bahwa dirinya selama menjadi Kepala Desa Kedungjeruk kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang, kedepannya hasil pembangunan akan lebih tepat guna dan tepat sasaran, selama menjabat menjadi Kepala Desa.

“Dalam pelaksanaan kita lebih meningkatkan profesionalisme perangkat Desa sebagai pelayan masyarakat, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dari seluruh kekuatan ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan ke’amanan dan juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya ia mengatakan, selama menjabat menjadi Kepala Desa Kedungjeruk, setiap realisasikan pembangunan yang dibiayai Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat, selalu melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan para Staf Desa dan jajaran serta BPD, juga melibatkan tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Karang Taruna.

“Dengan terwujudnya peningkatkan sarana prasarana melalui berbagai kajian potensi yang mencakup segala aspek agar dapat semua kebutuhan masyarakat bisa terakomodir, hingga dapat meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan maupun skala prioritas yang dilaksanakan berdasarkan prinsip – prinsip yang dapat menjamin pemanfaatan,”ujarnya.

Menurutnya, selama ini dirinya telah berupaya untuk meningkatkan sarana prasarana infrastruktur sebagai sarana transportasi, karena sangat besar manfaatnya. Sedangkan pembangunan yang sudah dikerjakan kini mulai dirasakan perubahannya sehingga bisa dinikmati masyarakat setempat, hal tersebut hasil dari anggaran bersumber dari Dana Desa 2022 yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Provinsi maupun Daerah Kabupaten Karawang. Dan dalam pelaksanaannya dikerjakan dengan secara swakelola hingga melibatkan masyarakat Desa setempat, tidak melibatkan pemborong. (Sule/Ey – Amir)